Kriminal dan Hukum
Kapolsek Jonggat : Kami curiga pelakunya sama dengan kasus pencurian di Dusun Bun Buak karena kejadiannya hampir bersamaan
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Sudah berbulan bulan kasus pencurian Hape dan Sepeda Motor di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai di Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat sebelumnya cukup menghebohkan dan meresahkan masyarakat, hingga saat ini belum terungkap.
Dari informasi yang di himpun awak media menyebutkan, kejadian itu sudah lama diperkirakan pada pertengahan tahun 2019. Kronologisnya bermula ketika saat itu dua orang pengunjung berasal dari Desa Ubung melakukan kunjungan ke English Camp yang merupakan salah satu spot Pokdarwis Bonjeruk Permai di Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk.
Mereka sampai tengah malam ada dilokasi. Pas mereka berdua sedang tidur tiduran di Aula Gazebo Pokdarwis Bonjeruk Permai, setelah melewati pukul 12.00 wita atau menjelang subuh, sepeda motor milik mereka jenis Honda Supra 125 yang diparkir tidak jauh dari tempat mereka, tiba tiba lenyap begitu saja digondol maling, begitu juga dengan HP Android mereka yang ditaruh diatas dada mereka pas sedang tidur tiduran tidak luput dari tangan jahil maling.
Tak ayal korbanpun agak panik dan sangat menyesalkan kejadian yang merugikan mereka hingga belasan juta rupiah. Hal tersebut juga pernah dikeluhkan oleh Amak Sane salah seorang warga setempat atau warga Kampung Batu Jering yang tidak jauh jaraknya yakni sekitar 100 meter dari English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai, dia mengaku kehilangan sapinya sebanyak 4 ekor.
Hingga saat ini sapi sapi kesayangannya hilang tak tentu rimbanya. Ia juga menyayangkan sikap aparat polisi belum berhasil mengungkap pelakunya. Dikatakan Amaq Sane sebelum sapinya hilang, di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai diakui juga pernah terjadi pencurian Sepeda motor dan Hape korbannya dua orang pemuda warga desa Ubung,” kata Sane. Ia bersama keluarganya pernah mau melakukan,” Begarap atau melakukan sumpah minum tanah Wali Nyatok dengan daun Bunut/ Beringin terhadap warga sekitar agar pelakunya bisa terungkap.
Namun saat itu tradisi Begarap / Sumpah belum juga bisa dilakukan, karena semua warga sekitar tidak semuanya bisa hadir. Pada saat mau melakukan tradisi Begarap tersebut, pernah dua kali kita mengundang warga namun belum juga bisa kita laksanakan,” kata Amak Sane kala itu. Diketahui tradisi Begarap atau melakukan sumpah dengan minum tanah makam Wali Nyatok adalah merupakan tradisi yang sangat disakralkan masyarakat Pujut, barang siapa yang melakukan pencurian lalu ikut melaksanakan sumpah minum tanah Wali Nyatok maka ia akan bengkak perutnya dan terkena azab / kutukan sampai keturunannya.
Terkait kejadian tersebut menurut Kapolsek Kecamatan Jonggat IPTU. Larep kala itu, ia membenarkan adanya kejadian pencurian Sepeda Motor dan Hape Android di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah. Itu diakui sudah agak lama kasusnya terjadi dan dikatakannya, pelakunya hingga kini masih belum berhasil diungkap karena kita terkendala dengan waktu dan keterbatasan tim.
Dikatakan Kapolsek Iptu. Larep, “kejadian pencurian di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai tersebut memang sudah dilaporkan oleh korban ke Polsek Jonggat dan masih menjadi atensi kami.
Peristiwanya hampir sama dengan kejadian pencurian di Dusun Bun Buak Desa Bonjeruk karena kejadiannya hampir bersamaan, hanya berselang satu jam.
Kami curiga pelakunya orang yang sama. Namun barang bukti ( BB ) pencurian di Bun Buak berhasil kita temukan pelakunya ada 2 orang 1 warga Bonjeruk berinisial NA menjadi DPO dan satunya lagi atas nama inisial MS warga Jabon Darek Kecamatan Pringgarata.
Dikatakan Iptu. Larep," khusus untuk BB kejadian di Bun Buak dulu berhasil diamankan satu buah Laptop dan sudah kita kembalikan ke pemiliknya sedangkan BB pencurian di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai belum berhasil kita temukan sampai sekarang, kita terkendala dengan saksi dan petunjuk lainnya,” kata Kapolsek.
Begitu juga dengan sapi sapi yang hilang di sekitar lokasi English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai belum bisa kami tangani karena korban tidak melapor kepada kami mereka langsung melapor ke tim buru jejak Pam Swakarsa," kata IPTU Larep. Dia juga mengatakan saya yakin cepat atau lambat mudah mudahan kejadian pencurian tersebut bisa kami ungkap dan menindak tegas pelakunya. (NRNews/Tim)
Disayangkan Kasus Pencurian di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai Desa Bonjeruk Belum bisa Diungkap Polisi
![]() |
| Photo : IPTU. Larep Kapolsek Jonggat |
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Sudah berbulan bulan kasus pencurian Hape dan Sepeda Motor di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai di Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat sebelumnya cukup menghebohkan dan meresahkan masyarakat, hingga saat ini belum terungkap.
Dari informasi yang di himpun awak media menyebutkan, kejadian itu sudah lama diperkirakan pada pertengahan tahun 2019. Kronologisnya bermula ketika saat itu dua orang pengunjung berasal dari Desa Ubung melakukan kunjungan ke English Camp yang merupakan salah satu spot Pokdarwis Bonjeruk Permai di Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk.
Mereka sampai tengah malam ada dilokasi. Pas mereka berdua sedang tidur tiduran di Aula Gazebo Pokdarwis Bonjeruk Permai, setelah melewati pukul 12.00 wita atau menjelang subuh, sepeda motor milik mereka jenis Honda Supra 125 yang diparkir tidak jauh dari tempat mereka, tiba tiba lenyap begitu saja digondol maling, begitu juga dengan HP Android mereka yang ditaruh diatas dada mereka pas sedang tidur tiduran tidak luput dari tangan jahil maling.
Tak ayal korbanpun agak panik dan sangat menyesalkan kejadian yang merugikan mereka hingga belasan juta rupiah. Hal tersebut juga pernah dikeluhkan oleh Amak Sane salah seorang warga setempat atau warga Kampung Batu Jering yang tidak jauh jaraknya yakni sekitar 100 meter dari English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai, dia mengaku kehilangan sapinya sebanyak 4 ekor.
Hingga saat ini sapi sapi kesayangannya hilang tak tentu rimbanya. Ia juga menyayangkan sikap aparat polisi belum berhasil mengungkap pelakunya. Dikatakan Amaq Sane sebelum sapinya hilang, di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai diakui juga pernah terjadi pencurian Sepeda motor dan Hape korbannya dua orang pemuda warga desa Ubung,” kata Sane. Ia bersama keluarganya pernah mau melakukan,” Begarap atau melakukan sumpah minum tanah Wali Nyatok dengan daun Bunut/ Beringin terhadap warga sekitar agar pelakunya bisa terungkap.
Namun saat itu tradisi Begarap / Sumpah belum juga bisa dilakukan, karena semua warga sekitar tidak semuanya bisa hadir. Pada saat mau melakukan tradisi Begarap tersebut, pernah dua kali kita mengundang warga namun belum juga bisa kita laksanakan,” kata Amak Sane kala itu. Diketahui tradisi Begarap atau melakukan sumpah dengan minum tanah makam Wali Nyatok adalah merupakan tradisi yang sangat disakralkan masyarakat Pujut, barang siapa yang melakukan pencurian lalu ikut melaksanakan sumpah minum tanah Wali Nyatok maka ia akan bengkak perutnya dan terkena azab / kutukan sampai keturunannya.
Terkait kejadian tersebut menurut Kapolsek Kecamatan Jonggat IPTU. Larep kala itu, ia membenarkan adanya kejadian pencurian Sepeda Motor dan Hape Android di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah. Itu diakui sudah agak lama kasusnya terjadi dan dikatakannya, pelakunya hingga kini masih belum berhasil diungkap karena kita terkendala dengan waktu dan keterbatasan tim.
Dikatakan Kapolsek Iptu. Larep, “kejadian pencurian di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai tersebut memang sudah dilaporkan oleh korban ke Polsek Jonggat dan masih menjadi atensi kami.
Peristiwanya hampir sama dengan kejadian pencurian di Dusun Bun Buak Desa Bonjeruk karena kejadiannya hampir bersamaan, hanya berselang satu jam.
Kami curiga pelakunya orang yang sama. Namun barang bukti ( BB ) pencurian di Bun Buak berhasil kita temukan pelakunya ada 2 orang 1 warga Bonjeruk berinisial NA menjadi DPO dan satunya lagi atas nama inisial MS warga Jabon Darek Kecamatan Pringgarata.
Dikatakan Iptu. Larep," khusus untuk BB kejadian di Bun Buak dulu berhasil diamankan satu buah Laptop dan sudah kita kembalikan ke pemiliknya sedangkan BB pencurian di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai belum berhasil kita temukan sampai sekarang, kita terkendala dengan saksi dan petunjuk lainnya,” kata Kapolsek.
Begitu juga dengan sapi sapi yang hilang di sekitar lokasi English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai belum bisa kami tangani karena korban tidak melapor kepada kami mereka langsung melapor ke tim buru jejak Pam Swakarsa," kata IPTU Larep. Dia juga mengatakan saya yakin cepat atau lambat mudah mudahan kejadian pencurian tersebut bisa kami ungkap dan menindak tegas pelakunya. (NRNews/Tim)

Posting Komentar