pendidikan
Santri Dan Santriwati Di Loteng Yang Terima KIP Sejumlah 13 Ribu Orang
NURANI RAKYAT NEWS. Lombok Tengah -Guna meringankan beban biaya pendidikan Santri dan Santriwati yang mengenyam pendidikan di layanan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi NTB. Sebanyak 13 ribu anak didik di wilayah Kabupaten Lombok Tengah yang mengenyam pendidikan dari jenjang Ibtidaiyah sampai Aliyah diberikan Kartu Indonesia Sehat (KIP) yang bertempat di auditoriun IPDN Praya Senin (11/3) kemarin.
Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT pada sambutannya menyatakan, bantuan KIP ini merupakan bantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian. agama RI. Pihaknya mengajak semua yang hadir untuk bersyukur atas kegiatan sangat mulia hari ini. "Sehingga kegiatan ini sangat luar biasa dan pemerintah hari ini melaksanakan salah satu ikhtiarnya untuk menunaikan kewajiban sebagai abdi masyarakat untuk memberikan salah satu hak yang di pimpinnya yakni pelayanan pendidikan" ungkapnya.
Pihaknya berharap semoga apa yang menjadi misi dari kegiatan ini mudahan terkabulkan. Kepada orang tua penerima diminta untuk menggunakan bantuan ini untuk pendidikan anak mereka karena itu hak mereka. "Janga digunakan orang tua untuk kepentingan yang lain," ujarnya.
sekertaris Irjen Kementerian Agama RI, M Tamrin menyatakan, program pemerintah ini merupakan program yang mencerdaskan. Pihaknya berharap semoga bantuan KIP ini bermanfaat untuk anak santri dan santriwati. "Program pemerintah ini diberikan merupakan salah satu perhatian besar pemerintah kepada peserta didik baik yang di Madrasah maupun di Pesantren," terangnya.
KIP ini menurutnya digunakan untuk semua siswa usia sekolah dari usia 6 sampau 21 tahun. Di jabarkan untuk kabupaten Loteng Madrasah ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah di tajun 2017 diterima oleh sebanyak 13 ribu siswa Madradah dengan besaran dana Rp 11,82 miliar. Di tahun 2018 diterima sebanyak 22.636 siswa Madrasah dengan jumlah dana sebanyak Rp 15,183 juta perorang. "Sedangkan untuk provinsi NTB KIP terdampak gempa juga diberikan bantuan krpada 2779 siswa Madrasah dengan lokasi 45 madradah dengan dana Rp 2,79 miliar," tegasnya. (NR04)
Bupati Bagikan Bantuan Pemerintah Pusat Kepada Santri Santriwati
![]() |
| Foto : Bupati.Lombok Tengah HM. Suhaili FT SH |
NURANI RAKYAT NEWS. Lombok Tengah -Guna meringankan beban biaya pendidikan Santri dan Santriwati yang mengenyam pendidikan di layanan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi NTB. Sebanyak 13 ribu anak didik di wilayah Kabupaten Lombok Tengah yang mengenyam pendidikan dari jenjang Ibtidaiyah sampai Aliyah diberikan Kartu Indonesia Sehat (KIP) yang bertempat di auditoriun IPDN Praya Senin (11/3) kemarin.
Bupati Lombok Tengah, HM Suhaili FT pada sambutannya menyatakan, bantuan KIP ini merupakan bantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian. agama RI. Pihaknya mengajak semua yang hadir untuk bersyukur atas kegiatan sangat mulia hari ini. "Sehingga kegiatan ini sangat luar biasa dan pemerintah hari ini melaksanakan salah satu ikhtiarnya untuk menunaikan kewajiban sebagai abdi masyarakat untuk memberikan salah satu hak yang di pimpinnya yakni pelayanan pendidikan" ungkapnya.
Pihaknya berharap semoga apa yang menjadi misi dari kegiatan ini mudahan terkabulkan. Kepada orang tua penerima diminta untuk menggunakan bantuan ini untuk pendidikan anak mereka karena itu hak mereka. "Janga digunakan orang tua untuk kepentingan yang lain," ujarnya.
sekertaris Irjen Kementerian Agama RI, M Tamrin menyatakan, program pemerintah ini merupakan program yang mencerdaskan. Pihaknya berharap semoga bantuan KIP ini bermanfaat untuk anak santri dan santriwati. "Program pemerintah ini diberikan merupakan salah satu perhatian besar pemerintah kepada peserta didik baik yang di Madrasah maupun di Pesantren," terangnya.
KIP ini menurutnya digunakan untuk semua siswa usia sekolah dari usia 6 sampau 21 tahun. Di jabarkan untuk kabupaten Loteng Madrasah ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah di tajun 2017 diterima oleh sebanyak 13 ribu siswa Madradah dengan besaran dana Rp 11,82 miliar. Di tahun 2018 diterima sebanyak 22.636 siswa Madrasah dengan jumlah dana sebanyak Rp 15,183 juta perorang. "Sedangkan untuk provinsi NTB KIP terdampak gempa juga diberikan bantuan krpada 2779 siswa Madrasah dengan lokasi 45 madradah dengan dana Rp 2,79 miliar," tegasnya. (NR04)

Posting Komentar