Headline
Jumasan : Alhamdulillah masyarakat sangat bersyukur dengan program MCK ini
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Program kegiatan pembangunan MCK di masing masing dusun di desa Pelambik dipertanyakan tokoh pemuda setempat bernama Maryono.
Menurutnya anggaran tersebut tidak jelas pada pengerjaan tersebut masyarakat hanya di berikan semen 5 sak, pasir 1 kijang dongol, batu bata 1000 biji. Menurut penjelasan kepala desa Pelambik bahwa anggaran pengerjaan, masyarakat tidak berhak tahu karena itu rahasia, yang boleh tahu adalah inspektorat dan kejaksaan ketika mereka minta info data, kata Maryono menirukan ucapan Jumasan Kades Pelambik.
Dikatakan Maryono, beliau waktu itu datang kerumah memberikan klarfikasi. Ketika ditanya tentang anggaran penanganan covid 19, BLT, hal itu masih belum jelas kapan keluar kata kades, yang menentukan dari pusat, bukan dari desa mana yang dapat dan tidak dapat bantuan," papar Maryono. Sedangkan pada pengerjaan MCK Seperti salah satu contoh yang di kerjakan saat ini yaitu dusun Bagik Pituk 5 buah dn dusun lainnya. ada 17 dusun, selain itu juga penganggaran penanganan Covid 19 perlu diawasi jangan sampai terjadi permainan anggaran," kata Wakil Ketua DPD KNPI Loteng tersebut.
Sementara itu menurut Jumasan kepada NRNews Sabtu (2/5) dia mengatakan, dirinya selaku Kepala Desa Pelambik menyangkal semua dugaan yang dialamatkan Martono pada dirinya. Pertama mengenai pengerjaan MCK itu sudah dikerjakan sesuai dengan RAB, prosedur dan perencanaan anggarannya sekitar 3 juta rupiah per MCK. dan itu untuk membeli material, berupa pintu, closed, pipa, pasir ukuran satu bak kijang dongol, semen 5 zak batu bata bukan seribu biji tapi dua ribu biji, itu termasuk sebagai pengganti Deker untuk dijadikan septic tank MCK. Kalau pake Deker beresiko pecah makanya kita ganti pakai batu bata," jelas Jumasan.
Dikatakannya untuk pengerjaan MCK dialokasikan ke 17 kekadusan dan masing masing kadus kita beri 5 unit MCK diluar itu ada swadaya dari masyarakat itu sendiri supaya ada motivasi atau semangat mereka dalam berkegiatan demi kepentingan mereka sendiri sehingga jangan mengharapkan bantuan saja," kata Jumasan. Program MCK ini sangat diterima masyarakat dan mereka bersyukur karena masih banyak masyarakat yang belum punya MCK.
Jumasan mengungkapkan, saya sering. Mengingatkan para kadus tidak usah takut mengerjakan program MCK ini, kecuali kalau ada penyimpangan dalam pengerjaan ini, lagipula penganggarannya sejumlah 253 juta untuk MCK ini, berjenjang diawasi mulai dari Kecamatan atau pendamping desa dan perlu saya tegaskan sekali lagi anggaran per unit MCK ini sekitar 3 jutaan dan kalaupun ada informasi yang berkembang diluar kalau penganggarannya sebanyak 5 juta itu adalah informasi hoax bohong, dan fitnah. Inshaa Allah dengan adanya program. MCK Ini masyarakat sangat bersyukur" tegas Jumasan. (NRNews/29)
Proyek MCK, Merasa Difitnah Kades Pelambik Menyangkal
![]() |
| Photo ; Jumasan Kepala Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya |
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Program kegiatan pembangunan MCK di masing masing dusun di desa Pelambik dipertanyakan tokoh pemuda setempat bernama Maryono.
Menurutnya anggaran tersebut tidak jelas pada pengerjaan tersebut masyarakat hanya di berikan semen 5 sak, pasir 1 kijang dongol, batu bata 1000 biji. Menurut penjelasan kepala desa Pelambik bahwa anggaran pengerjaan, masyarakat tidak berhak tahu karena itu rahasia, yang boleh tahu adalah inspektorat dan kejaksaan ketika mereka minta info data, kata Maryono menirukan ucapan Jumasan Kades Pelambik.
Dikatakan Maryono, beliau waktu itu datang kerumah memberikan klarfikasi. Ketika ditanya tentang anggaran penanganan covid 19, BLT, hal itu masih belum jelas kapan keluar kata kades, yang menentukan dari pusat, bukan dari desa mana yang dapat dan tidak dapat bantuan," papar Maryono. Sedangkan pada pengerjaan MCK Seperti salah satu contoh yang di kerjakan saat ini yaitu dusun Bagik Pituk 5 buah dn dusun lainnya. ada 17 dusun, selain itu juga penganggaran penanganan Covid 19 perlu diawasi jangan sampai terjadi permainan anggaran," kata Wakil Ketua DPD KNPI Loteng tersebut.
Sementara itu menurut Jumasan kepada NRNews Sabtu (2/5) dia mengatakan, dirinya selaku Kepala Desa Pelambik menyangkal semua dugaan yang dialamatkan Martono pada dirinya. Pertama mengenai pengerjaan MCK itu sudah dikerjakan sesuai dengan RAB, prosedur dan perencanaan anggarannya sekitar 3 juta rupiah per MCK. dan itu untuk membeli material, berupa pintu, closed, pipa, pasir ukuran satu bak kijang dongol, semen 5 zak batu bata bukan seribu biji tapi dua ribu biji, itu termasuk sebagai pengganti Deker untuk dijadikan septic tank MCK. Kalau pake Deker beresiko pecah makanya kita ganti pakai batu bata," jelas Jumasan.
Dikatakannya untuk pengerjaan MCK dialokasikan ke 17 kekadusan dan masing masing kadus kita beri 5 unit MCK diluar itu ada swadaya dari masyarakat itu sendiri supaya ada motivasi atau semangat mereka dalam berkegiatan demi kepentingan mereka sendiri sehingga jangan mengharapkan bantuan saja," kata Jumasan. Program MCK ini sangat diterima masyarakat dan mereka bersyukur karena masih banyak masyarakat yang belum punya MCK.
Jumasan mengungkapkan, saya sering. Mengingatkan para kadus tidak usah takut mengerjakan program MCK ini, kecuali kalau ada penyimpangan dalam pengerjaan ini, lagipula penganggarannya sejumlah 253 juta untuk MCK ini, berjenjang diawasi mulai dari Kecamatan atau pendamping desa dan perlu saya tegaskan sekali lagi anggaran per unit MCK ini sekitar 3 jutaan dan kalaupun ada informasi yang berkembang diluar kalau penganggarannya sebanyak 5 juta itu adalah informasi hoax bohong, dan fitnah. Inshaa Allah dengan adanya program. MCK Ini masyarakat sangat bersyukur" tegas Jumasan. (NRNews/29)

Posting Komentar