pendidikan
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH- NTB. Dengan adanya wabah Corona atau dikenal dengan sebutan Covid 19, pola belajar yang diterapkan di SMA Negeri 1 Batukliang, menurut Hamdi S.Pd selaku Kepala Sekolah, "mungkin sama semua dengan sekolah lainnya didalam naungan Dinas Dikbud Propinsi NTB," ungkapnya kepada NRNews baru baru ini.
Dikatakannya, dalam menyikapi kondisi ini, siswa tidak mungkin kita suruh datang kesekolah untuk belajar. Secara bersama diberbagai daerah, kita memberikan sistem pembelajaran dirumah dengan berbagai bentuk pembelajaran yang efektif.
Misalnya ada yang menggunakan sistem Goggle class room, WA Group, ada juga yang menggunakan email. Semuanya kita kontrol, setiap akhir dari masa tenggang yang diberikan selama tiga kali perpanjangan, sampai tanggal 13 April lalu
Terakhir kita berikan laporan, jumlah guru yang memberikan tugas dan hasil tugasnya bagaimana, metode yang digunakan apa dan yang disampaikan kita evaluasi, alhamdulilah hampir semua guru sudah melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh dari rumah.
Hamdi mengungkapkan, rata rata hampir semua siswa sampai saat ini belum ada yang mengeluh karena kita tekankan jangan sampai kita membuat siswa merasa jenuh dan tertekan dirumah, jadi model tugas pembelajarananya agak ringan tapi mengena ke kompetensi dasar yang dituju," kata Hamdi.
Dari sekian banyak model pembelajaran seperti Goggle class room, WA Group dan email yang banyak digunakan adalah jenis WA Group, namun saya berharap yang paling banyak digunakan sebenarnya Goggle class room. Diakui memang setelah dirinya ditugaskan menjadi kasek di SMA 1 Batukliang, belum ada jenis pelatihan pembelajaran sistem online.
Kita maklum model pembelajaran tidak hanya terfokus pada WA Group dan alhamdulilah ada dua orang guru kita sudah menggunakan model pembelajaran goggle class room.
Inshaa Allah kedepan kita berharap variasi pembelajaran online lebih bervariatif kedepan. Dikatakan Hamdi siswa siswa ini diakui tidak semuanya memiliki HP Android namun dari laporan para wali kelas siswa kita hampir 95 persen sudah memadai HP Android. " jika sesuai jadwal kita nanti berikan kesempatan untuk mengumumkan lulus tidaknya para murid nanti setelah tanggal 4 Mei.
Jadi nilai nilai yang digunakan, kita sudah diberi panduan oleh Dinas Dikbud NTB mengenai kriteria dan dasar dasar kita memberikan penilaian untuk Kelas 12 agar bisa kita nyatakan lulus tidaknya.
Terakhir yakni pembelajaran dirumah itu yang menjadi kelemahan utamanya adalah adalah kuota pulsa untuk murid murid kami," kata Hamdi dengan senyum tipis.
Dikatakakanya untuk Kelas 10 dan 11 pengumuman kelulusan belakangan atau setelah bulan Juni. Dikatakan Hamdi adapun kendala yang dihadapi pihak sekolah memang ada saja namun skalanya kecil, cuma ada beberapa anak yang mengeluh untuk materi yang terlalu padat karena semua guru memberikan tugas walaupun ringan tapi kalau terlalu banyak ya melelahkan juga, tuk mensiasati itu Dinas Dikbud Propinsi sudah memberikan edaran agar sistem penugasan diatur sedemikian rupa oleh sekolah agar tidak memberatkan dan membebani siswa.(NRNews/29)
Hamdi S.Pd : Sikapi Corona Kita Berikan Siswa Pola Belajar Efektif Dirumah
![]() |
| Photo : Hamdi S. Pd Kepala SMA Negeri 1 Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Propinsi NTB |
Dikatakannya, dalam menyikapi kondisi ini, siswa tidak mungkin kita suruh datang kesekolah untuk belajar. Secara bersama diberbagai daerah, kita memberikan sistem pembelajaran dirumah dengan berbagai bentuk pembelajaran yang efektif.
Misalnya ada yang menggunakan sistem Goggle class room, WA Group, ada juga yang menggunakan email. Semuanya kita kontrol, setiap akhir dari masa tenggang yang diberikan selama tiga kali perpanjangan, sampai tanggal 13 April lalu
Terakhir kita berikan laporan, jumlah guru yang memberikan tugas dan hasil tugasnya bagaimana, metode yang digunakan apa dan yang disampaikan kita evaluasi, alhamdulilah hampir semua guru sudah melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh dari rumah.
Hamdi mengungkapkan, rata rata hampir semua siswa sampai saat ini belum ada yang mengeluh karena kita tekankan jangan sampai kita membuat siswa merasa jenuh dan tertekan dirumah, jadi model tugas pembelajarananya agak ringan tapi mengena ke kompetensi dasar yang dituju," kata Hamdi.
Dari sekian banyak model pembelajaran seperti Goggle class room, WA Group dan email yang banyak digunakan adalah jenis WA Group, namun saya berharap yang paling banyak digunakan sebenarnya Goggle class room. Diakui memang setelah dirinya ditugaskan menjadi kasek di SMA 1 Batukliang, belum ada jenis pelatihan pembelajaran sistem online.
Kita maklum model pembelajaran tidak hanya terfokus pada WA Group dan alhamdulilah ada dua orang guru kita sudah menggunakan model pembelajaran goggle class room.
Inshaa Allah kedepan kita berharap variasi pembelajaran online lebih bervariatif kedepan. Dikatakan Hamdi siswa siswa ini diakui tidak semuanya memiliki HP Android namun dari laporan para wali kelas siswa kita hampir 95 persen sudah memadai HP Android. " jika sesuai jadwal kita nanti berikan kesempatan untuk mengumumkan lulus tidaknya para murid nanti setelah tanggal 4 Mei.
Jadi nilai nilai yang digunakan, kita sudah diberi panduan oleh Dinas Dikbud NTB mengenai kriteria dan dasar dasar kita memberikan penilaian untuk Kelas 12 agar bisa kita nyatakan lulus tidaknya.
Terakhir yakni pembelajaran dirumah itu yang menjadi kelemahan utamanya adalah adalah kuota pulsa untuk murid murid kami," kata Hamdi dengan senyum tipis.
Dikatakakanya untuk Kelas 10 dan 11 pengumuman kelulusan belakangan atau setelah bulan Juni. Dikatakan Hamdi adapun kendala yang dihadapi pihak sekolah memang ada saja namun skalanya kecil, cuma ada beberapa anak yang mengeluh untuk materi yang terlalu padat karena semua guru memberikan tugas walaupun ringan tapi kalau terlalu banyak ya melelahkan juga, tuk mensiasati itu Dinas Dikbud Propinsi sudah memberikan edaran agar sistem penugasan diatur sedemikian rupa oleh sekolah agar tidak memberatkan dan membebani siswa.(NRNews/29)

Posting Komentar