24 C
id

HUT Ke-14 SMPN 3 Songgon Gelar Latgab Pramuka

Photo : Memperingati HUT ke 14, SMPN 3 Songgon  gelar latfab pramuka
NURANIRAKYATNEWS BANYUWANGI JAWA TIMUR. - SMPN 3 Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Kecamatan Songgon memperingati HUT Ke -14 dengan menggelar latihan gabungan pramuka dengan mengandeng pihak Desa Songgon, Sabtu (29/2) lalu.
Kepala SMPN 3 Songgon, Mashudi, S.Pd mengatakan bahwa dalam memperingati hari jadi sekolah yang ke-14 ini, sekolah menggelar latihan gabungan pramuka. Kegiatan pramuka merupakan eskul wajib yang dilaksanakan sekolah sesuai dengan Permendikbud no 63 tahun 2014. Dimana pramuka menjadi aktivitas menarik bagi peserta didik.

Kegiatan pramuka diakrabkan pada peserta didik dengan pendekatan humanis. Latihan gabungan pramuka ini melibatkan
Bazar sekolah SMPN 3 Songgon
pemerintah desa Songgon. Kegiatan ini melibatkan 35 regu, 280 peserta.  Tidak hanya latgab pramuka, pada kegiatan itu juga diisi dengan bazar sekolah yang bertujuan untuk memperkenalkan makanan khas daerah ini,"Kami juga menggelar bazar kuliner, berbagai masakkan khas di sajikan,"kata Mashudi kepada media online Nurani Rakyat melalui pers lirisnya, kemarin.

Ia mengajak seluruh tamu undangan untuk menikmati menu makan siang.
Beragam kegiatan yang dihadirkan SMPN 3 Songgon di hadapan masyarakat, mulai dari uji kompetensi MIPASA, hingga Latgab pionering ini tujuan utamanya adalah untuk mendekatkan kembali lembaga pendidikan  dengan peserta didik lulusan sekolah dasar terdekat dan masyarakat sekitar sebagai penyangga utama tumbuh kembangnya lembaga ini.

Hingga akhirnya, masyarakat kembali menaruh kepercayaan dan harapan masa depan putra-putrinya.
Kepala Desa Bedawang, Moh. Azmawi mengatakan bahwa kegiatan ini terbilang sangat sukses dengan banyaknya peserta yang terlibat.
Ditambah lagi dengan hadirnya para pelatih dan pembina pramuka dari Kwaran Songgon dan Kwarcab Banyuwangi. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Camat Songgon beserta ibu “Kuliner Tumpang Pitu ini Pak Camat yang ingin kami angkat kembali. Apalagi ini lagi trennya kuliner lokal, cuma persoalannya bahan baku untuk membuat Tumpang Pitu ini yang sulit.” katanya.( * )
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4