24 C
id

22 Pecandu Barang Haram di Bina Gerakan Peduli Anti Narkoba Lobar

Mursidi : 22 Pecandu Narkoba dari Desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung Direhabilitasi ke BNN Propinsi NTB

NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK BARAT-Besok pagi, Selasa (29/10) kami akan merehabilitasi 22 orang pecandu narkoba yang berasal dari Desa Taman Ayu menuju ke Kantor BNN Provinsi NTB ,”ungkap Mursidin ketua Gerakan Peduli Anti
Photo : Kantor BNN 
Narkoba Kabupaten Lombok Barat kepada wartawan. Dia mengatakan,” ini adalah kegiatan pertama kami setelah lembaga kami diresmikan oleh Bupati Lombok Barat belum lama ini. Lembaga ini terbentuk sebagai dasar keprihatinan kami terhadap anak-anak muda yang hampir 70 persen sebagai pengguna aktif, dimana mereka adalah warga kami yang tinggal di dusun Taman dan Dusun Bongor Desa Taman Ayu,”kata Mursidin.
Kami telah melakukan pendekatan dan sosialisasi tentang dampak negative dari narkoba, Alhamdulillah dengan kesadaran sendiri, sehingga 22 orang pecandu narkoba ini siap untuk direhabilitasi,”jelas Mursidin. Ia juga tidak segan-segan mengungkapkan kalau dirinya juga pernah bergelut sebagai pemakai barang haram ini. Memang dari BNN maupun Kepolisian pernah melakukan sosialisasi ketempat kami. Tapi karena pengguna narkoba ini hanya bisa didekati oleh yang pernah memakainya, karena dialah yang lebih paham bagaimana untuk bisa lepas dari jeratan narkoba tersebut,” kata Mursidin. Dikatakannya, diwilayahnya masih termasuk takaran pemakai belum sampai pengedar dan jenis narkoba yang dikonsumsi masih sejenis Sabu,Pil Extasi dan Komix.
Dikatakan Mursidin, untuk terlaksananya kegiatan ini kami telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Lobar melalui Kepala Kesbangpoldagri, kemudian kami akan dikawal oleh Kasat Narkoba Polres Lobar termasuk dari Polsek Gerung
Tajudin Kepala Desa Taman Ayu saat di hubungi via ponselnya mengatakan,”memang benar kejadian yang menimpa warga saya itu, dan ini sejarahnya panjang, dimana awalnya dulu warga kami hanya sekedar melakukan kriminal-kriminal kecil, sekedar minum-minuman tradisional seperti tuak, arak dan brem. Kemudian muncul PLTU dimana pekerjanya kebanyakan orang dari luar dan ini sangat berpengaruh terhadap lingkungan dan pergaulan mereka,” pungkasnya(NRnews F)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4