24 C
id

Bupati Lotim Minta Polisi Buru Aplikator Asal Palembang


Photo : H. Sukiman Azmy MM Bupati Lotim dan AKBP. Tunggul Sinatrio SIK MH
NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TIMUR-NTB. Oknum aplikator pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Desa Pringgabaya diduga membawa kabur dana bantuan sebesar Rp.2 Miliar membuat Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy, MM geram dan mendesak Kapolres Lotim untuk mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Ada aplikator yang membawa kabur dana RTG sebesar Rp.2 miliar. Ada juga fasilitator yang nakal. Itu harus diselesaikan dan kita bertumpu pada kinerja kepolisian,” kata Bupati kepada Kapolres Lotim yang baru, Sabtu, 15 Februari 2020.

Menurut Bupati, hingga kini penanganan RTG di Lombok Timur baru mencapai 85 persen dari 10 ribu lebih jumlah rumah rusak berat, 60 persen rusak sedang dan 56 persen rusak ringan. Masalah rekonstruksi pasca gempa memang masih menjadi beberapa PR yang belum tuntas, karena dana terlambat turun.

Aplikator yang membawa kabur Rp. 2 miliar dana RTG itu juga berdampak signifikan, akibatnya 40 rumah terbengkalai, sehingga diharapkan hukum dapat mengatasinya dengan memburu oknum aplikator yang diketahui berasal dari Palembang,” harap HM. Sukiman Azmy.

Sementara Kapolres Lombok Timur, AKBP. Tunggul Sinatrio, SIK,MH, berjanji menuntaskan setiap kasus yang masih menjadi tunggakan kapolres sebelumnya. Termasuk masalah kasus-kasus tindak pidana korupsi yang salah satunya masalah RTG.  “Nanti kita kroscek dan pelajari setiap kasus di Satreskrim dan satuan lainnya. Berapa kasus yang belum selesai,” ujarnya usai serah terima jabatan. (NRNews/PAN)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4