pendidikan
NURANI RAKYAT NEWS. Lombok Tengah-Terkait dengan kegiatan pendidikan yang dilaksanakan SMPN 1 Praya akhir akhir ini melalui Kepala Sekolahnya Majri S.Pd mengatakan,”Kami akan melaksanakan kegiatan gladi bersih UNBK disekolah yang akan dilaksanakan dengan melibatkan 385 siswa kelas 9, khusus untuk di SMP1 Praya ini adalah pelaksanaan kegiatan simulasi ketiga,"katanya kepada wartawan baru baru ini. Kemudian kegiatan yang akan dilaksanakan juga adalah berupa try out yang ketiga, sedangkan untuk simulasi akan dilaksanakan sesuai dengan sesi seperti Ujian Nasional sesungguhnya, kalau anak akan masuk mengerjakan soal sesuai dengan sesinya, misalnya sesi satu mulai dari jam 8 hingga jam 10, kemudian sesi yang kedua mulai dari jam 10 sampai jam 12 dan seterusnya sampai selesai jam 4 sore,”kata Majri. Dijelaskannya," Adapun jumlah murid yang dilibatkan dari sejumlah 358 tersebut hanya dari kelas 9 saja, dari jumlah murid SMP 1 secara keseluruhan yang berjumlah 1040 orang dengan rincian kelas 7 sebelas rombel, kelas 8 dan kelas 9 sepuluh rombel.
Untuk ujian bulan April mendatang adalah bulan ujian yang akan dimulai dari tanggal 8 sampai tanggal 12 itu adalah ujian nasional berstandar ujian USBN. Kemudian akan ada jeda 3 hari tepatnya pada tanggal 15 sd 18 adalah ujian praktek, untuk hari pertama PJOK, hari kedua PHI dan hari ketiga ujian seni budaya atau prakarya, lalu jeda 3 hari berikutnya lagi adalah hari untuk melaksanakan ujian utama yaitu ujian nasional berbasis komputer pada tanggal 22 sd 25 April. Jadi anak anak betul betul kita siapkan untuk menghadapi bulan April yang merupakan bulan ujian," jelas Majri. Ditanya mengenai target prestasi itu adalah suatu keharusan dan sudah menjadi ketetapan kita,”katanya. Ia menambahkan kita berkaca pada tahun pertama UNBK SMPN 1 Praya ada 10 anak dapat nilai sempurna dengan angka nilai 100 kemudian tahun kedua ada 20 orang,
itu artinya ada kenaikan 100 %. Nah tahun ke 3 terjadi trend penurunan secara nasional disebabkan adanya soal soal yang membutuhkan penalaran dengan daya nalar yang tinggi, mungkin anak anak kaget dengan soal soal itu sehingga terjadi penurunan prestasi, tapi itu secara nasional sehingga pada saat itu hanya 4 anak saja yang mendapat nilai 100. Kemudian pada tahun ke 4 kami tetap juga berkaca pada tahun sebelumnya memasang target yang tinggi, artinya tetap mematok angka 100 % nilai dalam berprestasi, dan upaya yang kami lakukan selama ini adalah memberikan pengayaan pelajaran tambahan kepada anak anak kita dan ini kita lakukan diluar jam reguler yaitu pada hari sabtu,”kata Majri. Yang kedua saya minta teman teman guru untuk memperbanyak soal yang sekiranya dominan keluar pada saat ujian. Diharapkan kedepan anak anak bisa lebih giat dan tekun lagi belajar guna menghadapi ujian ujian tersebut,”himbaunya. (NR/02)
SMPN 1 Praya Kejar Prestasi Tetap Pasang Target Tertinggi
![]() |
| Majri S.Pd Kepala SMPN 1Praya |
Untuk ujian bulan April mendatang adalah bulan ujian yang akan dimulai dari tanggal 8 sampai tanggal 12 itu adalah ujian nasional berstandar ujian USBN. Kemudian akan ada jeda 3 hari tepatnya pada tanggal 15 sd 18 adalah ujian praktek, untuk hari pertama PJOK, hari kedua PHI dan hari ketiga ujian seni budaya atau prakarya, lalu jeda 3 hari berikutnya lagi adalah hari untuk melaksanakan ujian utama yaitu ujian nasional berbasis komputer pada tanggal 22 sd 25 April. Jadi anak anak betul betul kita siapkan untuk menghadapi bulan April yang merupakan bulan ujian," jelas Majri. Ditanya mengenai target prestasi itu adalah suatu keharusan dan sudah menjadi ketetapan kita,”katanya. Ia menambahkan kita berkaca pada tahun pertama UNBK SMPN 1 Praya ada 10 anak dapat nilai sempurna dengan angka nilai 100 kemudian tahun kedua ada 20 orang,
itu artinya ada kenaikan 100 %. Nah tahun ke 3 terjadi trend penurunan secara nasional disebabkan adanya soal soal yang membutuhkan penalaran dengan daya nalar yang tinggi, mungkin anak anak kaget dengan soal soal itu sehingga terjadi penurunan prestasi, tapi itu secara nasional sehingga pada saat itu hanya 4 anak saja yang mendapat nilai 100. Kemudian pada tahun ke 4 kami tetap juga berkaca pada tahun sebelumnya memasang target yang tinggi, artinya tetap mematok angka 100 % nilai dalam berprestasi, dan upaya yang kami lakukan selama ini adalah memberikan pengayaan pelajaran tambahan kepada anak anak kita dan ini kita lakukan diluar jam reguler yaitu pada hari sabtu,”kata Majri. Yang kedua saya minta teman teman guru untuk memperbanyak soal yang sekiranya dominan keluar pada saat ujian. Diharapkan kedepan anak anak bisa lebih giat dan tekun lagi belajar guna menghadapi ujian ujian tersebut,”himbaunya. (NR/02)

Posting Komentar