Headline
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Selesai melakukan senam pagi dihalaman Kantor Bupati, Jumat (24/7) didepan belasan wartawan Lombok Tengah HM. Suhaili FT SH mengatakan, Untuk tetap menjaga keamanan kebersihan dalam melaksanakan protocol Covid 19 mari kita saling menguatkan kewaspadaan dan disiplin demi kemaslahatan kita semua. Kita jangan meremehkan dan menganggap penyakit Corona itu tidak ada, oleh karena itu kita harus tetap waspada, seperti kita ketahui, penyakit ini tidak nampak atau tidak kelihatan seperti yang selalu saya katakan," papar Suhaili. Penyakit Ini diakui masih menakutkan karena salah satu penyebab bahwa penyakit ini tidak nampak, maka sangat disayangkan jika masyarakat masih saja seperti tidak percaya dengan keberadaan penyakit ini.
Perlu diketahui para ahli ahli kita belum memahami secara mendalam tentang penyakit Covid 19 ini, mereka masih butuh pendalaman terus dan karakternya berubah ubah," kata Bupati. Diketahui WHO sendiri mengatakan penularan virus ini bisa lewat udara dan yang kedua karakter masing masing bangsa dan Negara juga beda beda dalam menyikapi tentang Covid ini.
Dicontohkan Suhaili, orang jatuh dari sepeda motor saja bisa kena Covid, apalagi yang memang sahabatnya Covid 19 seperti Pnemonia, sesak Nafas, TBC dan penyakit lainnya yang rentan dengan pelemahan kekebalan tubuh atau mengancam imun kita. Itu yang kita harapkan supaya masyarakat, keluarga dan kita semua dapat memahami tentang ancaman Covid ini," kata Suhaili
Selain Itu dijelaskannya mengenai hasil pantauannya ketengah masyarakat, Suhaili mengatakan, alhamdulillah itu sudah bagus kita semua bersinergi, bergerak dan berihtiar bersama jaga kebersihan, jaga kesehatan, jaga aktivitas, jaga jarak dan selalu pakai masker
Berdasarkan serapan ditengah masyarakat kira kira yang perlu ditindaklanjuti bersama Pemerintah adalah bagaimana semua seiring sejalan semua unsur baik pemerintah dan masyarakat terutama pemerintah dan semua jenjang tingkat pemerintah yang ada mulai dari dusun terus sampai keatas terus bersinergi selaras dan harus konsisten, karena biasanya kita ini kadang kadang " hangat hangat tai ayam," seloroh Bupati. Ditegaskannya protocol Covid tetap kita laksanakan
Diumpamakan Bupati, Lombok Tengah ini seperti gergaji, grafiknya turun naik. Sebelumnya dibawah angka 10 itu turun naik turun naik lagi. Dan OTG atau orang yang tanpa gejala ini yang bahaya dan tidak nampak gejalanya dan gejalanya pun macam macam," kata Bupati.
Contoh misalnya orang mencret juga bisa dikatakan OTG dan itu adalah salah satu contoh gejala yang lainnya seperti batuk, pilek dan demam dan malah semakin bervaraisi yang namanya gejala dan kita semakin pusing dibuatnya," sesal Suhaili. Untuk amannya semua pihak, mari kita sama sama menjaga kebersihan dan tetap mematuhi protocol Covid 19
Covid 19 masih mengancam kami minta masyarakat tetap waspada dan saya minta tolong ini harus tetap kita suarakan," pinta Bupati kepada awak media pada acara temu wartawan dan media setiap hari Jumat seusai melakukan senam pagi bersama seluruh jajaran Pemda Loteng dikantor Bupati baru di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah.(*/Adv kerjasama Humas Pemda Loteng)
Covid 19 Masih Mengancam Bupati Himbau Agar Masyarakat Tetap Waspada
![]() |
| Photo ilustrasi : Bupati HM. Suhaili FT SH didampingi HL. Fathul Bahri SIP Wakil Bupati Lombok Tengah saat bersama wartawan Lombok Tengah dikantor Bupati baru di Desa Puyung Kecamatan Jonggat. |
Perlu diketahui para ahli ahli kita belum memahami secara mendalam tentang penyakit Covid 19 ini, mereka masih butuh pendalaman terus dan karakternya berubah ubah," kata Bupati. Diketahui WHO sendiri mengatakan penularan virus ini bisa lewat udara dan yang kedua karakter masing masing bangsa dan Negara juga beda beda dalam menyikapi tentang Covid ini.
Dicontohkan Suhaili, orang jatuh dari sepeda motor saja bisa kena Covid, apalagi yang memang sahabatnya Covid 19 seperti Pnemonia, sesak Nafas, TBC dan penyakit lainnya yang rentan dengan pelemahan kekebalan tubuh atau mengancam imun kita. Itu yang kita harapkan supaya masyarakat, keluarga dan kita semua dapat memahami tentang ancaman Covid ini," kata Suhaili
Selain Itu dijelaskannya mengenai hasil pantauannya ketengah masyarakat, Suhaili mengatakan, alhamdulillah itu sudah bagus kita semua bersinergi, bergerak dan berihtiar bersama jaga kebersihan, jaga kesehatan, jaga aktivitas, jaga jarak dan selalu pakai masker
Berdasarkan serapan ditengah masyarakat kira kira yang perlu ditindaklanjuti bersama Pemerintah adalah bagaimana semua seiring sejalan semua unsur baik pemerintah dan masyarakat terutama pemerintah dan semua jenjang tingkat pemerintah yang ada mulai dari dusun terus sampai keatas terus bersinergi selaras dan harus konsisten, karena biasanya kita ini kadang kadang " hangat hangat tai ayam," seloroh Bupati. Ditegaskannya protocol Covid tetap kita laksanakan
Diumpamakan Bupati, Lombok Tengah ini seperti gergaji, grafiknya turun naik. Sebelumnya dibawah angka 10 itu turun naik turun naik lagi. Dan OTG atau orang yang tanpa gejala ini yang bahaya dan tidak nampak gejalanya dan gejalanya pun macam macam," kata Bupati.
Contoh misalnya orang mencret juga bisa dikatakan OTG dan itu adalah salah satu contoh gejala yang lainnya seperti batuk, pilek dan demam dan malah semakin bervaraisi yang namanya gejala dan kita semakin pusing dibuatnya," sesal Suhaili. Untuk amannya semua pihak, mari kita sama sama menjaga kebersihan dan tetap mematuhi protocol Covid 19
Covid 19 masih mengancam kami minta masyarakat tetap waspada dan saya minta tolong ini harus tetap kita suarakan," pinta Bupati kepada awak media pada acara temu wartawan dan media setiap hari Jumat seusai melakukan senam pagi bersama seluruh jajaran Pemda Loteng dikantor Bupati baru di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah.(*/Adv kerjasama Humas Pemda Loteng)

Posting Komentar