Modernisasi Dan penerapan IT Sangat Penting Untuk Menekan Biaya Usaha Tani
![]() |
| Photo : Ir. L Iskandar SP Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah |
Sehingga dengan demikian biaya usahatani jadi rendah dan efisien sehingga memungkinkan komoditi pertanian kita mampu bersaing dipasar lokal, regional dan global. Hal tersebut dikatakan oleh Ir. l. Iskandar SP Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah melalui prees releeasenya baru baru ini
Dikatakan Iskandar, Khusus penggunaan Combine Harvester Besar ( CHB ) tidak disemua lahan dapat dipergunakan karena kondisi geografis yang berbeda disamping itu status pemilikan lahan kita juga sempit, untuk menjawab persoalan ini Tahun 2018 Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah memberikan bantuan 65 unit Power Treser yang multiguna berikut river 65 unit dan terpal 65 satu paket kepada 260 KK buruh tani tujuannya agar mereka bisa mengoperasikan untuk panen pada lahan2 sempit, semua itu membuktikan bahwa Pemerintah pro terhadap buruh tani jadi tidak termarginalkan
Selanjutnya perlu kami sampaikan bahwa Alsintan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah mulai dari alat pra panen maupun pasca panen berasal dari berbagai sumber ( APBN POKIR DPR Pusat, APBN Pusat, APBN Provinsi, POKIR DPRD Kabupaten ) dengan cara pengelolaan yang berbeda-beda, yang dari POKIR DPR Pusat dan Kabupaten Hibah sedangkan yang dari reguler Kementan RI menjadi Brigade Kelompok berstatus sebagai peminjam karena barang-barang tersebut sudah masuk dalam Neraca Aset Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah," paparnya.
Kemudian terkait dengan pengelolaannya memang kami sadari masih belum maksimal sehingga dibutuhkan sistem pelaporan secara rutin terhadap operasionalnya dilapangan sehingga pendampingan oleh PPL mutlak harus dilaksanakan, tapi Insya Allah kami akan berusaha untuk itu sehingga tidak menguntungkan segelintir orang tertentu
Beberapa bulan yang lalu ada LSM yang melaporkan ke Kejaksaan Negeri Praya sehingga pada saat itu Audit Investigasi dilakukan oleh BPKP Nusa Tenggara Barat dan syukur alhamdulillah tidak menemukan indikasi yang mengarah ke kerugian negara hanya saja disarankan agar pembinaannya lebih di optimalkan," ungkap Iskandar. (NRNews/29)

Posting Komentar