Headline
ALARM NTB : Kisruh BIL, Bupati Lombok Barat Jangan Ikut Campur Urusan Lombok Tengah
NURANIRAKYATNEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Dalam beberapa statement yang dikatakan Bupati Lombok barat H. Fauzan Khalid mengenai komentarnya tentang Bandara Internasional Lombok yang
muncul dimedia online baru baru ini mendapat tanggapan dari Sekjen ALARM NTB. Zamharir atau yang akrab disapa ZAM menyayangkan statement Bupati Lombok barat yang seolah ikut campur dalam rumah tangga orang lain.
Sementara dapurnya saja masih berantakan. Disamping itu Bupati Lombok Barat sebagai publik figur, orang nomor satu di daerahnya seharusnya bisa bersikap lebih bijak lebih arif dan mempelajari dulu permasalahan yang terjadi, apakah itu sudah sesuai dengan mekanisme peraturan yang ada atau tidak, jangan asal ngomong yang tidak mendasar," tegas Zamharir.
Kalau begini kan sangat memalukan jika seorang Bupati tidak tau regulasi dalam proses penamaan sebuah bandara. Perlu diketahui kami juga selaku masyarakat Lombok Tengah itu sangat menghargai jasa para pahlawan, lebih-lebih pahlawan Nasional yang berasal dari Lombok dan beliau juga seorang waliyullah.
Kendati demikian, kita hidup di negara hukum, tentu sekali kita harus mengikuti aturan yang ada, bukan bertindak " semau gue, siapa elo" seperti katanya anak muda jaman sekarang. Sekali lagi, marilah kita urus wilayah kita masing-masing jangan memperkeruh keadaan dengan statement yang tidak simpatik dan berpotensi menimbulkan hal hal yang kontraproduktif ditengah masyarakat Lombok Tengah yang dipicu oleh orang luar Lombok Tengah," kata Zamharir.(NRNews/29)
![]() |
| Photo : Zamharir Sekjen ALARM NTB |
Sementara dapurnya saja masih berantakan. Disamping itu Bupati Lombok Barat sebagai publik figur, orang nomor satu di daerahnya seharusnya bisa bersikap lebih bijak lebih arif dan mempelajari dulu permasalahan yang terjadi, apakah itu sudah sesuai dengan mekanisme peraturan yang ada atau tidak, jangan asal ngomong yang tidak mendasar," tegas Zamharir.
Kalau begini kan sangat memalukan jika seorang Bupati tidak tau regulasi dalam proses penamaan sebuah bandara. Perlu diketahui kami juga selaku masyarakat Lombok Tengah itu sangat menghargai jasa para pahlawan, lebih-lebih pahlawan Nasional yang berasal dari Lombok dan beliau juga seorang waliyullah.
Kendati demikian, kita hidup di negara hukum, tentu sekali kita harus mengikuti aturan yang ada, bukan bertindak " semau gue, siapa elo" seperti katanya anak muda jaman sekarang. Sekali lagi, marilah kita urus wilayah kita masing-masing jangan memperkeruh keadaan dengan statement yang tidak simpatik dan berpotensi menimbulkan hal hal yang kontraproduktif ditengah masyarakat Lombok Tengah yang dipicu oleh orang luar Lombok Tengah," kata Zamharir.(NRNews/29)

Posting Komentar