24 C
id

Ngotot Jumatan. Bupati Lotim Minta Jamaah Langsung Diisolasi Di Masjid Selama 14 Hari

Photo : HM. Sukiman Azmy Bupati Lombok Timur
NURANI RAKYAT NEWS - LOMBOK TIMUR, NTB. Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy, menyebutkan, perkembangan Corona Virus di Lombok Timur berada pada level yang mengkhawatirkan, terutama kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang semakin melonjak akhir-akhir ini.
“Awalnya kita punya dua klaster, yaitu Aiknyambuk Aikmel dan Alumni Goa Sulawesi Selatan, namun ada 1 PDP yang kegiatannya bolak balik Papua-Lombok. Ini bisa jadi klaster baru, tapi mudahan negatif saat diswab nanti, karena menurut rapid tes, dia positif,” kata HM. Sukiman Azmy, saat rakor bersama MUI, Forum Kerukunan Beragama di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pendopo Bupati, Kamis (15/04).
Menurut HM. Sukiman Azmy, ratusan jamaah tablig yang sudah ke Goa ini kalau dibiarkan berkeliaran, maka berapa banyak waraga Lombok Timur yang terancam terpapar Covid-19. Sekitar 128 jamaah tablig dari total 194 jamaah sudah rapid tes dan sebanyak 19 orang dinyatakan PDP dan langsung dirawat di RSUD Selong.
“Jamaah tablig ini juga pagah-pagah (tidak mau dinasehati), hingga percaya diri mereka berlebihan, lalu tidak mau menjaga jarak. Bukan dirinya saja yang bahaya, tapi banyak masyarakat yang terjangkit. Jika ditemukan klaster Goa ini berkeliaran dan menunjukan gejala, dimohon langsung menginformasikan kepada petugas terdekat untuk diamankan,” pinta Bupati Sukiman.
Sementara, terkait pelaksanaan ibadah sholat jum’at, lanjut Bupati Sukiman, bagi yang tetap ngotot mau solat ju’mat, diminta kepada petugas tawarkan kepada mereka yaitu kalau udah selesai solat jumat langsung diisolasi di masjid itu selama 14, tapi tidak terlalu banyak orang seperti itu.
“Kita akan tanggung biaya hidupnya selama 14 hari itu, mulai dari makanannya, sabun, sikat gigi dan kebutuhan lainnya, tapi masjid itu harus digembok, mereka tidak boleh keluar sebelum 14 hari,”kata Bupati dengan nada tinggi. (NRNews/FJ)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4