24 C
id

DPR RI Dan BNI 46 Luncurkan KUR Wisata Melalui Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Anggota DPR RI H. Wilgo Zaenar photo bersama dengan CEO BNI Cabang Denpasar, Ketua OJK NTB Ketua Askrindo, Pimpinan BNI Cabang Mataram dan para penerima bantuan Kur Pariwisata dari BUMDes Semoyang dan masyarakat lainnya.

Wilgo Zaenar : Pokdarwis Harus Tetap Terdepan Menjadi Front Liner Atau Insan Terdepan Pengucuran KUR Untuk Desa Wisata


NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH-Pelaksanaan acara peluncuran KUR wisata BNI melalui Program pemberdayaan Ekonomi kerakyatan, KUR UMKM, bersamaan dengan KUR Usaha Mikro kecil UMKM, Laku Pandai dan Agen BNI 46 yang diselenggarakan di Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur oleh BNI 46 bekerjasama dengan OJK Otoritas Jasa Keuangan, Askrindo Anggota DPPRI Drs. H. Wilgo Zaenar berlangsung semarak. Pada acara tersebut dihadiri oleh CEO BNI 46 wilayah Denpasar Suhardi Petrus, Ketua OJK NTB Farid Falatehan, Ketua Asuransi Kredit Indonesia Askrindo I Gde Putra Wijaya, Pimpinan BNI 46 Mataram Muh. Musyafak. Selain itu turut diundang dari disbudpar Loteng, para pegiat pariwisata desa, Pokdarwis, kepala desa dan juga dari Organisasi Kepariwisataan seperti Forum Dewi “Desa Wisata “ TASTURA Lombok Tengah dihadiri oleh Ketuanya Lalu Jasmawadi MT. Wakil Ketua, Ketua Divisi Humas, beserta para pengurus lainnya.
 Dalam kesempatan tersebut Wilgo yang dikenal sangat getol dan peduli dengan  pengembangan pariwisata desa mengatakan,”membangun masyarakat dan pemberdayaan perekononian rakyat berbasis inovasi desa dengan penekanan kepada sektor wisata desa dan juga penguatan Bumdes,” hari ini tema itu terjawab ditempat ini dengan OJK atau otoritas jasa keuangan yang mendukung penuh acara ini bersama BNI dan Askrindo dalam rangka mewujudkan program pemerintah dalam membangun ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dengan berbasis desa wisata dan Bumdes. Saya kira sangat adil kalau anggaran negara sejumlah 70 trilyun lebih ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat dan perekonomian rakyat di seluruh Indonesia termasuk di Lombok Tengah. Karena itulah pokdarwis Pokdarwis sepulau Lombok atau Lombok Sadar wisata menjadi Front liner atau insan terdepan dalam pengucuran KUR yang terkait dengan desa wisata.
 Disela sela sambutan tersebut Haji Wilgo memuji kemampuan bilingual pemuda setempat sebagai pembawa acara yang menggunakan bahasa Inggris beserta terjemahan dengan lugas dan cerdas dan mestinya harus diikutsertakan juga dengan bahasa Arab karena Pulau Lombok sudah didaulat menjadi destinasi wisata halal terbaik dunia dengan pangsa pasar adalah wisatawan Timur Tengah,"
kata wilgo. Kata dia,”kita berada di Desa Semoyang ini tepatnya ditepi Embung Pare ini diibaratkan sebagai miniatur Danau Toba, dimana dilokasi ini sangat indah dan potensial untuk pengembangan Wisata Desa. Diketahui NTB khususnya KEK Kuta Mandalika adalah salah satu dari 4 skala prioritas pengembangan pariwisata terdepan di Indonesia setelah Borobudur, Danau Toba dan Labuhan Bajo NTT, dan kita harus pahami masa depan Indonesia ada di sektor pariwisata dan mengenai pariwisata kita harus belajar dari  Thailand.
Dimana 4 sektor atau sumber penerimaan negara saat ini yang meliputi sektor pariwista sudah masuk di 3 besar setelah pertambangan, energi dan sektor industri baru sektor pariwisata, nah jika dikumpulkan ke 4 sumber penerimaan negara tersebut jika dikumpulkan menjadi satu, ternyata masih kalah besar dengan hanya satu sektor pariwisata di Thailand,”kata Wilgo Zaenar politisi Partai Gerindra yang juga sebagai Anggota DPR RI Komisi V tersebut. Sedangkan menurut Suhardi Petrus selaku CEO BNI cabang Denpasar,” Ia tetap berkomitmen penuh untuk membantu masyarakat ekonomi lemah desa Semoyang melalui program program yang dijalankan agar bisa terhindar dari perangkap rentenir dan nantinya kalau ini berhasil mudah mudahan bisa ditulari kedesa desa lainnya. Dikatakannya BNI memberikan kemudahan kredit dengan plafon pinjaman minimal 25 juta tanpa jaminan apapun dengan bunga sebesar 7 % pertahun. Dengan melibatkan Bumdes dan agen BNI 46 sebagai perpanjangan tangan kami, akses masyarakat untuk menerima layanan kredit murah lebih mudah. Untuk bisa menikmati kemudahan tersebut silahkan masyarakat bisa melakukan transaksi pinjaman melalui Agen kami dan Bumdes. Hal yang sama dikatakan juga oleh Kepala OJK NTB Farid Falatehan,” ia juga sangat mendukung program KUR yang dilakukan oleh BNI 46 karena melalui program ini masyarakat bisa mengurangi akses permodalan dengan sistim ijon dari para rentenir yang berkedok koperasi yang ujung ujungnya menyusahkan masyarakat dengan jerat bunga  yang cukup tinggi. Pada acara tersebut diakhiri juga dengan penyerahan layanan dan transaksi keuangan kepada BUMDes Semoyang hingga masyarakat lainnya.( NR/29)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4