Lombok Timur
NURANI RAKYAT NEWS - LOMBOK TIMUR, NTB. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana menambah anggaran untuk penanganan covid-19 hingga mencapai angka 100 miliar. Sebelumnya Pemda Lotim menganggarkan sebesar 55 miliar untuk penanganan dan pencegahan virus covid-19.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ. menyampaikan untuk memaksimalkan penanganan covid-19 di Lombok Timur, Pemda Lotim akan berencana menganggarkan 100 Milyar untuk penanganan dan pencegahan covid-19 ini, Namun, untuk merealisasi tepat sasaran, ia menekankan sebagai acuan utama kita harus mempunyai data yang rill, ungkapnya. Selasa (14/4)
Lanjutnya, menilai hal tersebut, kalau kita tanpa data yang jelas, alokasi anggaran dan penanganan covid-19 tidak akan terarah, Oleh karena itu, dalam rapat evaluasi kemarin ia menekankan kepada Kepala OPD terkait untuk melakukan pendataan terlebih dahulu.
"Dalam mengeluarkan anggaran, Data kita harus rill dulu dan itu yang paling penting, baru kita keluarkan anggaran. Kalau anggaran kita dahulukan, ini akan menjadi permasalahan buat kita dibelakang hari," tegasnya.
Ia juga mengatakan dalam memastikan validitas data dari berbagai wilayah kabupaten Lombok Timur, ia mengakui meminta pihak Desa, Kepolisian dan TNI untuk melakukan pendataan di Desa, agar jelas dan bisa tepat sasaran," ucapnya
Ia juga mengatakan strategi ini di yakini akan membantu Pemerintah Daerah dengan mudah mendapatkan data yang valid dan tepat sesuai sasaran dalam penanganan covid-19, Tak hanya itu, agar lebih meyakinkan, ia meminta agar data tersebut diverifikasi terlebih dahulu di Instansi terkait. Katanya
"Hari ini kita akan minta bantuan ke TNI dan Polri untuk turun melakukan pendataan dengan sistem jemput bola. Setelah itu harus diverifikasi di Instansi terkait," pangkasnya (NRNews/FJ)
Wabub Lotim; Anggaran Penanganan Covid-19 Harus Tepat Sasaran
![]() |
| Photo : H. Rumaksi SJ Wakil Bupati Lombok Timur |
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ. menyampaikan untuk memaksimalkan penanganan covid-19 di Lombok Timur, Pemda Lotim akan berencana menganggarkan 100 Milyar untuk penanganan dan pencegahan covid-19 ini, Namun, untuk merealisasi tepat sasaran, ia menekankan sebagai acuan utama kita harus mempunyai data yang rill, ungkapnya. Selasa (14/4)
Lanjutnya, menilai hal tersebut, kalau kita tanpa data yang jelas, alokasi anggaran dan penanganan covid-19 tidak akan terarah, Oleh karena itu, dalam rapat evaluasi kemarin ia menekankan kepada Kepala OPD terkait untuk melakukan pendataan terlebih dahulu.
"Dalam mengeluarkan anggaran, Data kita harus rill dulu dan itu yang paling penting, baru kita keluarkan anggaran. Kalau anggaran kita dahulukan, ini akan menjadi permasalahan buat kita dibelakang hari," tegasnya.
Ia juga mengatakan dalam memastikan validitas data dari berbagai wilayah kabupaten Lombok Timur, ia mengakui meminta pihak Desa, Kepolisian dan TNI untuk melakukan pendataan di Desa, agar jelas dan bisa tepat sasaran," ucapnya
Ia juga mengatakan strategi ini di yakini akan membantu Pemerintah Daerah dengan mudah mendapatkan data yang valid dan tepat sesuai sasaran dalam penanganan covid-19, Tak hanya itu, agar lebih meyakinkan, ia meminta agar data tersebut diverifikasi terlebih dahulu di Instansi terkait. Katanya
"Hari ini kita akan minta bantuan ke TNI dan Polri untuk turun melakukan pendataan dengan sistem jemput bola. Setelah itu harus diverifikasi di Instansi terkait," pangkasnya (NRNews/FJ)

Posting Komentar