Lombok Timur
NURANI RAKYAT NEWS – LOMBOK TIMUR, NTB. Akhirnya 14 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terindikasi berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Lombok Timur dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumahnya.
“Hari ini sebanyak 21 orang pasien PDP yang dirawat di RSUD dinyatakan sembuh. 7 pasien lainnya merupakan anggota keluarga dari beberapa pasien Nakes itu,” kata Dr. Syarif Hidayatullah, Direktur RSUD Kabupaten Lombok Timur di Selong, Senin (11/05/2020).
Dr. Syarif Hidayatullah menyampaikan, sebelumnya 21 pasien PDP tersebut sudah dua kali dilakukan test swab di rumah sakit dan hasil pemeriksaannya dinyatakan negatif. Adapun 14 Nakes berasal dari Puskesmas Kotaraja sebanyak 6 orang, Puskesmas Terara 7 orang, serta dari Puskesmas Suela 1 orang.
Terpisah, Sanurul salah seorang tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan sembuh mengapresiasi kinerja para tenaga medis yang telah bekerja maksimal dalam merawat pasien dengan fasilitas yang ada. Ia juga meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, selain itu hal paling penting yang harus dipahami oleh masyarakat adalah pengetahuan mengenai perbedaan status pasien Covid-19.
“Jangan sampai orang yang positif reaktif hasil rapid tes dikatakan positif terpapar Covid-19, yang menentukan orang berstatus positif Covid-19 adalah hasil pemeriksaan tes swab,” ujarnya. (NRNews/ FJ)
Update Covid-19 Lotim, 21 Pasien PDP Dinyatakan Sembuh
![]() |
| Photo : Dr. Syarif Hidayatullah Direktur RSUD Kabupaten Lotim |
“Hari ini sebanyak 21 orang pasien PDP yang dirawat di RSUD dinyatakan sembuh. 7 pasien lainnya merupakan anggota keluarga dari beberapa pasien Nakes itu,” kata Dr. Syarif Hidayatullah, Direktur RSUD Kabupaten Lombok Timur di Selong, Senin (11/05/2020).
Dr. Syarif Hidayatullah menyampaikan, sebelumnya 21 pasien PDP tersebut sudah dua kali dilakukan test swab di rumah sakit dan hasil pemeriksaannya dinyatakan negatif. Adapun 14 Nakes berasal dari Puskesmas Kotaraja sebanyak 6 orang, Puskesmas Terara 7 orang, serta dari Puskesmas Suela 1 orang.
Terpisah, Sanurul salah seorang tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan sembuh mengapresiasi kinerja para tenaga medis yang telah bekerja maksimal dalam merawat pasien dengan fasilitas yang ada. Ia juga meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan, selain itu hal paling penting yang harus dipahami oleh masyarakat adalah pengetahuan mengenai perbedaan status pasien Covid-19.
“Jangan sampai orang yang positif reaktif hasil rapid tes dikatakan positif terpapar Covid-19, yang menentukan orang berstatus positif Covid-19 adalah hasil pemeriksaan tes swab,” ujarnya. (NRNews/ FJ)

Posting Komentar