24 C
id

Bangli – Lombok Barat Sepakat Jalin Kerjasama


Photo : Bupati Lombok Barat H. Fauzan Halid dan Bupati Bangli I Made Gianyar saat menandatangani Memorandum Of Understanding
NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK BARAT-NTB. Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bangli Provinsi Bali dan pemkab Lombok Barat Provinsi NTB, sepakat menjalin kerja sama pemasaran dan distribusi pangan. Penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) ini, dilakukan bersamaan dengan digelarnya kunjungan kerja (kunker) pemkab Bangli ke Pemkab Lombok Barat yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati di Giri Menang, Rabu (26/2/2020).

Rombongan kungker yang berjumlah 25 orang itu, diterima langsung oleh Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Asisten II, Hj. Lale Prayatni, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Achris Sarwani serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Lombok Barat.

Dalam kata penerimaannya, Bupati Fauzan menjelaskan, pihaknya sangat apresiatif dan menyambut kehadiran Bupati Bangli bersama rombongan. Dalam kungker ini, kedua daerah, selain menjalin kerjasama distribusi dan pemasaran pangan, pada kesempatan itu juga, akan berdiskusi terkait Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta pemantapan akses stabilitas pangan bagi masyarakat sebagai wujud ketahanan pangan.

“Nanti kita akan berdiskusi banyak, meskipun Lombok Barat baru sekali mendapat penghargaan TPID dan Bangli dua kali. Sebenarnya Lombok Barat yang harus belajar ke Bangli,” sebut Fauzan merendah.
Bupati Bangli I Made Gianyar menyatakan, maksud dari kungker ini adalah, sebagai wujud keterpaduan yang sinergi, saling membantu dalam distribusi dan pemasaran pangan. Tujuan kesepakatan ini kata Gianyar, untuk mempercepat distribusi dan pemasaran pangan serta sebagai langkah penyelesaian masalah perencanaan, pengendalian dan capaian sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah.

Pada kesempatan itu, Gianyar memperkenalkan rombongan yang berjumlah 25 orang itu. Kata Gianyar, mereka inilah yang telah berjasa membawa Bangli mendapatkan penghargaan TPID. Secara aplus Gianyar menyebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis PMD, Kepala Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Sat Intel Polres Bangli, Kadis PUTR, Kabag Ekonomi, Dishub serta sejumlah camat.

Usai penandatanganan MoU, dilangsungkan dengan ramah tamah dan jamuan makan siang. Dalam kesempatan ini, kedua pimpinan daerah kepada wartawan menjelaskan, dari pihak Bangli, komoditas yang dipasarkan meliputi produk bawang merah dan telur. Sementara dari pihak Pemkab Lombok Barat meliputi jagung, cabai, pisang, pakan ternak, kelapa dan janur (daun kelapa muda).

Bupati Fauzan sempat mempromosikan salah satu produk lokal ‘Serbat Jahe’. Kata dia, minuman ini terbuat dari jahe, gula merah, kayu manis yang sudah berbentuk bubuk dalam sanset kotak kemasan.
“Ini minuman hangat, cocok diminum di daerah Bangli yang berhawa dingin,” kata Fauzan yang sempat dicicipi bupati Gianyar.
Dalam keseakatan ini, termaktub bahwa, kesepakatan melalui sinergitas. Secara tehnis dialksanakan oleh OPD yang menangani bidang pertanian, ketahanan pangan dan UKM sesuai tupoksi masing-masing.

“Kesepakatan ini berlaku selama setahun mulai sejak ditandatangani. Bisa diperpanjang dan bisa diakhiri atas dasar kesepakatan bersama,” pungkas Gianyar. (NRNews/007)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4