Pariwisata
Festival Pesona Bau Nyale 15 Februari 2020 Di KEK Mandalika Berlangsung Sukses

NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Festival Pesona Bau Nyale 2020 yang dipenuhi oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah di NTB hingga berbagai Daerah lainnya di Indonesia, telah membuat KEK Mandalika semakin terkenal hingga ke mancanegara. Acara Bau Nyale atau
menangkap Nyale tersebut diadakan pada hari Sabtu (15/2) pukul 05.00 di Pantai Tanjung An desa Sengkol dan pantai pantai lainnya di Kawasan pantai selatan Lombok Tengah yang masuk diwilayah Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.
Dari sekian banyak masyarakat maupun wisatawan mancanegara, mereka ikut melaut dengan menangkap nyale atau cacing laut yang dipercayai adalah sebagai jelmaan Putri Mandalika yang terkenal cantik jelita.
Sebelumnya seperti yang diadakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Daerah Lombok Tengah bahwa penetapan puncak acara Bau
Nyale telah disepakati berdasarkan hasil sangkap warige dari para tokoh, mulai dari tokoh adat, agama dan juga tokoh
masyarakat yang dituakan oleh warga.
Namun sayangnya cacing nyale yang ditunggu selama semalam sampai pagi dini hari itu akhirnya keluar dan melimpah sebelum malam sabtu atau malam puncak yang telah disepakati bersama sama berdasarkan hitungan calendar Sasak oleh para tokoh budaya dan tokoh masyarakat
acara Bau Nyale yang diadakan oleh Pemda di Pantai An tersebut dibuka oleh Ari Juliono Gema yang merupakan sebagai Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pada acara tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, hingga tamu tamu undangan lainnya. Pada malam puncak tersebut turut dimeriahkan Oleh Band papan atas ibu kota Charly bersama Setia Band.
Dikatakan oleh Ari Juliono Gema bahwa,"
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia berkomitmen penuh guna melakukan promosi pariwisata untuk KEK Mandalika, dan hal ini berkaitan juga dengan event MotoGP Tahun 2021 yang akan dilaksanakan di Sirkuit MotoGP KEK Mandalika ini. Banyak kegiatan yang bisa dukung selain Festival Bau Nyale ini. Oleh karena itu diharapkan kerjasama semua pihak agar bersama sama memajukan pariwisata kita.
Dikatakannya, menyikapi isu wabah virus Corona, yang menjadi salah satu penyebab wisatawan enggan datang berlibur ke daerah tujuan wisata, dan patut disyukuri Pulau Lombok dan umumnya Indonesia aman dari virus Corona. Staf ahli Kemenparekraf tersebut juga menghimbau agar mengkampanyekan bahwa Lombok NTB dan bangsa Indonesia aman dari virus corona.
Ditempat yang sama, Dr Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB mengatakan, acara Bau Nyale ini akan menjadi salah satu DTW ( Daerah Tujuan Wisata ) utama di NTB, karena di Lombok Tengah ini banyak hal-hal hebat yang terjadi. Sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkab Lombok Tengah harus tetap terjaga bersatu padu untuk saling menguatkan guna membangun Pariwisata maju dan berkelanjutan.
Terimakasih saya ucapkan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Lombok Tengah dan semua pihak yang sudah mensuksekan Event Core Bau Nyale ini, dan kedepan kita juga harus mensukseskan pelaksanaan MotoGP ditahun 2021 mendatang" kata Gubernur.
Giliran H Moh Suhaili FT selaku Bupati Lombok Tengah dalam menyampaikan kata sambutannya ia mengatakan, kami mengucapkan banyak terima kasih dan beryukur atas karunia Allah SWT yang diberikan kepada masyarakat Lombok Tengah.
Bupati juga mengatakan, kami masih butuh bimbingan dalam membangun Kabupaten Lombok Tengah ini. Esensi festival ini adalah memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan hingga soliditas atau kekompakan dalam membangun Lombok Tengah. Dimana lokasi ini akan menjadi lokasi balapan MotoGP Tahun 2021,” Oleh karena itu kami berharap dukungan semua masyarakat hingga stake holder lainnya sangat kami Perlukan guna mensukseskan Pariwisata Lombok Tengah dam NTB pada umumnya," tandas Bupati. (NRNews/29)
![]() |
| Photo : Acara Bau Nyale di Kawasan Ekonomi Kreatif Kuta Mandalika |
Dari sekian banyak masyarakat maupun wisatawan mancanegara, mereka ikut melaut dengan menangkap nyale atau cacing laut yang dipercayai adalah sebagai jelmaan Putri Mandalika yang terkenal cantik jelita.
![]() |
| Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah |
Namun sayangnya cacing nyale yang ditunggu selama semalam sampai pagi dini hari itu akhirnya keluar dan melimpah sebelum malam sabtu atau malam puncak yang telah disepakati bersama sama berdasarkan hitungan calendar Sasak oleh para tokoh budaya dan tokoh masyarakat
acara Bau Nyale yang diadakan oleh Pemda di Pantai An tersebut dibuka oleh Ari Juliono Gema yang merupakan sebagai Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pada acara tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, hingga tamu tamu undangan lainnya. Pada malam puncak tersebut turut dimeriahkan Oleh Band papan atas ibu kota Charly bersama Setia Band.
Dikatakan oleh Ari Juliono Gema bahwa,"
![]() |
| Nyale |
Dikatakannya, menyikapi isu wabah virus Corona, yang menjadi salah satu penyebab wisatawan enggan datang berlibur ke daerah tujuan wisata, dan patut disyukuri Pulau Lombok dan umumnya Indonesia aman dari virus Corona. Staf ahli Kemenparekraf tersebut juga menghimbau agar mengkampanyekan bahwa Lombok NTB dan bangsa Indonesia aman dari virus corona.
Ditempat yang sama, Dr Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB mengatakan, acara Bau Nyale ini akan menjadi salah satu DTW ( Daerah Tujuan Wisata ) utama di NTB, karena di Lombok Tengah ini banyak hal-hal hebat yang terjadi. Sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkab Lombok Tengah harus tetap terjaga bersatu padu untuk saling menguatkan guna membangun Pariwisata maju dan berkelanjutan.
Terimakasih saya ucapkan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Lombok Tengah dan semua pihak yang sudah mensuksekan Event Core Bau Nyale ini, dan kedepan kita juga harus mensukseskan pelaksanaan MotoGP ditahun 2021 mendatang" kata Gubernur.
Giliran H Moh Suhaili FT selaku Bupati Lombok Tengah dalam menyampaikan kata sambutannya ia mengatakan, kami mengucapkan banyak terima kasih dan beryukur atas karunia Allah SWT yang diberikan kepada masyarakat Lombok Tengah.
Bupati juga mengatakan, kami masih butuh bimbingan dalam membangun Kabupaten Lombok Tengah ini. Esensi festival ini adalah memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan hingga soliditas atau kekompakan dalam membangun Lombok Tengah. Dimana lokasi ini akan menjadi lokasi balapan MotoGP Tahun 2021,” Oleh karena itu kami berharap dukungan semua masyarakat hingga stake holder lainnya sangat kami Perlukan guna mensukseskan Pariwisata Lombok Tengah dam NTB pada umumnya," tandas Bupati. (NRNews/29)




Posting Komentar