24 C
id

Bupati : Pembangunan Rumah Sakit Internasional Sudah Final di Lapangan Mandalika


Photo Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah saat jumpa pers dengan wartawan Lombpk Tengah
NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Pembangunan rumah sakit bertaraf Internasional yang akan dilaksanakan di lapangan Mandalika Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah sudah final, kendati mendapat tentangan dari para pemuda dan masyarakat itu sudah biasa terjadi pro dan kontra, hal itu ditegaskan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT SH kepada awak media baru baru ini.

Dikatakan Bupati, Pembangunan rumah sakit tersebut harus tetap dilakukan mengingat itu adalah program pemerintah pusat untuk kepentingan masyarakat NTB khususnya terutama Kabupaten Lombok Tengah. Mengenai lapangan pengganti, kita sudah menyiapkan di sekitar Desa Rambitan dekat markas Brimob,” tegas Bupati

Meskipun ada pro kontra itu sudah biasa dan wajar terjadi karena tidak semua orang setuju dan tidak setuju, namun mengingat akan kebutuhan dan kemaslahatan masyarakat tentu kita cari sisi positifnya saja, percuma kita membangun rumah sakit tapi olahraga dikesampingkan tidak bisa begitu dong," kata Suhaili yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI NTB tersebut.

Oleh karena itu olahraga tetap kita prioritaskan juga dengan membangun lapangan olahraga yang baru lokasinya tidak jauh dari lapangan Mandalika, tidak jauh dari Sengkol dan tidak jauh pula dari KEK Kuta Mandalika. Lagipula tambah Bupati, lapangan pengganti tersebut jauh lebih bagus dan lebih representatif untuk berkegiatan apapun apalagi untuk berolahraga.

Terkait dengan adanya pertentangan, dirinya sebagai Bupati tidak ada sedikitpun niat menzolimi pemuda ataupun warga dengan pembangunan rumah sakit tersebut, lapangan pengganti milik Pemprop tersebut sudah dipersiapkan sebelumnya. Suhaili menegaskan pembangunan rumah sakit bertaraf Internasional tersebut harus segera dilaksanakan mengingat kebutuhan untuk sarana pendukung Sirkuit Moto GP harus segera diselesaikan

karena pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran sekitar 39 milyar, dananya sudah ada makanya kita harus  segera bangun karena dikejar waktu. Bupati mengakui kalau lapangan Mandalika sering dijadikan tempat berolahraga para pemuda namun diakui lapangan tersebut kurang refresentarif karena kalau hujan, tanahnya becek berlumpur dan sebaliknya kalau musim kemarau tanahnya menjadi gersang   kering kerontang dan penuh debu.

Rumah Sakit Internasional yang akan dibangun tersebut namanya juga tidak akan berubah, nama rumah sakit itu nantinya akan tetap dinamakan rumah sakit Internasional Mandalika sesuai dengan nama lapangan itu sebelumnya. Diketahui meskipun ada demo penolakan, Bupati tidak mempersoalkannya

Hal itu tetap diapresiasinya sebagai gerakan yang menyemangati akan pentingnya olahraga seperti yang dilakukan mereka, terutama para pemuda dan warga, karena yang kita bangun inikan lebih berguna dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat dan yang paling utama adalah olahraga tetap kita prioritaskan dengan memberikan solusi lapangan pengganti yang jauh lebih bagus lebih refresentatif," imbuh Bupati.
(NRNews/29)










Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4