24 C
id

Panen Pedet di Barabali Loteng Menteri Pertanian Kucurkan Bantuan Untuk NTB



Photo : Menteri Pertanian RI Sahrul Yassin Limpo saat menghadiri acara panen Pedet 2020 di Desa Barabali Lombok Tengah NTB

NURANIRAKYAT NEWS Lombok Tengah-NTB. Pelaksanaan panen Pedet yang diadakan di Desa Barabali Kecamatan Batukliang Lombok Tengah NTB pada hari Sabtu (22/8) dihadiri Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo beserta jajarannya, kemudian Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Danrem 162/WB Kolonel czi. Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolda NTB Irjenpol M. Iqbal, Bupati Loteng HM. Suhaili FT dan para Bupati walikota di NTB hingga ribuan masyarakat turut hadir pada acara tersebut.

Mengawali acara, beberapa bantuan dari kementan khusus sektor peternakan untuk propinsi NTB langsung diserahkan sejumlah 10.853. 784 000 rupiah, khusus untuk Lombok Tengah mendapat 1.790. 220.000 rupiah. Selain itu juga bantuan diserahkan secara simbolis


adalah itik 10 ribu ekor diterima Kepala Dinas pertanian/peternakan Propinsi NTB. Sapi potong  40 ekor dan itik 2000 ekor diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Loteng. 

kemudian KUR Peternakan dari BRI senilai 178. 481000 000 diterima secara simbolis oleh bapak Hamdi dan bapak Najamudin, kemudian polis asuransi usaha Ternak sapi diterima Propinsi sebanyak 1669 ekor dan klaim asuransi usaha ternak sapi sebesar 1.067.350. 000. Semua bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Sahrul Yasin.

Selesai penyerahan bantuan dalam sambutannya Yasin Limpo mengatakan, kali ini ia didampingi semua Dirjennya. Yasin Limpo


mengatakan untuk KUR pertanian kalau bisa jangan minta 200 milyar ke bawah bila perlu diatas 300 atau 400 milyar baru saya senang,"ungkapnya. Dalam panen Pedet yang merupakan hasil ihtiar bersama sesuai dengan slogan "  Si Komandan, yang artinya Sapi kerbau komunitas andalan Negeri dan disini saya melihat ada semangat kegairahan untuk mengembangkan peternakan di NTB.

Dikatakan Menteri, kalau pertanian itu didalamnya ada perkebunan. Untuk mengetahui animo itu lihat aja para tokohnya, kalau gubernur dan Bupatinya bergairah, maka pertanian pasti berhasil. Contohnya saya adalah bekas Lurah, Camat, Sekwilda, Bupati 20 tahun Wakil Gubernur 5 tahun dan saya Gubernur 10 tahun dan kalau seperti ini gaya Gubernur NTB, Maka pasti oke punya," selorohnya

Dijelaskannya, disaat seperti ini tidak ada dunia yang tidak lemah oleh Covid 19, contohnya negara adidaya Amerika Serikat minusnya  20 % begitu juga Jepang sampai diatas 28 % minusnya ini jarang terjadi, jadi pelemaham ekonomi sekarang ini adalah untuk yang pertama kalau, dan yang paling menjanjikan bertahan diera covid 19 seperti ini adalah sektor pertanian yang didalamnya ada peternakan

Jika kita mau bertahan pada sisi pelemahan yang ada, mari kita masuk ke pertanian, dan sudah benar strateginya pak Gubernur pak Walikota dan pak Bupati kembali melirik pertanian lebih kuat, kenapa ? Karena yang paling sedikit kena Covid adalah petani," jelas Menteri. Karena terbiasa dengan Matahari dan terbiasa berkeringat dan mengurus pertanian itu terbiasa tidak berkumpul kumpul dan makanan yang dimakan adalah makanan yang ditanam dan selalu segar dan itu membuat imun tubuh semakin naik. 

Kemudian pertanian itu tidak kenal krisis dan perputaran perekonomian pada pertanian tidak pernah bisa surut dan tetap pada sistim perdagangan yang selalu terbuka buktinya sekarang diera kedua kwartal ini ada 2 yaitu pertanian sebesar 16,4 % dan Telekomunikasi naiknya sekitar 1,4 %  dan ekspor kita dari bulan ke bulan selalu naik terus contohnya kemarin 12,6, bulan lalu 15,4 %  dan sekarang ini 22,1 % ekspor dan lapangan kerja selalu terbuka.

Diketahui saat ini kita masih impor daging sapi dari berbagai Negara luar diatas 280 ribu ton atau sama dengan kita impor setiap tahun diatas 1, 2 juta ekor dan sekarang masa kita harus tetap impor dan mau beli dari Negara luar oleh karena itu atas keinginan yang kuat dari Gubernur ditambah dengan kelompok kelompok tani yang ada, maka pertanian yang ada di NTB harus bergerak lebih kuat khususnya peternakan dan alhamdulilah hari ini kita masuk melalui panen Pedet yang ada. Oleh karena itu mendatang akan ada program 1 desa memelihara 200 ekor sapi.

Sesuai perintah Presiden yang kita pelihara adalah jenis sapi Limousin yang tiga kali lebih besar dari sapi Brahma, nanti sistimnya 1 orang pelihara 2 ekor sapi dan itu dikandangkan itu disiapkan perklaster 1 desa dan klasternya itu dikelompokkan menjadi 5 Desa berarti ada seribu sapi. Nantinya disana ada gudang dan pabrik industri pakan kecil dilokasi, menariknya NTB ada dalam urutan prioritas nomor satu dimeja Presiden," kata Yasin Limpo.

Kedepan saya berharap NTB sudah bisa berada ditengah Tengah, dari dulu kita juga banyak belajar tentang sapi di NTB dan ini adalah kesempatan baik untuk terus kita dorong begitu juga unggas dan lainnya juga bisa menjadi pilihan karena menurut saya tidak ada petani yang rugi dan tidak berhasil terkecuali mereka salah manajemen dan penerapan. Oleh karena itu saya berharap NTB kedepan," maju dengan penuh kekuatan, khususnya peternakan pertanian dengan tanaman pangan dan lain sebagainya. (NRNews29/Adv kerjasama Humas)



Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4