Ekonomi
NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH- Untuk mendorong percepatan embrio usaha di Desa Wisata, Dinas Koperasi/UKM melakukan sinergisitas dengan beberapa desa wisata yang didukung Kementrian telah melaksanakan pelatihan atau workshoop yang sudah kita lakukan pada minggu lalu di DMAX hotel, guna meningkatkan SDM para peserta pelatihan pegiat desa wisata di Lombok Tengah,”kata Ikhsan S.Hut selaku Kepala Dinas UKM/Koperasi kepada wartawan baru baru ini. Adapun materi pelatihan tersebut meliputi pelatihan terkait tata kelola usaha kuliner berbasis UKM atau integrasi bisnis pariwisata dan kuliner kedalam usaha koperasi serta pelatihan pemasaran secara digital dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha kuliner sebagai usaha strategis terkait dengan keberadaan KEK Kuta Mandalika.
Kemudian kita ingin menambah khasanah bagaimana mengoptimalkan fungsi peran strategis desa itu sebagai salah satu desa wisata dengan harapan bisa menghasilkan salah satu produk unggulan dari desa wisata dan itu kita dorong dan mewujud nyatakan, agar para pengelola mensinergikan hal itu dengan usaha didesa seperti Bumdes, koperasi maupun lembaga lembaga lainnya harus terintegrasi dalam satu kawasan pengelolaan terkecil yang berbasis pedesaan, supaya tidak terjadi tumpang tindih, dan mereka harus difasilitasi terus oleh pemerintah, agar jelas peran Bumdes, peran Koperasi dan peran peran lembaga lainnya. Ikhsan menambahkan," mereka harus bersama sama merumuskan langkah langkah strategis dan mempromosikan masing masing desanya.
Itu yang paling penting, sehingga dengan demikian makin banyak potensi sektor pariwisata yang bersumber dari potensi desa yang ada di Lombok Tengah, ini juga akan menambah paket paket wisata dengan harapan bahwa kita bisa meningkatkan jumlah hunian dengan lama waktu mereka menginap, berbelanja dan lain lain. Dijelaskan Ikhsan,”khususnya untuk kuliner itu adalah kebutuhan primer yang mutlak diperlukan dan ditingkatkan karena kedepan hal itu akan kita dorong, dan nantinya bagi siapa saja yang ingin masuk KEK menikmati wisata kuliner, mereka akan bisa terfasilitasi dengan kemilenialan itu, salah satunya dengan cara pembayaran sales speciment atau pembayaran non tunai karena turis turis sekarang tidak mau berisiko, mereka cukup membayar dengan kartu kredit dan idcard mereka bisa digunakan menjadi alat transaksi dengan cara cara yang digital marketting mereka, bisa lebih mudah praktis hemat dan aman ini yang paling penting kita harapkan kedepan,”kata Ikhsan.(NR/29)
Integrasi Bisnis Pariwisata Dan Kuliner Desa Wisata Dalam Usaha Koperasi
![]() |
| Foto : Ikhsan S.Hut Kepala Dinas UKM/Koperasi ( sebelah kiri ) bersama Surihardi salah seorang Jajarannya di Dinas Koperasi/UKM Lombok Tengah |
NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH- Untuk mendorong percepatan embrio usaha di Desa Wisata, Dinas Koperasi/UKM melakukan sinergisitas dengan beberapa desa wisata yang didukung Kementrian telah melaksanakan pelatihan atau workshoop yang sudah kita lakukan pada minggu lalu di DMAX hotel, guna meningkatkan SDM para peserta pelatihan pegiat desa wisata di Lombok Tengah,”kata Ikhsan S.Hut selaku Kepala Dinas UKM/Koperasi kepada wartawan baru baru ini. Adapun materi pelatihan tersebut meliputi pelatihan terkait tata kelola usaha kuliner berbasis UKM atau integrasi bisnis pariwisata dan kuliner kedalam usaha koperasi serta pelatihan pemasaran secara digital dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha kuliner sebagai usaha strategis terkait dengan keberadaan KEK Kuta Mandalika.
Kemudian kita ingin menambah khasanah bagaimana mengoptimalkan fungsi peran strategis desa itu sebagai salah satu desa wisata dengan harapan bisa menghasilkan salah satu produk unggulan dari desa wisata dan itu kita dorong dan mewujud nyatakan, agar para pengelola mensinergikan hal itu dengan usaha didesa seperti Bumdes, koperasi maupun lembaga lembaga lainnya harus terintegrasi dalam satu kawasan pengelolaan terkecil yang berbasis pedesaan, supaya tidak terjadi tumpang tindih, dan mereka harus difasilitasi terus oleh pemerintah, agar jelas peran Bumdes, peran Koperasi dan peran peran lembaga lainnya. Ikhsan menambahkan," mereka harus bersama sama merumuskan langkah langkah strategis dan mempromosikan masing masing desanya.
Itu yang paling penting, sehingga dengan demikian makin banyak potensi sektor pariwisata yang bersumber dari potensi desa yang ada di Lombok Tengah, ini juga akan menambah paket paket wisata dengan harapan bahwa kita bisa meningkatkan jumlah hunian dengan lama waktu mereka menginap, berbelanja dan lain lain. Dijelaskan Ikhsan,”khususnya untuk kuliner itu adalah kebutuhan primer yang mutlak diperlukan dan ditingkatkan karena kedepan hal itu akan kita dorong, dan nantinya bagi siapa saja yang ingin masuk KEK menikmati wisata kuliner, mereka akan bisa terfasilitasi dengan kemilenialan itu, salah satunya dengan cara pembayaran sales speciment atau pembayaran non tunai karena turis turis sekarang tidak mau berisiko, mereka cukup membayar dengan kartu kredit dan idcard mereka bisa digunakan menjadi alat transaksi dengan cara cara yang digital marketting mereka, bisa lebih mudah praktis hemat dan aman ini yang paling penting kita harapkan kedepan,”kata Ikhsan.(NR/29)

Posting Komentar