 |
| Photo bersama : Gubernur NTB Doktor Zulkieflimansyah, Wakil Bupati Loteng HL.Fathul Bahri, Kadisparbud HL. Putria. Doktor Asrin, Ketua ALARM NTB L. Hizzi, Ketua Formapi Ikshan Ramdani, Ketua FORUM DEWI " Desa Wisata TASTURA L. Jasmawadi MT. Ketua KNPI Murakib ( Komandan Roket) dan lainnya. |
Doktor Zulkieflimansyah : Ide dan gagasan yang baik harus segera dikanalisasi
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Diskusi publik yang digagas LSM Aliansi Rakyat Menggugat atau ALARM NTB di DMAX Hotel Sabtu (5/9) dengan tema Peluang dan Tantangan pembangunan KEK Kuta Mandalika, menghadirkan Gubernur Nusa Tengara Barat Doktor Zulkieflimansyah, Wakil Bupati Lombok Tengah HL. Fathul Bahri S.IP, Kadisparbud Loteng HL.Putria S.Pd M.Pd. Tokoh masyarakat/Budayawan ( Mantan Calon Bupati Lombok Barat ) Doktor HL. Sajim Sastrawan, Doktor Asrin, Ir. Joko dari ITDC. LSM SUAKA, Lesa Demarkasi, Formapi, Kasta/Laskar NTB, Ketua KNPI, BPPD, dari FORUM DEWI “ Desa Wisata “ TASTURA Lombok Tengah, Pokdarwis dan para pegiat pariwisata dan juga tokoh tokoh pemuda dan organisasi lainnya hingga ratusan tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut Lalu. Hizzi ketua ALARM NTB mengatakan,“Diskusi publik ini bertemakan tentang peluang dan tantangan
 |
| Doktor Zul |
pembangunan KEK Kuta Mandalika.
Dalam diskusi kali ini nantinya kami ingin ada folow up dari para stake holder. Kami ingin menggiring teman teman NGO untuk mengubah pola pergerakan yang sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman akan kita ubah, kita ingin memberikan gagasan dan ide ide yang konstruktif dan kemudian banyak sekali yang harus kita lakukan. Disatu sisi kenapa pemerintah apriori terhadap LSM karena kerapkali mereka dianggap sebuah “gerombolan atau perampok, oleh karena itu keberadaan LSM jangan dikonotasikan negatif,”kata Hizzi. Kami menempatkan LSM ini seperti bak sampah yang menampung kotoran kotoran yang bisa kita daur ulang kemudian menjadikannya sebagai barang barang bermanfaat dan itulah fungsi LSM yang sebenarnya, jadi kami telah berkomitment mengawal pemerintahan Gubernur NTB Doktor Zulkieflimansyah.
Ditegaskan Hizzi,”Pilihan kita di Lombok
 |
| Lalu. Hizzi |
Tengah adalah pertanian dan pariwisata, suka tidak suka mau tidak mau kita harus mendukung program ini, perlu diketahui kalau kita lebih cermat melihat grafik kita kadang salah menilai misalnya seperti tuduhan tuduhan yang disampaikan kepada bapak Gubernur Zulkieflimansyah kadang menyerang dan kontraproduktif, marilah kita idealis melihat sesuatu kalau memang itu berhasil ya katakan berhasil kalau tidak ya katakan tidak. Kita harus fair “honest and objective in evaluating atau jujur dan obyektif dalam menilai. Contohnya seperti kunjungan wisata setelah gempa 68 koma sekian persen penurunannya cukup tajam tapi setelah dibuka direct flight ternyata sangat luarbiasa peningkatannya dan menurut pendapat yang lain terjadi penurunan yang signifikan, nah dalam membaca grafik itu kita harus hati hati supaya kita tidak tersesat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Wakil Bupati : LSM Ibarat Filter
 |
| Gubernur NTB Doktor Zul dan Wabup Loteng. Lalu Fathul Bahri |
HL. Fathul Bahri S.IP dalam sambutannya mengatakan,”Mindset atau cara pandang kita mengenai LSM itu beda beda. Kalau Lalu Hizzi mengatakan,“Dalam penganggaran itu ada skala prioritas, ada ada yang penting dan penting mendesak, nah kalau saya menganggap penting dan mendesak,”urai Wabup mengungkapkan pendapatnya. Sama halnya kalau kita mancing supaya kotoran tidak masuk kekolam ikan maka saluran airnya harus kita filter terlebih dahulu, nah LSM itu juga sama halnya dengan filter itu,”cetusnya. Diketahui 6 atau 7 tahun yang lalu Lombok Tengah awalnya memiliki PAD sekitar 35 milyar, akibat sinergisitas Pemda Pemprop dan Pempus, posisi PAD kita saat ini menjadi sekitar 215 milyar dari 35 milyar 6 tahun yang lalu begitu juga APBD kita pada waktu itu pada posisi 900 milyar dan sekarang sudah mencapai 2,2 trilyun. Kesuksesan tersebut bukan saja keberhasilan HM. Suhaili sebagai Bupati tapi itu adalah keberhasilan semua pihak terutama masyarakat Lombok Tengah.
 |
| Photo : para peserta FGD ALARM NTB |
Dengan kondisi APBD sebesar itu,”lanjut Wabup, kita dipercaya untuk berhutang oleh PT. SMI Sarana Multi Infrastruktur, sekitar 100 milyar yang kita arahkan untuk infrastruktur jalan, begitu infrastruktur jalan kita realisasikan, perkembangan dan pembangunan Lombok Tengah semakin meningkat, sehingga hal itu kita anggap sebagai salah satu pemicu dalam meningkatkan PAD,”kata Wabup. Tidak terasa hutang tersebut selesai kita lunasi dan kita mengambil hutang lagi sebesar 78 milyar untuk kita gunakan membangun pasar Kopang sebagai langkah strategis pendongkrak geliat perekonomian masyarakat yang melintasi jalan nasional atau jalan negara yang menuju Sumbawa Dompu Bima hingga ke NTT.
 |
| Photo : para peserta FGD |
Oleh karena itu kita sekarang dituntut untuk lebih aktif dalam meningkatkan pembangunan, salah satunya melalui sektor pariwisata. Dicontohkannya Novotel dulu kita mendapat PAD 1,8 milyar pertahun sekarang 7 sampai 8 milyar, kalau tahun 2022 ada 5 hotel yang dibangun ini memiliki 5900 kamar begitu orang menginap dan membayar kamar sebesar 1 juta kita dapat 10 persen atau 100 ribu rupiah untuk PAD, semua nanti akan kembali kemasyarakat dan saya pribadi berpikir tentu tidak ada pemerintah didunia ini yang ingin menyengsarakan rakyatnya sehingga dengan cara lainpun kita lakukan bahkan dengan nawaitu dan niat untuk mewujudkan hal itu sampai sampai kita memperbupkan 1 hari yang namanya hari Rahman Rahim Day sebagai hari wujud syukur kita berbagi kasih sayang dengan Anak Yatim dan kaum Dhuafa yang jatuh pada 10 Muharram setiap tahunnya kita rayakan bersama seluruh elemen masyarakat Lombok Tengah,”kata Wabup.
Doktor Zul : Masyarakat Harus Mengapgred Kemampuannya
 |
| Photo tokoh NTB : HL. Putria, Doktor Zul, HL. Fathul Bahri dan Doktor HL. Sajim Sastrawan |
Sementara Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam pidatonya mengatakan,”Pembangunan itu adalah satu proses besar dan panjang jadi tidak boleh lagi diera kekinian itu mereduksi makna pembangunan itu dengan angka, boleh PAD naik peningkatan ekonomi itu ditekan, itu tidak ada gunanya apabila kapasitas masyarakatnya tidak ikut naik tapi pembangunan itu adalah proses besar untuk mengupgrade capacity,”Jadi tidak ada guna gebyarnya Mandalika terkenal seantero negara bahkan dunia kalau masyarakat sekitarnya jadi penonton. Diketahui upgredding human capacity itu adalah menjadi tanggung jawab kita semua dan mengupgred kemampuan masyarakat itu tidak cukup dengan diskusi diskusi, teriak lantang tentang ini itu gak bisa, karena zamannya sudah beda. Anda mau kerja di Hotel berbintang ada
 |
| Photo : Gubernur NTB Doktor Zulkieflimansyah bersama Ketua FORUM DEWI " Desa Wisata" TASTURA Lombok Tengah |
persyaratannya, anda ingin bekerja di Moto GP ada system recruitmentnya, anda ingin berpartisipasi dalam program program pembangunan ada modal dasarnya
Gubernur menegaskan,”Teriak dan protes boleh tapi jangan lupa mengupgrade kemampuannya. Karena kita tidak mau menjadi LSM terus sampai akhir hayatnya meringkuk dirumah kontrakan modal teriak teriak saja dan model model begini akan sering dilupakan orang. Diceritakan Gubernur bahwa dirinya sering naik kegunung gunung di Lombok Tengah ini dengan mengendarai sepeda motor betapa agresifnya orang orang menjual tanah itu di Hongkong dan Singapore dan ternyata Lombok Tengah ini luarbiasa. Contoh lain di Gunung Prabu yang beli Property investment itu adalah anak anak muda jadi bukan orang orang tua, mereka membeli itu bukan dengan uangnya sendiri tapi buy using instrument flght mereka tahu market dan lain sebagainya, jadi terasa luarbiasa perkembangannya di Lombok Tengah.
Kedepan ide ide dan gagasan gagasan yang baik itu harus dikanalisasi, pemimpin Lombok Tengah harus bisa membuka kanalisasi kanalisasi itu jangan terjebak dalam pemikiran dan kepentingan yang sempit, nanti sulit sekali membuka kanalisasi itu maka jadi pemimpin harus pintar dan cerdas dan memiliki kerendahan hati untuk melayani,”kata Gubernur. Diharapkan diskusi diskusi semacam ini perlu ditindaklanjuti dan kalau bisa supaya stake holder lainnya yang lebih spesifik berkaitan dengan kepariwisataan segera diundang diskusi bersama temukan solusinya, kita siap mendukung kata Zulkieflimansyah, setelah itu acara diskusi dilanjutkan oleh pemateri, narasumber, moderator dan seluruh peserta yang ada di tempat itu.(ADV/NRNews29)
Posting Komentar