24 C
id

Bupati : Stop Eksploitasi Anak Jadi pedagang Asongan di KEK Kuta Mandalika

Photo : Acara Pencanangan Wisata Perdesaan Ramah Anak Bebas Eksploitasi di Arena Bazaar KEK Kuta Mandalika
NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH NTB. Dalam salah satu moment sambutan pidatonya pada acara pencanangan wisata perdesaan ramah anak bebas eksploitasi di Arena Bazaar KEK Kuta mandalika Rabu (21/8). Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili
HM. Suhaili FT SH
FT SH MM menegaskan bahwa, tidak boleh para orang tua mengeksploitasi anak anak mereka yang dibawah umur menjadi pedagang asongan, apalagi di Kawasan KEK Kuta Mandalika. Hal ini akan bertolak belakang dengan apa yang akan dicanangkan pemerintah dalam membangun wisata pedesaan ramah anak bebas eksploitasi. Suhaili juga menegaskan,”adapun esensi pokok penting kita hari ini adalah ihtiar kita dalam menjalankan perintah Allah dan bernilai ibadah tidak hanya memenuhi aspek seremonial saja dalam acara ini, tapi setelah begitu balik kanan keluar dari acara ini agar bisa diimplementasikan apa yang kita dapatkan untuk melakukan pembinaan, bimbingan, arahan petunjuk dan bantuan kepada masyarakat Lombok Tengah.
Suhaili juga mengatakan,”selain itu kita harus berkomitmen, ikrar dan sanggup untuk, pertama jangan mengeksploitir atau memanfaatkan anak untuk membantu orangtuanya sejak dini atau pada usia sekolah untuk bekerja mendapatkan uang. Jangan menganggap anak itu adalah beban, karena anak itu adalah amanat atau titipan dari Allah, mereka lahir didunia ini sudah dikaruniai rezeki dari Allah yang dititipkan melalui orang tuanya masing masing. Bagi kades yang mengelola desa wisata dan memiliki ADD DD diharapkan untuk membantu anak usia sekolah yang kurang mampu serta memprioritaskan masa depan mereka. Dan sekali lagi perlu kita tegaskan bahwa pedagang asongan dibawah umur di KEK Kuta Mandalika wajib hukumnya untuk berhenti berjualan, jangan lagi diantara mereka sampai tua menjadi pedagang asongan. Diharapkan kepada para orang tua jangan lestarikan kebodohan dan kemiskinan menular ke anak mereka. Kalau anak tidak ada biaya untuk sekolah nanti kita biayai. Anak anak harus diberikan pendidikan yang layak dan memadai untuk masa depan mereka,”tandas Bupati.(nr04)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4