24 C
id

Bupati Launching Pusat Durian dan Resmikan Jembatan Desa Wisata Aik Berik


Photo : Bupati HM. Suhaili FT bersama wartawan Lombok Tengah diacara Tasyakuran peresmian Jembatan Tendak Endak Desa wisata Aik Berik Batukliang Utara
NURANIRAKYATNEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT melaunching pusat buah Durian di Desa Wisata Aik Berik Kecamatan Batukliang sekaligus meresmikan Jembatan Tendak Endak yang menghubungkan Road Map pariwisata Teratak ke kawasan Geopark Wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu yang terkenal dengan keindahan alamnya. Dari pantauan wartawan acara Launching pusat Durian dilakukan di sepanjang jalan raya persis dekat jembatan Tendak Endak yang diresmikan Bupati.

Acara tersebut dikemas dalam suasana penuh sukacita berdoa bersama anak yatim, warga sekitar, para tokoh masyarakat,
kepala SKPD hingga ribuan ASN Lombok Tengah yang dikerahkan  memadati dan meramaikan acara diawali dengan baca surah Yassin hingga pemotongan Pita ditandai sebagai peresmian Jembatan Tendak Endak yang menelan dana hingga 1,5 milyar tersebut. Usai pemotongan pita, Bupati mengarahkan semua yang hadir untuk sarapan pagi bersama hingga masing masing dibagikan buah Durian sebagai makanan penutup.

Dalam suasana riang gembira di pagi hari jumat tersebut Bupati mengatakan,” spot lokasi di Jembatan Tendak Endak ini adalah lokasi yang representatif sebagai sentra buah Durian, di sini juga akan dibuatkan lapak lapak buah. Sepanjang jalan ini akan kita branding menjadi kawasan sentra durian yang indah dan menarik. Dicontohkan Bupati, " misalnya seperti Desa Wisata Sejarah Bonjeruk Jonggat juga berpotensi dijadikan sentra buah buahan seperti Durian, Manggis Rambutan," sergahnya.

Nah ! hal itu juga akan kita kembangkan disini di spot Jembatan Tendak Endak ini, inikan ada lahan Pemda seluas 25 are akan kita jadikan sentra buah, karena diatas itu
ada homestay milik Pemdes," kata Suhaili sambil menunjuk keatas tebing lokasi Homestay Wisata desa Aik Berik dengan model lahan yang berterasiring.
 Nantinya kedepan inshaa Allah kita akan mengupayakan festival Durian lokal unggul pada saat puncak musim Durian. Keunggulan Durian kita disini walau kecil kecil tapi memiliki rasa yang khas, legit dan juga enak,” promosi Suhaili.

Menyinggung pelebaran infrastruktur jalan menuju lokasi Wisata Air Terjun Benang Stokel, kita akan ajukan ke pusat agar segera dianggarkan di APBN mendatang, walau saat ini status jalan masih menjadi jalan Kabupaten, tapi yang jelas kita akan dorong Pemerintah Pusat untuk meningkatkan status jalan ini untuk dilebarkan, agar nantinya bisa tembus ke Desa Karang Sidemen dan Desa Tanak Beak yang juga tidak kalah potensi keindahan alamnya. Kemudian untuk pemenuhan kebutuhan sayur mayur dan buah kita optimalkan," kata Bupati.

Misalnya di Desa Lantan juga merupakan desa penghasil sayur mayur, begitu juga dikarang Sidemen hingga Tanak Beak dominan sebagai penghasil buah buahan juga. Disinggung mengenai kesiapan
wilayah utara menjadi sentra sayur mayur dan buah buahan untuk pemenuhan logistik di KEK Mandalika," kita akan produksi sayur mayur dan buah buahan kemudian nantinya bisa kita arahkan sesuai pangsa pasar. Untuk mengurangi ketergantungan atau impor dari daerah lain, wilayah utara ini nantinya akan kita genjot untuk optimalisasi kebutuhan untuk wilayah selatan.

Bupati mengatakan," kami minta tolong kepada rekan2 wartawan, intip dong apa peluang peluang yang ada di wilayah selatan maupun utara. Contohnya belum ada terobosan menjadikan Durian sebagai olahan makanan yang bernilai ekonomis tinggi misalnya untuk dibuat sebagai bahan makanan olahan yang berkualitas seperti membuat dodol durian atau dalam bentuk lainnya. Durian inikan kebanyakan kita makan mentah dan jika nanti ada produk pengolahan makanan olahan yang terbuat dari buah Durian, ini bisa dijadikan cikal bakal industrialisasi makanan olahan dari buah buahan yang berkualitas sebagai produk daerah kita.

Dijelaskan Bupati," kalau pada musim Durian jika dibarengi dengan geliat industri
produk makanan olahan dari Durian ini akan membantu ekonomi masyarakat dari usaha buah Durian, misalnya jika musim Durian sudah selesai kemudian itu akan berlanjut dengan membuat produk makanan olahan dari Durian hingga musim Durian yang akan datang. Dicontohkan Suhaili  seperti buah Semangka di Tanak Awu, begitu musimnya Semangka sampai surplus sedangkan untuk dijadikan bahan makanan olahan masih minim dilakukan masyarakat.

Suhaili juga menceritakan pengalamannya ketika ia berada di Bangkok Thailand, disana makanan olahan dari buah buahan rasanya biasa biasa saja, namun kelebihan mereka disana kreatif, regulasi produk mereka sederhana tidak njelimet. Suhaili mengatakan, untuk mengaktualisasikan program Absor " Aman Bersih Sehat dan Religius " yang atas harus turun dan yang bawah harus proaktif, karena seperti yang kita ketahui, kita jarang dan suka lupa tentang potensi daerah untuk menata dan mengelola, kita terlena dengan tugas tugas rutinitas kita," ungkap Bupati. (NRNews/29)




Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4