Kriminal dan Hukum
NURANIRAKYATNEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Keamanan adalah dambaan setiap warga desa tidak terkecuali Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Namun akhir akhir ini warga masyarakat resah, dengan peristiwa pencurian marak terjadi kembali. Dari Informasi yang didapatkan wartawan. Diketahui kasus pencurian ternak sapi kembali merajalela di desa Bonjeruk, kali ini TKPnya di Dusun Bat Peken Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat.
kronologis kejadiannya yakni pada malam Sabtu sekitar pukul. 2 wita (15/2) bertepatan dengan acara Bau Nyale. Kejadian tersebut diperkirakan pukul 2 malam. Adapun korban bernama Amaq Dengker, ia
kehilangan dua ekor sapi, satu jenis Semetal dan satunya lagi sapi biasa, kerugian diperkirakan sekitar 30 juta lebih.
Menurut pengakuan Nardi salah seorang warga Bonjeruk mengatakan. Kejadian itu memang pada saat warga sedang tidur lelap, kedua sapi itu diperkirakan dibawa ke wilayah utara karena dari informasi yang didapatkannya sapi sapi tersebut keluar melalui desa Ubung dan disana jejaknya menghilang, hal itu diketahui karena menurut informasi yang di terimanya dari beberapa warga memang seperti itu," katanya
Beberapa warga Dusun Bat Peken yang ditemui wartawan di Dusun Bat Peken mengatakan. Kejadiannya memang kemarin malam di rumah Amak Dengker," katanya membenarkan. Sebelum kejadian dirumahnya Amak Dengker pada malam yang sama juga pencurian sapi terjadi juga di Dusun Montong Tangar dan di rumahnya Gerus, tapi pelaku yang diperkirakan 4 orang tersebut gagal beraksi.
Tidak itu saja setelah gagalnya mereka beraksi di tempat tersebut lalu mereka mengalihkan lokasi berencana melakukan pencurian dirumahnya Oak Halik kira kira berjarak 50 meter dari rumahnya Amak Dengker, namun mereka gagal lagi dan akhirnya rencana jahat mereka berhasil dilakukan dengan melakukan pencurian sapi miliknya amak Dengker,"kata warga. Seteleh kejadian tersebut kata warga korban sempat dikunjungi Kepala Desa Bonjeruk Lalu Audia Rahman.
Kapolsek Jonggat Iptu. Larep ketika dihubungi wartawan Sabtu pagi (15/2) tentang pencurian sapi tersebut, dirinya tidak mengetahui sama sekali. Laporan belum ada kami terima, coba nanti saya hubungi anggota untuk menindaklanjuti,” katanya Singkat. Diketahui dari informasi yang didapatkan wartawan, kasus pencurian seringkali terjadi didesa Bonjeruk.
sebelumnya, Amak Sane warga Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk kehilangan sapi 4 ekor dengan TKP tidak jauh dari English Camp salah satu spot wisata Desa Pokdarwis Bonjeruk Permai. Di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai juga pernah terjadi kemalingan dengan kasus pencurian sepeda motor dan hape android dua orang pengunjung seperti yang dimuat di media ini sebelumnya.
Kemudian pencurian ternak sapi kembali terjadi di rumahnya Al Mihdar di Kampung Ombak Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk, tidak jauh dari rumahnya Amak Sane dan spot Wisata Desa Pokdarwis Bonjeruk Permai. Tidak itu saja kasus pencurian sebelumnya pernah terjadi juga di Dusun Bejelo warga ada yang kehilangan burung perkutut, dan barang barang lainnya.
Sangat dikeluhkan kinerja kepolisian yang jarang bisa mengungkap kasus kasus seperti ini. Begitu juga dengan keberadaan Badan Keamanan Desa (BKD) Pemdes Bonjeruk yang tidak bisa berbuat banyak mengamankan Kamtibmas di Desa Bonjeruk.(NRNews/Tim)
Desa Bonjeruk Dinilai Rawan Maling, Pencurian Ternak Kembali Merajalela
![]() |
| Photo : Kandang Sapi Amak Dengker yang dibobol maling |
kronologis kejadiannya yakni pada malam Sabtu sekitar pukul. 2 wita (15/2) bertepatan dengan acara Bau Nyale. Kejadian tersebut diperkirakan pukul 2 malam. Adapun korban bernama Amaq Dengker, ia
![]() |
| Iptu. Larep Kapolsek Jonggat |
Menurut pengakuan Nardi salah seorang warga Bonjeruk mengatakan. Kejadian itu memang pada saat warga sedang tidur lelap, kedua sapi itu diperkirakan dibawa ke wilayah utara karena dari informasi yang didapatkannya sapi sapi tersebut keluar melalui desa Ubung dan disana jejaknya menghilang, hal itu diketahui karena menurut informasi yang di terimanya dari beberapa warga memang seperti itu," katanya
Beberapa warga Dusun Bat Peken yang ditemui wartawan di Dusun Bat Peken mengatakan. Kejadiannya memang kemarin malam di rumah Amak Dengker," katanya membenarkan. Sebelum kejadian dirumahnya Amak Dengker pada malam yang sama juga pencurian sapi terjadi juga di Dusun Montong Tangar dan di rumahnya Gerus, tapi pelaku yang diperkirakan 4 orang tersebut gagal beraksi.
Tidak itu saja setelah gagalnya mereka beraksi di tempat tersebut lalu mereka mengalihkan lokasi berencana melakukan pencurian dirumahnya Oak Halik kira kira berjarak 50 meter dari rumahnya Amak Dengker, namun mereka gagal lagi dan akhirnya rencana jahat mereka berhasil dilakukan dengan melakukan pencurian sapi miliknya amak Dengker,"kata warga. Seteleh kejadian tersebut kata warga korban sempat dikunjungi Kepala Desa Bonjeruk Lalu Audia Rahman.
Kapolsek Jonggat Iptu. Larep ketika dihubungi wartawan Sabtu pagi (15/2) tentang pencurian sapi tersebut, dirinya tidak mengetahui sama sekali. Laporan belum ada kami terima, coba nanti saya hubungi anggota untuk menindaklanjuti,” katanya Singkat. Diketahui dari informasi yang didapatkan wartawan, kasus pencurian seringkali terjadi didesa Bonjeruk.
sebelumnya, Amak Sane warga Kampung Batu Jering Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk kehilangan sapi 4 ekor dengan TKP tidak jauh dari English Camp salah satu spot wisata Desa Pokdarwis Bonjeruk Permai. Di English Camp Pokdarwis Bonjeruk Permai juga pernah terjadi kemalingan dengan kasus pencurian sepeda motor dan hape android dua orang pengunjung seperti yang dimuat di media ini sebelumnya.
Kemudian pencurian ternak sapi kembali terjadi di rumahnya Al Mihdar di Kampung Ombak Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk, tidak jauh dari rumahnya Amak Sane dan spot Wisata Desa Pokdarwis Bonjeruk Permai. Tidak itu saja kasus pencurian sebelumnya pernah terjadi juga di Dusun Bejelo warga ada yang kehilangan burung perkutut, dan barang barang lainnya.
Sangat dikeluhkan kinerja kepolisian yang jarang bisa mengungkap kasus kasus seperti ini. Begitu juga dengan keberadaan Badan Keamanan Desa (BKD) Pemdes Bonjeruk yang tidak bisa berbuat banyak mengamankan Kamtibmas di Desa Bonjeruk.(NRNews/Tim)


Mohon untuk tidak menyebutkan spot wisata atau kelompok !!! Ini merusak !!
BalasHapus