Dibalik Gagalnya Pergantian Nama BIL Menjadi BIZAM
Zamharir : Dinilai Provokatif Dan Memecah Belah Masyarakat Lingkar Bandara, Kadispar NTB Harus Dicopot Gubernur
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB Terkait dengan Polemik pergantian nama Bandara Internasional Lombok menjadi BIZAM semakin berbuntut panjang apalagi setelah
![]() |
| Zamharir |
adanya campur tangan Kadis Pariwisata NTB. Hal ini berpengaruh terhadap aksi demonstrasi masyarakat lingkar bandara yang menolak keras pergantian itu dilakukan Hari Minggu, 15 Nopember 2020 jam 15.30 Wita di bundaran By Pass depan Bandara Internasional Lombok/BIL
Dalam press rellease yang dialamatkan kepada NRNews Senin (16/11) Zamharir, selaku Sekretaris Komunitas Pemerhati pembangunan Daerah ( KPPD ) mengatakan," Surat Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Nomor: 800/954/Dispar-VI/2020 dinilai ngawur dan tidak legitimit, bagaimana tidak.
Menurut, Zamharir, tindakan Kadispar Provinsi itu melampaui batas diluar tupoksi dan kewenangan, seharusnya ini leading sektor Dinas Perhubungan bukan pariwisata "ini ada apa," tanya Zamharir. Lebih lanjut Zamharir mengatakan bahwa rencana perubahan branding nama bandara itu juga tidak sesuai dengan SK Kemenhub sebelumnya, terkait soal pergantian nama BIL menjadi BIZAM
Zamharir melalui lembaganya menuntut dan mendesak Gubernur NTB DR. Zulkifliemansyah agar segera mencopot Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat dari jabatannya Menurut Zam, masyarakat menilai pola-pola pendekatan yang dilakukan oleh Kadispar Provinsi NTB itu dinilai terkesan provokatif, memecah belah dan dapat menimbulkan konflik ditengah-tengah masyarakat
Dengan tegas Zamharir mengatakan kami masyarakat Lombok Tengah menolak Kadis Pariwisata Nusa Tenggara Barat hadir ditengah-tengah kami," Tandasnya. (NRNews29)

Posting Komentar