24 C
id

NTB Inisator Kampung Sehat Tangguh Covid 19


 Nurani Rakyat News Mataram NTB - Lomba Kampung Sehat di Provinsi Nusa Tenggara Barat diakui banyak pihak sebagai ide yang pantas diajungi jempol. Betapa tidak, konsep ini telah membuka cakrawala berpikir masyarakat dalam menghadapi pandemi covid 19 yang telah berdampak luas dalam kehidupan masyarakat.

Hadirnya Lomba Kampung Sehat di Provinsi Nusa Tenggara Barat terbukti mampu meredam kepanikan saat awal merebaknya pandemi covid-19. Dengan adanya lomba besutan Polda NTB yang menggandeng Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti ini membuat masyarakat NTB sibuk "menyehatkan" desanya, alih-alih larut dalam kepanikan.

"Karena walaupun sederhana konsep Pak Kapolda NTB  ini luar biasa. Dapat meredam ketakutan masyarakat dan di desa-desa berlomba jadi kampung sehat. Ide ini brilian!" ujar Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, saat membuka acara Kampung Sehat Award di Senggigi, Senin 9 Oktober 2020.

Lomba Kampung Sehat se-NTB yang dimulai sejak awal tahun lalu ini berakhir pada 9 November lalu. Lomba ini sendiri terdiri dari 3 kategori yakni Kategori Desa, Tempat, dan Tokoh. 

Kegiatan ini mendapat banyak respon positif dan juga partisipasi dari masyarakat. Kampung Sehat dinilai berhasil menjadi energi baru di dalam penanganan Covid-19 di NTB 

Dalam momen ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengapresiasi inisiasi Polda NTB berkat terobosan program Kampung Sehat NTB 2020. Ia menilai kehadiran lomba Kampung Sehat telah berhasil membuat masyarakat NTB berlomba-lomba untuk merawat desanya.

“Walaupun sederhana, proses yang di inisiasi oleh Kapolda ini luar biasa. Ketika dicanangkan Kampung Sehat, masyarakat di desa-desa sampai pelosok, di pinggir pantai dan puncak gunung-gunung, hilang kekhawatiran dan mereda ketakutannya dan berlomba-lomba merawat kampungnya untuk menjadi Kampung Sehat,” ucapnya.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini kemudian mengatakan dengan adanya lomba Kampung Sehat telah menghadirkan sebuah harapan. Harapan yang dimaksud yakni untuk menjuarai kompetisi Kampung Sehat dengan cara yang positif.

“Sekali lagi terima kasih pak Kapolda, teman-teman Polri dan TNI yang kami saksikan sampai kampung-kampung dan desa-desa memastikan Kampung Sehat ini sukses hingga puncak acaranya yang kita rayakan pada hari ini,” pungkas Bang Zul.

Puncak acara Kampung Sehat turut dihadiri oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Mewakili Kapolri. Ia menyambut baik program Kampung Sehat NTB yang merupakan bentuk penjabaran dari gagasan Kapolri yakni Kampung Tangguh Nusantara.

Agus kemudian menjelaskan bahwa tujuan adanya Kampung Sehat utamanya adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19 serta dampak yang diakibatkan.

“Program Kampung Sehat di wilayah Provinsi NTB diharapkan dapat membantu perekonomian dan mendukung Ketahanan pangan masyarakat,” terangnya.

Pandemi Covid-19 yang juga turut berdampak tidak hanya di bidang kesehatan melainkan juga di bidang ekonomi, keagamaan, sosial, dan budaya serta keamanan diharapkan dapat diatasi bersama. Terlebih, saat ini tujuh dari sepuluh kabupaten/kota di NTB sedang melaksanakan Pilkada.

“Di sinilah peran Polri dibutuhkan agar potensi gangguan tidak berkembang menjadi gangguan nyata. Seluruh anggota Polri harus ekstra berkeja keras dengan mengedepankan tindakan promotif dan preventif. Inilah bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan Polri yang profesional, moderen dan terpercaya,” jelasnya.

Kabaharkam juga turut memuji peran dan kontribusi Kampung Sehat yang telah membuat NTB tidak berada dalam zona merah dan hampir semua daerahnya telah masuk ke zona kuning. Untuk itu Ia berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh Forkopimda khususnya Polda NTB atas dedikasi dalam menekan laju Covid-19.

 “Kepada para pemenang yang terpilih menjadi juara saya ucapkan selamat atas keberhasilan saudara dan wilayah saudara terpilih sebagai juara. Mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta melaksanakan pilkada yang aman, damai, sejuk dan sehat,” ajaknya.

Sebelumnya, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal kembali menjabarkan pengertian Kampung Sehat NTB, yang mana kata Sehat dalam hal ini memiliki akronim, “Steril, Ekonomi Produktif, Harmonis, Asri dan Tangguh”.

“Alhamdulillah, pada awal 19 Juni 2020, Kampung Sehat ini dilaunching, dan Alhamdulillah juga, tanpa melebih-lebihkan, tanpa ada perasaan puas, kami merasa Kampung Sehat ini adalah tools untuk mengintervensi paparan Covid-19,” ungkap Iqbal.

Iqbal turut pula mengapresiasi kekompakan Forkopimda NTB yang begitu rutin melakukan pertemuan guna membahas strategi dan langkah apa saja dalam menangani pandemi Covid-19. Begitu juga dengan apel setiap bulan yang dilakukan untuk memantapkan koordinasi antar tiga pilar, yakni Pemerintah, TNI dan Polri.

“Setiap bulan kami melaksanakan apel tiga pilar, mengecek teman-teman Kapolsek, Danramil, Camat, Lurah, Babinsa dan juga Bhabinkamtibmas bagaimana semangatnya,” lanjutnya.

Terakhir, Iqbal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan lomba Kampung Sehat. “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan bapak Gubernur, seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Provinsi, seluruh stakeholder yang ada, dan juga kepada Bupati Walikota se-NTB yang sangar luar biasa,” tutup Iqbal.

Pemenang Lomba Kampung Sehat NTB 2020

Berikut ini adalah desa-desa yang berhasil mendapatkan predikat Kampung Sehat NTB 2020 dan juara kategori-kategori yang diperlombakan;

Kategori Juara Kampung Sehat 2020

Juara I ; Desa Kembang Kuning Lombok Timur

Juara II ; Desa Pernek Sumbawa

Juara III ; Desa Mura Sumbawa Barat

Kategori Tempat Wisata Tersehat ; Pantai Tanjung Bias Lombok Barat

Kategori Pasar Tersehat ; Pasar Taliwang Sumbawa Barat

Kategori Tempat Ibadah Tersehat ; Masjid Al Amanah Lombok Timur

Kategori Tokoh/Sosok Terbaik

Bupati Terbaik ; Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmi

Sekda Terbaik, Sekda Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik

Kapolres Terbaik, Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S. IK

Dandim Terbaik, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudi Kurniawan

Kepala Dinas Kesehatan Terbaik, Kadikes Lombok Barat, Drs. H. Rachman Sahnan Putra, M. Kes

Camat Terbaik ; Camat Cakranegara, Muhammad Erwan

Kapolsek Terbaik ; Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta, SH

Danramil Terbaik, Danramil Monta, Syaharuddin, SE

Kepala Desa/Lurah Terbaik ; Lurah Arab Kenangan Taliwang Sumbawa Barat, Erni Patriany

Babinsa Terbaik ; Babinsa Bilebante, Loteng, Sirtu Moh. Sohdi

Bhabinkamtibmas Terbaik ; Bhabinkamtibmas Baka Jaya Dompu, Brigadir Agus Salim

Juara Favorit Versi Pembaca Koran Lombok Post ; Taman Seruni Kelurahan Taman Sari Ampenan Kota Mataramm  

Desa Kembang Kuning

Kapolda NTB melalui Kabid Humas Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si mengungkapkan bahwa berdasarkan penilaian tim juri independen dari dua perguruan tinggi negeri (PTN) yang ditunjuk, Desa Kembang Kuning dinilai sebagai desa yang telah memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

“Lomba Kampung Sehat yang mengusung jargon ‘Nurut Tatanan Baru’, yang akronimnya sama dengan akronim Nusa Tenggara Barat yakni NTB ini, memakai tim juri independen dari Unram dan UIN Mataram. Artinya, penetapan Desa Kembang Kuning sebagai Terbaik Pertama itu bukan rekayasa, tapi karena memang sudah sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditentukan atau dipersyaratkan,” ungkap Kabid Humas Polda NTB.

Dikatakan, seperti yang telah ditayangkan langsung saat acara Anugerah Awards Kampung Sehat NTB 2020, Senin (9/11) lalu di Ballroom Kila Beach Hotels Senggigi Lombok Barat, dibandingkan desa-desa peserta Lomba Kampung Sehat NTB yang lain, Kembang Kuning mendapat nilai tertinggi termasuk dengan dua nominator terbaik.

“Secara umum Desa Kembang Kuning mendapatkan nilai tertinggi dan merata di semua indikator, baik itu indikator kelembagaan, kesehatan, sosial ekonomi, dan indikator kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat, red),” katanya.

Untuk diketahui, Desa Kembang Kuning sebagai peraih Terbaik I Lomba Kampung Sehat NTB dari sisi kelembagaan, telah memiliki peraturan desa (Perdes) yang cukup memadai sebagai dasar hukum, dalam kebijakan indikator kesehatan, keamanan, dan sosial ekonomi termasuk dalam penanganan Covid-19.

Di bidang kesehatan, sistem yang dikembangkan telah berjalan efektif terutama sistem pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

“Pun di bidang sosial ekonomi, desa ini banyak memiliki inovasi dalam pengembangan ekonomi, khususnya melalui inovasi desa wisata yang dibarengi dengan terobosan di bidang BUMDes (Badan Usaha Milik Desa, red) yang berkembang cukup pesat,” jelas Kombes Artanto.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa di bidang kamtibmas, Desa Kembang Kuning telah dengan ketat mengembangkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Bahkan dalam penanganan kasus ringan, di Desa Kembang Kuning lebih mengedepankan diselesaikan melalui meknisme restorative justice.

Demikian beberapa keunggulan Desa Kembang Kuning, sehingga mampu menyisihkan ratusan peserta Lomba Kampung Sehat NTB lain, dan menempatkan diri di posisi Terbaik I sesuai hasil penilaian tim juri.

Dampak Lomba Kampung sehat

Program yang telah berlangsung selama 3  bulan ini, secara keseluruhan memiliki dampak positif yang dapat mengurangi peningkatan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah.

“Sebagai contoh, dari hasil laporan pemaparan Kabupaten Lombok Timur sebelum diselenggarakan program kampung sehat tercatat sebanyak 47 desa yang menjadi titik penyebaran Covid-19. Namun setelah diberlangsungkannya program tersebut, titik penyebaran Covid-19 di masyarakat mengalami penurunan menjadi 29 desa,” kata Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K., M.H saat ditemui Rabu (2/9/2020] lalu.

Sementara Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah juga sangat mengapresiasi kepedulian Polda NTB terhadap permasalahan kesehatan yang tengah melanda Provinsi NTB. Karena program kampung sehat yang dicanangkan oleh Polda NTB ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia.

“Program ini bukan hanya berdampak pada kesehatan saja, namun juga berdampak pada pengembangan inovasi dan peningkatan perekonomian masyarakat. Jadi jika kampung sehat ini berjalan dengan baik, maka seluruh aspek juga akan membaik. Baik itu dari segi kesehatan, hingga perekonomian masyarakat,” ujar wagub NTB.

“Maka dari itu, mari kita sama-sama bersinergi untuk terus mengupayakan yang terbaik, mulai dari kampung kita sendiri untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan, dengan menjaga kebersihan dan kesehatan,” pungkas Wagub NTB.

Dipuji Kapolri

Dipuji Kapolri

Dengan adanya sejumlah dampak baik yang dihasilkan dari inovasi lomba kampung sehat ini, Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., melalui Kabaharkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada jajaran Polda NTB yang dipimpin oleh Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H., serta seluruh Pemerintah Daerah dan masyarakat NTB.

"Ini luar biasa, ini akan terus dipertahankan. Atas nama Bapak Kapolri, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di NTB," ungkap Kabaharkam Polri saat menghadiri Kampung Sehat Awards, Senin (10/11/20) lalu.

Disisi lain, Kapolda NTB turut menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh masyarakat NTB yang telah bersatu padu dalam menyukseskan kampung sehat tersebut.

"Keberhasilan Kampung Sehat ini adalah keberhasilan milik masyarakat NTB. Saya sampaikan terima kasih. Saya berharap kegiatan ini meski sampai pada puncak acara hari ini, tetapi semangatnya terus hidup," ungkap Kapolda NTB.

Untuk diketahui bersama, sebanyak 1.136 desa dan kelurahan telah mengikuti dan menyemarakan pelaksanaan kampung sehat tersebut.(NRNews Zaenal AR )

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4