24 C
id

Zamharir : Aksi Pro BIZAM Dinilai Sarat Kepentingan politik dan ditunggangi oleh kelompok tertentu



NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Acara yang bertemakan Aksi Bela Ulama Pahlawan dan Negara yang dilakukan oleh Kelompok masyarakat yang pro pergantian nama Bandara Internasional Lombok menjadi Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid ( BIZAM ) yang dikoordinir oleh
Photo : Zamharir
Himni sebagai kordum dan M. Samsul Qomar sebagai koordinator acara/lapangan, mendapat komentar dan tanggapan beragam.

Kali ini seperti yang dikatakan oleh Zamharir kepada awak media, Jumat (22/11) Dirinya selaku Sekjen ALARM NTB mengecam aksi tersebut karena dinilai melakukan eksploitasi anak yang melibatkan anak anak sekolah dibawah umur turun kejalan untuk berunjuk rasa. Tentu sekali itu sudah melanggar Surat Edaran Nomor : 9 Tahun 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik dalam Aksi Unjuk Rasa yang Berpotensi Kekerasan,” tegasnya.

Zamharir juga menegaskan,”  bahwa orang yang paling bertanggung jawab atas aksi  tersebut adalah Himni selaku koordinator umum dan Samsul Qomar sebagai koordinator lapangan. Maka dalam aksi bela ulama pahlawan nasional yang sarat kepentingan politik dan ditunggangi oleh kelompok tertentu.

Maka dari itu Kapolda dan Kapolres harus turun menyelidiki dugaan tersebut. Kami tidak habis pikir melihat aksi yang mengatasnamakan pembelaan terhadap ulama, memangnya disitu ada yang sudah mengkriminalisasi ulama..? Lucu dan  aneh saja sih kedengarannya,” kata Zamharir

Dikatakan Zamharir,” kami juga berharap kepada pemprov untuk segera mengambil sikap terkait polemik yang terjadi, biar tidak membias dan tentu sekali itu akan merugikan semua pihak dan pemerintah terutama yang gagal dan pemprov juga harus turun langsung kesemua tokoh tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat  yang berada di lingkar bandara dan Lombok Tengah pada umumnya,” tandas Zamharir.(NRNews29)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4