24 C
id

Bantu Warga Miskin Baznas Lobar Kucurkan dana 900 juta lebih

NURANI RAKYAT NEWS LOMBOK BARAT NTB. Berbagai macam usaha dan cara dari Lembaga Pemerintah maupun swasta bahkan dari perorangan untuk melakukan upaya didalam memutus rantai penyebaran Virus Corona atau covid 19 yang sudah menyebar keseluruh dunia ini.
TGH. Mukhlis Ibrahim
Kepala Badan Amil Zakat infaq dan shodaqoh BAZNAS Kabupaten Lombok Barat TGH Mukhlis Ibrahim ditemui di ruang kerjanya Rabu 15/4 kepada NR News beliau mengatakan, Alhamdulillah kita bersyukur masih di lindungi Allah SWT, "katanya.

Dikatakannya, saat ini usaha pemerintah untuk menanggulangi Covid 19 ini patut kita dukung, bahkan dalam agama sendiri sudah diatur waatiullah waatiurrasul waulil amri minkum. Kemudian pemerintah dalam menjustifikasi situasi darurat tidak main-main karena ada dasar analisanya, baik itu berdasarkan medis. karena virus Corona ini merupakan virus yang tidak sama dengan virus flu burung flu babi,  virus Corona ini belum ditemukan obatnya.

Untuk menyikapi dampak dari virus ini, kami akan memberikan santunan kepada  fakir miskin sebanyak 50 orang kali 124 desa atau sekitar 6200 orang di sepuluh kecamatan sekabupaten Lombok Barat .  Dengan total anggaran sebesar Rp 900 juta lebih. Kemudian masing masing akan menerima bantuan sebesar Rp. 100 000 seratus ribu rupiah sampai Rp. 150 000 per orang, dalam bentuk uang tunai, tinggal mereka tanda tangan dan kami sedang mengatur juklak juknis pelaksanaannya sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2011," jelasnya. 

Tuan Guru yang juga menjadi pimpinan salah satu pondok pesantren ini menegaskan, kalau dana bantuan tersebut diprioritaskan untuk masyarakat fakir miskin yang tidak memperoleh PKH. kemudian masyarakat yang terdampak PHK.  Bantuan ini tidak kepada masyarakat yang terpapar covid 19 karena itu sudah dibiayai oleh pemerintah. kecuali untuk masyarakat yang sakit yang mau dioperasi seperti kanker payudara dan lainnya itu bantuannya tetap jalan.

Dikatakannya, karena itu sifatnya emergency, dana ini tidak kita berikan kepada pondok pesantren, masjid atau panti asuhan tapi kita akan serahkan uangnya ke kepala desa, nanti kepala desa yang akan mengaturnya ke bawah, kemudian kepala desa akan menyalurkan dari rumah ke rumah, inshaa Allah realisasinya minggu-minggu ini menjelang Ramadhan sampai bulan Ramadhan. karena kita 10 kecamatan maka pemberiannya secara bertahap. Rencananya tahap pertama akan diberikan di kecamatan Kediri , Gerung dan Labuapi," jelas Tuan Guru Mukhlis Ibrahim
 (NRNews/Fth)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4