24 C
id

765 Pedagang Pasar Jelojok Sumber PAD Terbesar

Photo: Pasar Jelojok Kopang Lombok Tengah NTB

NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOKTENGAH-NTB. Selain dinobatkan sebagai Pasar Tersehat se NTB, Pasar Jelojok-Kopang-Lombok Tengah (Loteng) juga punya potensi terbaik lainnya. Potensi ini terutama sebagai pemasok Pendapatan Asli Daerah (PAD) Loteng.

Pelaksana tugas (plt) Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Sarana Distribusi dan Perdagangan Pasar Kopang, Baik Elny Susanti, ST mengemukakan, dari 765 jumlah pedagang yang ada di Pasar Jelojok, mereka dinilai sebagai pemasok PAD terbesar. 765 pedagang ini, Elny merinci, pedagang kios sebanyak 189 orang dan pedagang lapak 576 orang.

“Di UPTD, kami sudah memiliki koordinator masing-masing. Dari koordinator sarana  prasarana dan retribusi, Perdagangan, TU, Kebersihan, Keamanan serta didukung oleh Cleaning Service (CS), Juru Pungut serta Security,” rinci Elny di ruang kerjanya Minggu (8/11/20).

Menurut Elny, seluruh pendapatan yang dipungut perhari, langsung disetor ke Bank NTB. Setiap pedagang lapak dan kios dibebankan per hari sebesar Rp 8.500. Jumlah ini dirujuk dari Peraturan Bupati (Perbup) Loteng nomor 8 tahun 2020 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Pasar Jelojok dan Renteng.

Lebih rinci dikemukakan Elny, Pasar rakyat Jejojok dan Pasar rakyat Renteng, masuk dalam klasifikasi pasar rakyat tipe A. Tipe ini, merupakan pasar dengan operasional harian berkapasitas pedagang sedikitnya 400 orang. Atau luas lahan sedikitnya 5000 M2.

“Dari sisi pelaporan juga dinilai Bank Dunia cukup apresiatif. Karena kami melaporkan perkembangan pengelolaan per hari, minggu, dan bulan,” sebut wanita ramah ini.

Dikalkulasikan Elny, per hari pihaknya menyetor retribusi sebesar Rp.4,8 juta lebih atau Rp.146,8 juta lebih per bulan. Ini sumber dari pedagang lapak, belum dirinci dari pedagang kios yang jumlahnya mencapai 189 orang. Jika dihitung, baik pedagang lapak dan Kios menjadi 765 pedagang yang ada di pasar seluas 3,14 Ha.(hektar) ini.

“Rata-rata perhari, per bulan dan pertahun bisa kita hitung nilainya. Ini baru dari sisi pedagang, belum pendapatan dari pedagang musiman,” papar Elny.

Sebagai bentuk kesuksesan ini lanjut Elny, berkat kerjasama dengan empat bidang koordinator yang ada. Semua berikhtiar, menjadikan pasar Jelojok Kopang sebagai wadah untuk mensejahterakan pedagang dan masyarakat setempat. Kendati statusnya masih sebagai plt. namun tidak mengurangi rasa optimisme untuk mengelola pasar dengan baik dan professional.

Target PAD masih dipasok dari pedagang lapak dan kios sebanyak 765 orang. Per hari  dipungut retribusinya sebesar Rp.8500. 

“Namun karena masih kondisi covid, beberapa pedagang masih belum melakukan aktivitasnya,” kata Koordinator bidang sarpras dan retribusi, Suherman diamini koordinator bidang yang lain.(NRNews/007)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4