Headline
NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH -NTB. Dinamika politik terhadap Pilkada Lombok Tengah semakin hari semakin menghangatkan, hal ini terlihat dari dinamika Partai Nasdem dalam memberikan dukungan Partai kepada salah satu bakal calon Bupati untuk diusung pada Pilbup mendatang.
Dari informasi yang didapatkan wartawan di Sekretariat umum relawan bakal calon Bupati HL. Putria yang mengadakan silaturahmi/syukuran, Rabu (11/3) kemarin, atas hasil survei sementara, tingkat
elektabilitas para bakal calon Bupati yang mendaftar di Partai Nasdem, diperoleh info dari salah satu elit pengurus Partai Nasdem yang tidak mau ditulis namanya mengatakan," HL. Putria saat ini menduduki tingkat elektabilitas tertinggi di Partai Nasdem yakni sebesar 98 persen dari 3 kandidat yang sama sama berpeluang diusung Partai Nasdem," ungkap elit Partai Nasdem tersebut.
Ditegaskannya, berdasarkan hasil sementara sampai hari ini yang mengikuti tahapan survei yaitu HL Putria S.Pd M.Pd, H.Bangun dan Ir. H Dwi Sugianto MM. Ketiga orang ini telah berkompetisi untuk menentukan hasil elektabilitas masing masing calon dalam merebut Partai Nasdem karena Partai ini mempunya mekanisme tersendiri yang harus melalui survei nasional, walaupun mereka itu kader sendiri tapi tidak bisa melalui tingkatkan survei, maka kita tidak bisa memutuskannya untuk diberikan rekomendasi dan dukung sebagai calon Bupati.
Elit Partai Nasdem tersebut juga menjelaskan, Terkait peluang dari HL. Putria atau yang terkenal dengan sebutan Datu Siledendeng ini untuk diusung Partai Nasdem dari sudut pandang politik, semuanya berpeluang tapi kalau kita melihat dari sisi geografis Lombok Tengah dengan polularitasnya saat ini, saya menilai kalau pak Putria yang memiliki popularitas paling tinggi karena beliau pernah menjabat sebagai Kadis Pariwisata dan sebagai tokoh budayawan Lombok hingga memiliki sukses dan jaringan puas le berbagai pihak. Namun kita tetap menunggu hasil survei nasional, kendati hasil survei tersebut akan keluar bulan Mei mendatang. Pada saat itu calon akan diundang secara pribadi dan tersendiri ke DPW karena itu sudah menjadi aturan internal di Partai Nasdem,"jelasnya.
Terkait Dengan Partai Nasdem yang sudah diklaim oleh pihak H. Dwi Sugianto melalui pertemuan Sekretaris Partai Nasdem dalam Deklarasi koalisi 3 Partai di Lesehan DBagren Jontlak Praya, itu saya rasa wajar wajar saja karena ini adalah dinamika politik, atau jika membuat situasi memanas dari salah satu calon misalnya, itu adalah hal yang normal normal saja. Karena kalau tidak ada dinamika politik seperti itu maka tidak akan hangat dan kesimpulan saya dari pihak pak Dwi Sugianto itu hanya sekedar klaim klaim sepihak karena itu belum tentu difinalkan sebelum ada keputusan dari DPP
Dijelaskannya, sejak berdirinya Partai Nasdem sampai sekarang, kami tidak pernah grasak grusuk untuk menentukan siapa yang akan kami usung, karena kami merilis hasil survei melalui mekanisme pendaftaran sesuai dengan hasil AD/RT Partai. Ditanya mengenai kehadiran Sekretaris Partai Nasdem di Dbagren sebelumnya yang mendukung H. Dwi Sugianto saat itu sah sah saja, dam kami anggap kedatangannya di DBagren Dbagren adalah sebagai person bukan mengatasnamakan Partai Nasdem,"katanya.
Mekanisme Partai Nasdem melalui tahap pendaftaran diawal yakni dari DPD Kabupaten itu mengusulkan kepada DPW, lalu DPW akan mengusulkan ke DPP melalui ketua Bapilu, karena tidak ada di Partai Nasdem ini langsung memberikan rekomendasi dari DPD, itu tidak boleh karena bisa dikategorikan melanggar ADRT Partai Nasdem.
Sementara menurut HL Putria berdasarkan informasi yang didapatkannya dari Sumber terpercaya/elit Partai Nasdem tersebut, dari 3 bakal calon Bupati yang mendaftar di Partai Nasdem yakni H. Bangun, Ir. H
Dwi Sugianto dan dirinya sendiri. Bisa dipastikan dan dipercaya bahwa untuk sementara atas nama HL. Putria atau dirinya sendiri menduduki hasil survei elektabilitas dan popularitas paling tinggi yakni sekitar 98 persen dari Internal di Partai Nasdem dan tinggal mengeluarkan rekomendasi saja," dan ini patut kita syukuri," katanya optimis. (NRNews/29)
Elektabilitas Tertinggi, Partai Nasdem Berpeluang Direbut HL. Putria
![]() |
| Photo : Silaturahmi/syukuran relawan HL. Putria di Sekretariat Relawan Pemenangan Bupati Lombok Tengah. |
Dari informasi yang didapatkan wartawan di Sekretariat umum relawan bakal calon Bupati HL. Putria yang mengadakan silaturahmi/syukuran, Rabu (11/3) kemarin, atas hasil survei sementara, tingkat
![]() |
| HL. Putria saat bersama Presiden RI Ir. Joko Widodo |
Ditegaskannya, berdasarkan hasil sementara sampai hari ini yang mengikuti tahapan survei yaitu HL Putria S.Pd M.Pd, H.Bangun dan Ir. H Dwi Sugianto MM. Ketiga orang ini telah berkompetisi untuk menentukan hasil elektabilitas masing masing calon dalam merebut Partai Nasdem karena Partai ini mempunya mekanisme tersendiri yang harus melalui survei nasional, walaupun mereka itu kader sendiri tapi tidak bisa melalui tingkatkan survei, maka kita tidak bisa memutuskannya untuk diberikan rekomendasi dan dukung sebagai calon Bupati.
Elit Partai Nasdem tersebut juga menjelaskan, Terkait peluang dari HL. Putria atau yang terkenal dengan sebutan Datu Siledendeng ini untuk diusung Partai Nasdem dari sudut pandang politik, semuanya berpeluang tapi kalau kita melihat dari sisi geografis Lombok Tengah dengan polularitasnya saat ini, saya menilai kalau pak Putria yang memiliki popularitas paling tinggi karena beliau pernah menjabat sebagai Kadis Pariwisata dan sebagai tokoh budayawan Lombok hingga memiliki sukses dan jaringan puas le berbagai pihak. Namun kita tetap menunggu hasil survei nasional, kendati hasil survei tersebut akan keluar bulan Mei mendatang. Pada saat itu calon akan diundang secara pribadi dan tersendiri ke DPW karena itu sudah menjadi aturan internal di Partai Nasdem,"jelasnya.
Terkait Dengan Partai Nasdem yang sudah diklaim oleh pihak H. Dwi Sugianto melalui pertemuan Sekretaris Partai Nasdem dalam Deklarasi koalisi 3 Partai di Lesehan DBagren Jontlak Praya, itu saya rasa wajar wajar saja karena ini adalah dinamika politik, atau jika membuat situasi memanas dari salah satu calon misalnya, itu adalah hal yang normal normal saja. Karena kalau tidak ada dinamika politik seperti itu maka tidak akan hangat dan kesimpulan saya dari pihak pak Dwi Sugianto itu hanya sekedar klaim klaim sepihak karena itu belum tentu difinalkan sebelum ada keputusan dari DPP
Dijelaskannya, sejak berdirinya Partai Nasdem sampai sekarang, kami tidak pernah grasak grusuk untuk menentukan siapa yang akan kami usung, karena kami merilis hasil survei melalui mekanisme pendaftaran sesuai dengan hasil AD/RT Partai. Ditanya mengenai kehadiran Sekretaris Partai Nasdem di Dbagren sebelumnya yang mendukung H. Dwi Sugianto saat itu sah sah saja, dam kami anggap kedatangannya di DBagren Dbagren adalah sebagai person bukan mengatasnamakan Partai Nasdem,"katanya.
Mekanisme Partai Nasdem melalui tahap pendaftaran diawal yakni dari DPD Kabupaten itu mengusulkan kepada DPW, lalu DPW akan mengusulkan ke DPP melalui ketua Bapilu, karena tidak ada di Partai Nasdem ini langsung memberikan rekomendasi dari DPD, itu tidak boleh karena bisa dikategorikan melanggar ADRT Partai Nasdem.
Sementara menurut HL Putria berdasarkan informasi yang didapatkannya dari Sumber terpercaya/elit Partai Nasdem tersebut, dari 3 bakal calon Bupati yang mendaftar di Partai Nasdem yakni H. Bangun, Ir. H
Dwi Sugianto dan dirinya sendiri. Bisa dipastikan dan dipercaya bahwa untuk sementara atas nama HL. Putria atau dirinya sendiri menduduki hasil survei elektabilitas dan popularitas paling tinggi yakni sekitar 98 persen dari Internal di Partai Nasdem dan tinggal mengeluarkan rekomendasi saja," dan ini patut kita syukuri," katanya optimis. (NRNews/29)


Posting Komentar