Headline
Anwar Sanusi : Bantuan Yang Diberikan Harus Dikelola, Dirawat, Ditingkatkan dan Dikembangkan Dengan Baik
NURANI RAKYAT NEWS-Lombok Tengah. Kedatangan Anwar Sanusi selaku Sekretaris Kementrian PDT RI ke Desa Wisata Stanggor Kecamatan Praya Barat, didampingi Dadang Suyatna Selaku Kepala BALILATFO perwakilan Bali Nusra, Rosiady Sayuti Sekda NTB dan bersama rombongan dalam rangka silaturahmi, diskusi, serap aspirasi dan beramah tamah dengan warga masyarakat Lombok Tengah. Mereka disambut hangat oleh Sekda Loteng HM. Nursiah M.Si beserta para jajaran pejabat teras Eselon 2 Pemkab Loteng yakni Drs. Jalaludin Kadis DPMD, Ir. M. Kamrin Kadis Kanlut, Iksan S
Hut. Kadis UKM/Koperasi, Drs. H. Saman Kadis Perindag, beserta pejabat pejabat lainnya, Camat, para Kepala Desa, dan terlihat juga Perwakilan dari Forum DEWI “Desa Wisata TASTURA” Lombok Tengah diwakili oleh wakil ketuanya Lalu. Sapta, hingga para pengurus Pokdarwis dan pelaku desa desa wisata di Lombok Tengah.
Pada temu acara yang dipersiapkan dari pagi hingga selepas zohor atau menjelang siang tersebut. Dalam sambutannya Anwar Sanusi mengatakan,”Dirinya sangat terkesan dengan kemajuan pembangunan Kabupaten Lombok Tengah. Ia mengatakan untuk mencapai kemajuan dan pengembangan SDM masyarakat desa, kita harus tetap berkesinambungan dan lebih maksimal melayani masyarakat. Kemudian untuk peningkatan SDM kita memiliki Badan Penelitian Pengembangan Pendidikan Pelatihan yaitu memiliki tugas terhadap pembinaan dengan berbagai pelatihan pelatihan yang dimiliki masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka, dan alhamdulilah apa telah kita lakukan ini bisa dimanfaatkan sebaik baiknya. Dikatakannya," untuk sarana dan prasarana di desa yang sudah mendapat bantuan baik berupa infrastruktur maupun non infrastruktur itu harus dirawat dengan baik, bahkan harus terus ditingkatkan untuk pengembangan fasilitas wisata berikutnya. Jika tahun depan kami bisa datang lagi ketempat ini mudah2an akan semakin berkembang, artinya pihak pengelola sudah bisa menggunakan kesempatan ini dengan sebaik baiknya dan itu merupakan wujud syukur kita terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Kalau kita semua bersyukur, inshaa Allah nikmatnya akan ditambah.
Seperti yang dijelaskannya,”tadi bu Ida, pak Sekda dan pak Kadis DPMD mengatakan butuh ini butuh itu, itu bisa diupayakan dan kami hanya menunggu. Kami tekankan untuk sarana prasarana yang sudah ada tolong dimanfaatkan dengan baik, kalau sudah dimanfaatkan dengan baik kita akan lihat kebutuhan berikutnya seperti apa dan itu nantinya akan kita upayakan, karena kami sadar bahwa yang namanya diuntungkan terutama untuk Lombok Tengah, ditempat ini adalah sebagai salah satu desa yang dekat dengan Bandara Lombok International Airport, kalau ini bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisa menjadi pusat wisata yang ada di NTB bahkan juga tumbuh menjadi mitra dari pusat wisatawan Indonesia yang ada di Bali. Kita ketahui bahwa Pemerintah saat ini betul betul sedang memperjuangkan dana desa agar tetap diprioritaskan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Anwar Sanusi melanjutkan,”Kalau kita lihat dari sisi jumlah dama desa yamg sudah digelontorkan, jumlahnya sudah mencapai angka 257 Trilyun rupiah, nanti pada akhir 2019 akan dikucurkan lagi ke desa desa. Kami juga menitip pesan bahwa dana desa peruntukannya adalah untuk infrastruktur desa, yang kedua tidak kalah pentingnya adalah pemberdayaan masyarakat desa terutama ekonominya, untuk Bumdes yang sudah kami kunjungi penyertaan modalnya sudah cukup bagus ada sekitar 500 juta,
penyertaan modal tersebut harus dikelola dengan baik, "berapa jumlah modal yang sudah dikembangkan dan berapa nilai ekonominya, itu harus betul betul dimanajemen dengan baik. Oleh karena itu kami sadar, desa perlu kami dampingi. Selain itu kami juga memiliki Balai Balai pelatihan masyarakat, dan di NTB ini Balai yang paling dekat adalah yang ada di Bali, kami siap memberikan fasilitas pelatihan terutama Bumdes dan pelatihan pelatihan yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat desa. Jadi silahkan diusulkan untuk jenis jenis pelatihan itu dan kami akan memfasilitasinya. "Terakhir pesan kami, dana desa yang sudah berkembang ini harus kita dukung harus kita lanjutkan dan kita tahu dengan adanya dana desa kita harus yakin inshaa Allah akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa.(NR02)
Prioritaskan Pembangunan Desa, Sekretaris Kementrian PDT RI Kunjungi Lombok Tengah
![]() |
| photo : Diskusi dan menyerap aspirasi dengan para tokoh masyarakat dan Kepala Desa Lombok Tengah |
![]() |
| Foto : Foto bersama Sekretaris Kementrian PDT Anwar Sanusi, Sekda Prop. NTB Rosiady Sayuti, Drs. Jalaludin Kepala DPMD Lombok Tengah dan Ketua BPPD Lombok Tengah Ida Wahyuni Sahabudin |
Anwar Sanusi : Bantuan Yang Diberikan Harus Dikelola, Dirawat, Ditingkatkan dan Dikembangkan Dengan Baik
NURANI RAKYAT NEWS-Lombok Tengah. Kedatangan Anwar Sanusi selaku Sekretaris Kementrian PDT RI ke Desa Wisata Stanggor Kecamatan Praya Barat, didampingi Dadang Suyatna Selaku Kepala BALILATFO perwakilan Bali Nusra, Rosiady Sayuti Sekda NTB dan bersama rombongan dalam rangka silaturahmi, diskusi, serap aspirasi dan beramah tamah dengan warga masyarakat Lombok Tengah. Mereka disambut hangat oleh Sekda Loteng HM. Nursiah M.Si beserta para jajaran pejabat teras Eselon 2 Pemkab Loteng yakni Drs. Jalaludin Kadis DPMD, Ir. M. Kamrin Kadis Kanlut, Iksan S
Hut. Kadis UKM/Koperasi, Drs. H. Saman Kadis Perindag, beserta pejabat pejabat lainnya, Camat, para Kepala Desa, dan terlihat juga Perwakilan dari Forum DEWI “Desa Wisata TASTURA” Lombok Tengah diwakili oleh wakil ketuanya Lalu. Sapta, hingga para pengurus Pokdarwis dan pelaku desa desa wisata di Lombok Tengah.
Pada temu acara yang dipersiapkan dari pagi hingga selepas zohor atau menjelang siang tersebut. Dalam sambutannya Anwar Sanusi mengatakan,”Dirinya sangat terkesan dengan kemajuan pembangunan Kabupaten Lombok Tengah. Ia mengatakan untuk mencapai kemajuan dan pengembangan SDM masyarakat desa, kita harus tetap berkesinambungan dan lebih maksimal melayani masyarakat. Kemudian untuk peningkatan SDM kita memiliki Badan Penelitian Pengembangan Pendidikan Pelatihan yaitu memiliki tugas terhadap pembinaan dengan berbagai pelatihan pelatihan yang dimiliki masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka, dan alhamdulilah apa telah kita lakukan ini bisa dimanfaatkan sebaik baiknya. Dikatakannya," untuk sarana dan prasarana di desa yang sudah mendapat bantuan baik berupa infrastruktur maupun non infrastruktur itu harus dirawat dengan baik, bahkan harus terus ditingkatkan untuk pengembangan fasilitas wisata berikutnya. Jika tahun depan kami bisa datang lagi ketempat ini mudah2an akan semakin berkembang, artinya pihak pengelola sudah bisa menggunakan kesempatan ini dengan sebaik baiknya dan itu merupakan wujud syukur kita terhadap nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Kalau kita semua bersyukur, inshaa Allah nikmatnya akan ditambah.
Seperti yang dijelaskannya,”tadi bu Ida, pak Sekda dan pak Kadis DPMD mengatakan butuh ini butuh itu, itu bisa diupayakan dan kami hanya menunggu. Kami tekankan untuk sarana prasarana yang sudah ada tolong dimanfaatkan dengan baik, kalau sudah dimanfaatkan dengan baik kita akan lihat kebutuhan berikutnya seperti apa dan itu nantinya akan kita upayakan, karena kami sadar bahwa yang namanya diuntungkan terutama untuk Lombok Tengah, ditempat ini adalah sebagai salah satu desa yang dekat dengan Bandara Lombok International Airport, kalau ini bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisa menjadi pusat wisata yang ada di NTB bahkan juga tumbuh menjadi mitra dari pusat wisatawan Indonesia yang ada di Bali. Kita ketahui bahwa Pemerintah saat ini betul betul sedang memperjuangkan dana desa agar tetap diprioritaskan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Anwar Sanusi melanjutkan,”Kalau kita lihat dari sisi jumlah dama desa yamg sudah digelontorkan, jumlahnya sudah mencapai angka 257 Trilyun rupiah, nanti pada akhir 2019 akan dikucurkan lagi ke desa desa. Kami juga menitip pesan bahwa dana desa peruntukannya adalah untuk infrastruktur desa, yang kedua tidak kalah pentingnya adalah pemberdayaan masyarakat desa terutama ekonominya, untuk Bumdes yang sudah kami kunjungi penyertaan modalnya sudah cukup bagus ada sekitar 500 juta,
penyertaan modal tersebut harus dikelola dengan baik, "berapa jumlah modal yang sudah dikembangkan dan berapa nilai ekonominya, itu harus betul betul dimanajemen dengan baik. Oleh karena itu kami sadar, desa perlu kami dampingi. Selain itu kami juga memiliki Balai Balai pelatihan masyarakat, dan di NTB ini Balai yang paling dekat adalah yang ada di Bali, kami siap memberikan fasilitas pelatihan terutama Bumdes dan pelatihan pelatihan yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat desa. Jadi silahkan diusulkan untuk jenis jenis pelatihan itu dan kami akan memfasilitasinya. "Terakhir pesan kami, dana desa yang sudah berkembang ini harus kita dukung harus kita lanjutkan dan kita tahu dengan adanya dana desa kita harus yakin inshaa Allah akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa.(NR02)



Posting Komentar