24 C
id

LTM Gelar Diskusi Menakar Peluang Putra NTB Merebut Posisi Manajemen Level ITDC



Nurani Rakyat News Lombok Tengah NTB - Lombok Tengah Maju (LTM) menggelar diskusi dengan tema Menakar Peluang Putra NTB pada Posisi Manajemen Level di ITDC Mandalika, disalah satu rumah makan yang berada di kota Praya, pada Jumat malam, 12 Maret 2021.

Hadir dalam acara tersebut sebagai pemateri yakni Sekda NTB yang juga mantan Komisaris ITDC Mandalika, HL. Gita Ariadi dan Asisten I Plt. Setda Kabupaten Lombok Tengah, Murdi, AP,.

Acara yang dimoderatori Bustomi Taefuri, itu juga dihadiri puluhan aktivis Lombok Tengah dan pelaku pariwisata.

Selaku pemateri, HL. Gita Ariadi, menegaskan, diskusi dengan tema Menakar Peluang Putra NTB pada Posisi Manajemen Level di ITDC Mandalika sangat menarik. Pasalnya, dengan diskusi ini maka putra daerah NTB memiliki tekad yang cukup kuat untuk berada pada posisi manajemen level di ITDC.

“Siapapun memiliki peluang untuk berada pada posisi manajemen level ITDC. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Sebab, ITDC ini merupakan BUMN berskala Nasional,” jelas Sekda.

Ditegaskan kembali bahwa pedoman pengangkatan dan pemberhentian direksi sudah lengkap berdasarkan aturan yang ada. Sehingga, siapapun sangat berpeluang menjadi direksi ketika memenuhi syarat, termasuk putra NTB.

“Syarat untuk menjadi direksi tentunya harus melalui tahapan. Mulai dari rekrutmen kepegawaian. Selang 10 atau 20 tahun kalau memiliki karir yang baik maka bisa menjadi manager ITDC. Tidak hanya di ITDC Mandalika saja. Melainkan di ITDC luar NTB juga sangat memungkinkan,” sebutnya.

Adapun syarat anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas, lanjut Gita, antara lain bukan pengurus Partai Politik atau calon anggota legislatif atau anggota legislatif. Kemudian, bukan calon Kepala/Wakil Kepala Daerah dan/atau Kepala/Wakil Kepala Daerah. Selain itu, tidak menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN yang bersangkutan selama 2 periode berturut-turut, dan lain-lain.


Diakui, ITDC sebagai BUMN relatif terbatas dalam hal merekrut karyawan. Sebab, semua itu harus disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jika putra putri daerah NTB bisa mengikuti perkembangan kompetensi maka bukan hal yang mustahil jika suatu saat nanti menjadi pimpinan ITDC. Terbukti, Pak Made Kari Oke menjadi manajer di ITDC Nusa Dua Bali. Dia merupakan putra NTB dari Cakra Mataram,” paparnya.

Sementara, Murdi AP, berharap dengan adanya ITDC Mandalika dapat dijadikan ladang berkarir bagi masyarakat NTB, khususnya Lombok Tengah. Mengingat, ITDC tidak hanya mengelola KEK Mandalika saja. Melainkan beberapa objek wisata di luar KEK juga dikelola.

“Kita harus pandai melihat peluang itu. Pasalnya dengan lahan sekitar 1,200 hektar yang dikelola ITDC dampaknya sangat besar. Sekali event Motto GP nanti dampaknya luar biasa,” kata Murdi.

Ditempat yang sama, Bustomi Taefuri, mengungkapkan bahwa dibutuhkan strategi untuk menciptakan peluang sebesarnya. Serta kebijakan yang lebih berpihak, khususnya kepada masyarakat Lombok Tengah.

“Apa yang dikerjakan di NTB ini kita harapkan bisa mensejahterakan masyarakat secara luas. Angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi. Untuk itu, kita perlu membedah persoalan itu melalui diskusi seperti ini,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa tamu undangan yang hadir berharap agar rekrutmen pegawai di ITDC bisa dilakukan secara transparan. Sehingga masyarakat sekitar bisa segera tahu peluang tersebut.

“Dari segi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kami siap bersaing dengan orang luar. Saya yakin kualitas SDM kita tidak kalah hebat dengan orang luar. Hanya saja, ini persoalan keterbukaan. Masyarakat lokal harus diberdayakan,” seru ketua SWIM, L. Alamin.(NR/09)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4