Gubernur NTB : Ditunjuknya Lombok sebagai lokasi APGN 2019 Merupakan Moment Bersejarah dan Bukti Kuatnya Masyarakat NTB
NURANIRAKYAT NEWS.LOMBOK TENGAH-NTB. Momentum bersejarah pulau Lombok Propinsi Nusa Tenggara Barat dengan dipercayanya sebagai lokasi acara
 |
| Foto : Zulkiflimansyah |
Symposium APGN atau Asia Pasific Geopark Network 2019 skala dunia membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah terutama salah satunya adalah sektor pariwisata dan ikutannya. Acara tersebut di gelar di Hotel Lombok Raya hari Selasa (3/9/2019). Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan tamu undangan berasal dari berbagai belahan negara didunia ini, Zulkiflimansyah Gubernur NTB mengatakan, gempa yang terjadi pada tahun 2018 di NTB adalah sebagai bukti kuatnya masyarakat NTB diuji musibah gempa bumi bukan saja sekali dua kali tapi telah diuji dengan gempa sebanyak ribuan kali namun dengan ujian itu merupakan adalah bukti kuatnya masyarakat NTB, namun dengan kekuatan tekad dan semangat untuk bangkit lagi adalah merupakan sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat NTB,”pujinya.
Gubernur mengatakan,”Orang yang dikatakan kuat adalah orang yang jatuh tujuh kali namun mampu bangkit kembali sebanyak delapan kali. Sebelumnya
 |
| para peserta APGN |
Zulkiflimansyah yang akrab di sebut Doktor Zul ini juga menjelaskan,”dengan dipercayanya Pulau Lombok sebagai lokasi acara Asia Pacific Geopark Network the 6th Symposium 2019 agenda ini akan menjadi sejarah masyarakat Bumi Gora sebagai pendorong pengembangan potensi daerah agar lebih maju,”kata Doktor Zul. Ia juga mengatakan Lombok menjadi tuan rumah patut disyukuri karena ini adalah sebuah momentum langka guna menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakat NTB adalah masyarakat yang kuat walau sering dilanda musibah gempa bumi hingga ribuan kali,”dua ribu kali gempa namun kita bangkit tiga ribu kali,”katanya penuh semangat.
Pihaknya sadar dan setuju untuk mengelola warisan geologi melalui pendekatan kebijakan yang nyata dengan melakukan perlindungan kawasan hingga dengan memajukan pendidikan dan pembangunan yang berkelanjutan secara kontinyu dan terus menerus, dan saya berharap pada forum APGN ini adalah sebagai tempat untuk berbagi pengalaman serta untuk belajar bagaimana mengelola potensi alam demi kelangsungan hidup masyarakat dimasa yang akan datang, perlu kita jaga dan lestarikan. Sebagai tuan rumah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, sejak awal telah menyampaikan komitmennya untuk menyambut tamu sebaik baiknya. Hasilnya komitmen yang lahir dari kerjasama apik berbagai kalangan mendapat penghargaan yang tinggi dari ratusan delegasi yang hadir diacara APGN ini,”tukasnya.
 |
| Tarian Secret of Rinjani |
Diketahui pada pembukaan APGN ini ternyata memberi kesan yang mendalam bagi para peserta. Dalam acara tersebut ditampilkan tarian kolosal berjudul 3 Secret of Rinjani adalah buah karya Lalu. Surya Mulawarman sutradara dan koregrafer ternama di NTB. Diketahui tarian dari lima
 |
| Gub/Wagub |
adegan sebagai gambaran masyarakat Suku Sasak masa lampau masa kini dan masa yang akan datang menganalogikan masyarakat Suku Sasak yang hidup damai berdampingan beriringan dengan alam sebagai paduan kekuatan yang luar biasa. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata Propinsi NTB Lalu Faozal mengatakan,”Dalam acara APGN ini telah mengikuti beberapa rangkaian mulai dari acara di Gili Trawangan, Karnaval berjalan baik dan bagus, kemudian ada welcome Dinner dikantor Gubernurpun berjalan dengan baik.
Sedangkan sekarang ini Opening yang dilaksanakan di Lombok Raya Hotel berjalan bagus dan lancar, kegiatan kedepannya masih tersisa 4 hari lagi, ada kunjungan ke destinasi Geowisata kita di Aik Berik Lombok Tengah, Lingsar Lombok Barat dan Sembalun di Lombok Timur, kemudian di Gumantar Senaru
Adapun jumlah peserta APGN ini terdiri dari 700 peserta berasal dari 30 negara. Dikatakan Faozal,”Diketahui ada 6 APGN diindonesia yang sudah masuk Unesco, ada Geopark Batur di Bali, Geopark Sewu di Jogyakarta, ada Geopark Ciletuh di Pelabuhan Ratu, Geopark Rinjani Lombok NTB, Geopark Belitung dan Geopark Toba di Sumatra Utara sebelumnya adalah Geopark Nasional sudah diusulkan dan diresmikan menjadi Geopark Dunia dan penetapannya mungkin tahun depan,”kata,”Faozal.(nr29)
Posting Komentar