24 C
id

Forum Dewi Tastura Harus Optimalisasi Sinergi Dengan Desa Wisata

Kadispar NTB HL. Moh. Faozal S.Sos M.Si bersama para pengurus Forum Dewi Tastura Lombok Tengah di Kawasan Bazar KEK Mandalika

Kadispar NTB : Keberadaan Forum Dewi Tastura Sangat Penting Sebagai Wadah diskusi Potensi Desa
NURANI RAKYAT NEWS-LOMBOK TENGAH. Keberadaan Desa Wisata dan eksistensi Forum Dewi Tastura Lombok Tengah saat ini patut diapresiasi oleh semua pihak terkait karena dinilai membawa angin segar bagi pembangunan pariwisata desa. Saat ini pemerintah sedang membuat desa wisata itu menjadi salah satu pilihan dari sekian pilihan program wisata, karena menjadi pilihan tentu pemerintah tidak sekedar menyuarakan pilihan akan tetapi disitu ada resiko resiko pembiayaan atau beban beban pembiayaan yang harus dialokasikan,”kata HL. Moh. Faozal S.Sos M.Si selaku Kadispar Propinsi NTB kepada wartawan belum lama ini. Dia mengatakan,”untuk menetapkan sebuah desa wisata masing masing ada persyaratan atau skorsing. Adapun skor yang paling penting yang dimaksud untuk sebuah desa wisata adalah pertama skor produk.
Dengan kata lain skor produknya itu apa, sudah memenuhi penyesuaian terhadap kebutuhan pariwisata atau belum. Kedua mengenai aksebilitas dan yang ketiga adalah SDM nya, nah inilah yang harus kita skorsing,” tegasnya. Kita tidak menganggap bahwa apa yang dilaunching atau apa yang dibuat oleh teman teman itu belum maksimal. Yang kita bicarakan adalah apakah yang kita bentuk itu sudah memenuhi standarisasi atau tidak terhadap ketiga kelayakan itu perihal pelayanannya bagaimana produknya, tata kelola dan juga aksebilitasnya. Oleh karena itu,”sambung Faozal, hal itu harus kita pikirkan sebelum menjadi sebuah desa wisata makanya kenapa target kita kecil yakni 20 desa wisata karena begitu kita tetapkan 20 maka itu perlu kita urut dari hulu sampai hilirnya sampai dia mandiri atau sudah punya aktivitas usaha yang menghidupkan desanya.
 Sehingga mereka tidak lagi berharap dari dukungan pemerintah secara penuh. Kembali ke Forum Desa wisata Tastura Lombok Tengah, Faozal mengatakan”bagi saya Forum ini sangat penting keberadaannya menjadi wadah diskusi terhadap potensi wisata apa yang di desa kita masing masing karena diskusi itu penting dan mereka juga harus optimalisasi sinergi dengan desa wisata yang diwadahinya. Salah satu contoh yang perlu didiskusikan misalnya, tidak mungkin desa Bonjeruk yang dikenal sebagai Desa Wisata Sejarah produknya sama dengan desa Stanggor sebagai Desa Wisata Budaya dan desa Stanggor sama dengan desa Masmas yang dikenal memiliki keindahan alam desa, harus ada depresiasinya atau sesuatu yang berbeda. Ketika kita bicara tentang Bonjeruk ya harus berbeda dengan Stanggor, berbicara tentang Stanggor ya harus berbeda dengan desa Masmas, begitu juga desa desa lainnya, itulah salah satu contoh yang perlu didiskusikan untuk kemajuan desa wisata (nr/29)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4