Ekonomi
NURANI RAKYAT NEWS- LOMBOK TENGAH. Terobosan yang diambil oleh Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah patut diacungkan jempol, bagaimana tidak disela sela kelesuan para pengangguran di Lombok Tengah telah terobati dengan adanya
program Job Fair yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah pada hari Rabu ( 24/4) lalu. Job Fair yang dibuka HM. Suhaili FT SH Bupati Lombok Tengah tersebut diikuti oleh 35 perusahan yang menyediakan ribuan lapangan kerja untuk warga masyarakat Lombok Tengah.
Dalam pidato sambutannya Bupati mengatakan Job Fair ini adalah cara efektif untuk meminimalisir pengangguran. Dikatakan Bupati warga masyarakat Lombok Tengah yang mencari pekerjaan di acara Job Fair ini diingatkan jangan manja untuk memilih pekerjaan yang disediakan oleh masing masing perusahan dan disarankan agar mereka harus menerima pekerjaan dengan penuh rasa syukur karena rasa syukur itu adalah sebagai berkah yang harus kita terima dengan senang hati.
Diketahui selama ini Kabupaten Lombok Tengah adalah merupakan penyumbang terbesar tenaga kerja ke luar negeri tapi disayangkan tenaga kerja di Propinsi NTB menjadi pekerja kasar dan diharapkan kedepannya warga masyarakat diharapkan mereka bisa mandiri dan berani membuka lapangan kerja sendiri dengan skill yang sudah memadai dan tergantung potensi di wilayah Kabupaten itu sendiri. Dan sekali lagi diingatkan agar masyarakat jangan menganggap Job Fair ini identik berpikir sebagai TKI
Perlu diketahui lanjut Bupati, saat ini Lombok tengah sedang giat giatnya melaksanakan pembangunan disektor Pariwisata, terutama untuk kawasan ekonomi kreatif atau KEK di Kuta Mandalika kemudian akan dibangun juga Sirkuit Moto GP yang tentunya akan menyerap ribuan tenaga kerja dan peluang kerja terutama disektor akomodasi, pariwista seperti layanan transportasi, penginapan, hotel, restaurant dan sebagainya, itu sangat menjanjikan karena jika tidak disikapi dengan baik peluang ataupun potensi tersebut maka dikhawatirkan mereka akan tersingkir dengan sendirinya.
Oleh karena itu mereka yang tidak memiliki skill dan kesempatan kerja atau lalai menyiapkan diri sejak sebelumnya segera mempersiapkan diri. Jangan sampai orang luar daerah datang jadi pekerja sementara warga Lombok Tengah hanya sebagai penonton di daerahnya sendiri. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Tengah. H. Masrun mengatakan,”Job Fair tahun ini diikuti oleh 35 Perusahan dengan 5225 lowongan kerja. Ia mengatakan Job Fair ini sebenarnya akan dilaksanakan nanti pada bulan Oktober mendatang bertepatan dengan hari lahirnya Lombok tengah.
Namun dengan kondisi sekarang ini akibat banyaknya pemutusan hubungan kerja dan akibat dampak bencana gempa bumi dan masalah lainnya, acara Job Fair ini kami percepat karena jika dibiarkan berlarut larut akan menimbulkan kerawanan sosial, dan ini adalah sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah Lombok tengah terhadap masyarakatnya. Diharapkan kedepannya kita bisa lebih banyak lagi berbuat guna meminimalisir angka pengangguran di Lombok Tengah.(nr/29)
Minimalisir Pengangguran Disnaker Lombok Tengah Adakan Job Fair 2019
NURANI RAKYAT NEWS- LOMBOK TENGAH. Terobosan yang diambil oleh Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah patut diacungkan jempol, bagaimana tidak disela sela kelesuan para pengangguran di Lombok Tengah telah terobati dengan adanya
program Job Fair yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Lombok Tengah pada hari Rabu ( 24/4) lalu. Job Fair yang dibuka HM. Suhaili FT SH Bupati Lombok Tengah tersebut diikuti oleh 35 perusahan yang menyediakan ribuan lapangan kerja untuk warga masyarakat Lombok Tengah.
Dalam pidato sambutannya Bupati mengatakan Job Fair ini adalah cara efektif untuk meminimalisir pengangguran. Dikatakan Bupati warga masyarakat Lombok Tengah yang mencari pekerjaan di acara Job Fair ini diingatkan jangan manja untuk memilih pekerjaan yang disediakan oleh masing masing perusahan dan disarankan agar mereka harus menerima pekerjaan dengan penuh rasa syukur karena rasa syukur itu adalah sebagai berkah yang harus kita terima dengan senang hati.
Diketahui selama ini Kabupaten Lombok Tengah adalah merupakan penyumbang terbesar tenaga kerja ke luar negeri tapi disayangkan tenaga kerja di Propinsi NTB menjadi pekerja kasar dan diharapkan kedepannya warga masyarakat diharapkan mereka bisa mandiri dan berani membuka lapangan kerja sendiri dengan skill yang sudah memadai dan tergantung potensi di wilayah Kabupaten itu sendiri. Dan sekali lagi diingatkan agar masyarakat jangan menganggap Job Fair ini identik berpikir sebagai TKI
Perlu diketahui lanjut Bupati, saat ini Lombok tengah sedang giat giatnya melaksanakan pembangunan disektor Pariwisata, terutama untuk kawasan ekonomi kreatif atau KEK di Kuta Mandalika kemudian akan dibangun juga Sirkuit Moto GP yang tentunya akan menyerap ribuan tenaga kerja dan peluang kerja terutama disektor akomodasi, pariwista seperti layanan transportasi, penginapan, hotel, restaurant dan sebagainya, itu sangat menjanjikan karena jika tidak disikapi dengan baik peluang ataupun potensi tersebut maka dikhawatirkan mereka akan tersingkir dengan sendirinya.
Oleh karena itu mereka yang tidak memiliki skill dan kesempatan kerja atau lalai menyiapkan diri sejak sebelumnya segera mempersiapkan diri. Jangan sampai orang luar daerah datang jadi pekerja sementara warga Lombok Tengah hanya sebagai penonton di daerahnya sendiri. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Tengah. H. Masrun mengatakan,”Job Fair tahun ini diikuti oleh 35 Perusahan dengan 5225 lowongan kerja. Ia mengatakan Job Fair ini sebenarnya akan dilaksanakan nanti pada bulan Oktober mendatang bertepatan dengan hari lahirnya Lombok tengah.
Namun dengan kondisi sekarang ini akibat banyaknya pemutusan hubungan kerja dan akibat dampak bencana gempa bumi dan masalah lainnya, acara Job Fair ini kami percepat karena jika dibiarkan berlarut larut akan menimbulkan kerawanan sosial, dan ini adalah sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah Lombok tengah terhadap masyarakatnya. Diharapkan kedepannya kita bisa lebih banyak lagi berbuat guna meminimalisir angka pengangguran di Lombok Tengah.(nr/29)

Posting Komentar