24 C
id

Melecehkan Media Masa KJLT Siap Polisikan KPUD


NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB Sikap KPUD Lombok Tengah yang melarang wartawan melakukan peliputan pada saat debat kandidat calon bupati / wakil bupati beberapa hari lalu, selain tidak profesional juga pura2 tidak tahu aturan. Alasan karena covid dari KPUD itu hanya alasan pembenarnya

H. Adi Supriadi SH S.Pdi

saja."Orang - orang yang ada di KPU itu pasti sudah faham dengan aturan, namun sayangnya pura-pura tidak tahu,"ucap Ketua Komunitas Jurnalis Lombok Tengah ( KJLT ) H. Adi Supriadi.

Dengan demikian KPU sudah melanggar aturan dan Undang-Undang sehingga sudah cukup unsur untuk persoalkan dan di laporkan." Kami dari KJLT siap untuk untuk membawa masalah ini ke ranah hukum, jadi bagi kami KPUD tidak cukup sekadar minta maaf kepada teman pers,namun aturan tetap harus di tegakkan,"imbuhnya. 

menurutnya sikap KPUD yang melarang wartawan masuk meliput debat tersebut adalah bukti ketidak beresan kinerja KPU. Ternyata pemerintah sia-sia menggaji orang2 yang tidak profesional.

Di Lombok Tengah ada beberapa organisasi insan pers." Kami nantinya akan coba bertemu dan membahas masalah tersebut apakah akan menunjuk kuasa hukum atau tidak itu tergantung kesepakatan,"tambahnya. 

KJLT dalam hal ini siap memboikot peliputan di KPUD jika itu yang akan membuat KPUD menjadi jera."Pelarangan terhadap wartawan dalam melaksanakan tugasnya seperti ini hanya ada di zaman orde baru, lalu apakah kita harus kembali ke zaman orde baru, untuk menyelesaikan masalah ini kami berharap semua organisasi wartawan sepakat untuk membawa kasus ini ke ranah hukum sekaligus memboikot peliputan di KPUD" pungkasnya.(NRNews/29)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4