24 C
id

Memprihatinkan Dilombok Barat Narkoba Telah Menyasar Anak Sekolah


NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK BARAT-NTB. Maraknya peredaran dan penggunaan Narkotika di Desa Bagek Polak Kecamatan Labu Api Kabupaten Lombok Barat sudah sangat meresahkan. Permasalahan ini berawal dari minuman keras dan pil. Seperti dikatakan Amir Amraen Putra
Photo : H. Wawan
Kepala Desa Bagek Polak kepada Wartawan baru baru ini, masalah minuman keras kami sudah bisa diminimalisir, namun pergerakan narkoba jenis pil ini memang tambah marak. Tetapi kami selalu turun melakukan pendekatan secara persuasif dan ada memang yang harus kita bawa keranah hukum sebagai pembelajaran,” tegasnya
Yang ditangkap langsung oleh penegak hukum tanpa sepengetahuan saya juga ada lanjut dia, karena pemakai dan pengedar ada di sini, untuk mengikis ini harus intens tidak sewaktu-waktu, oleh karena itu kami butuh back up dari penegak hukum, sebab ada yang kelasnya harus kita selesaikan keranah hukum seperti pengedarnya. Mereka ini gak bisa persuasif hanya dinasehati, karena dia selalu bilang akan berhenti, tetapi dia tetap melakukannya. Ini
Photo : Iptu Toto Harianto
yang kemudian menjadi target pembelajaran kepada masyarakat untuk tidak melakukannya lagi.
Sejauh ini kata dia desa kami bisa dikatakan darurat narkoba, sebab pengedar dan pemakainya ada disini dan sudah tiga warga kami dibawa keranah hukum, satu diantaranya sampai saat ini masih menjalani hukuman,” jelasnya.
Ditempat terpisah Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Narkoba Iptu. Toto Suharianto SH mengatakan kalau Narkoba ini telah menyasar semua kalangan termasuk orang tua dan anak-anak usia sekolah. Beberapa waktu yang lalu kami menggunakan momen jumatan di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong, untuk melakukan sosialisasi atau penyuluhan terkait bahaya dari dampak narkoba, dalam hal ini peran serta masyarakat terutama  orang tua untuk mengontrol putra putrinya sangat dibutuhkan,” tegasnya
Photo : Amir Amraen Putra
Salah satu bentuk antisipasi dari penegak hukum untuk  mengikis habis pelaku barang haram ini, Tito  menambahkan, kalau kegiatan sosialisasi dan penyuluhan adalah merupakan bentuk antisipasi dari pihak penegak hukum. Karena untuk kasus narkoba tahun 2019 tercatat penyuluhan Januari sampai saat ini berjumlah 27 LP yang kami proses, pelakunya WNI semua  dan rata-rata pemakai dan pengedar, meski dirinya tak merinci jumlah barang bukti yang berhasil diamankan periode tahun ini.
Sementara itu Kepala Kesbangpoldagri Kabupaten Lombok Barat H wawan mengatakan kalau pihaknya beberapa waktu yang lalu telah didatangi beberapa orang masyarakat yang peduli dengan narkoba. Sampai akhirnya pihaknyapun Memfasilitasi terbentuknya Lembaga Gerakan Peduli Anti Narkoba. Kemudian pasca terbentunya Lembaga tersebut pihaknya telah bersama-sama mengirim sekitar 28 warga yang telah terdampak narkoba yang berasal dari desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat.
Ditambahkan H Wawan sapaan akrab dari Kepala Kesbangpoldagri Lobar ini kalau dirinya juga sering melakukan sosialisasi kesekolah sekolah,” pungkasnya.(NRnews F)


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4