24 C
id

Kembangkan Bawang Putih, Pemkab Tapanuli Utara Study Banding Ke Lotim




NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TIMUR-NTB. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ mengatakan, Kabupaten Lombok Timur tergolong daerah
Study banding Pemkab
Tapanuli Utara ke Kab
Lotim
swasembada pangan, penyangga bawang putih, cabe dan jagung nasional. Demikian disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ dalam sambutannya saat menerima rombongan study banding Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Medan saat, Senin (24/02/2020).

Rombongan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Utara, Indra Simare Mare itu diterima di Ruang Rapat Wabup Lotim dengan membonceng beberapa kepala dinas yakni Kadis Pertanian dan beberapa Kabid, Bappeda, Kadis Perkebunan dan Kadis Infokom.

Wabup Lotim yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTB itu mengulas sekelumit tentang produksi bawang putih Sembalun. Menurutnya, produksi bawang putih Sembalun sudah berlangsung cukup lama dengan kualitas tinggi.

Hanya saja yang sering menjadi masalah petani pasca panen adalah harga terkadang mendadak anjlok, sehingga pihak pemda akan berupaya mencari off taker guna menjaga kestabilan harga.

“Jika Pemkab Tapanuli Utara ingin mengembangkan produksi bawang putih, kami siap mengirimkan petani bawang putih andalan untuk melatih petani untuk melatih petani di sana.

Seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya, yakni mengirim 15 orang petani ke Sulawesi Tengah kami,” kata H Rumaksi yang didampingi Sekdakab Lotim, HM. Juaini Taofik dan HM. Abadi Kadis Pertanian Lotim.

Sementara itu, Sekda Tapanuli Utara, Indra Simare Mare dalam perkenalannya mengulas profil umum Tapanuli Utara. Menurutnya, Tapanuli Utara terdiri dari 241 desa dan 13 kelurahan dengan mata pencaharian penduduk 90% petani sehingga daerahnya sebagai lumbung pangan.

Pihaknya juga mengaku menyambut gembira tawaran bantuan tenaga ahli bawang putih oleh Wabup Lotim untuk melatih petani di daerahnya, karena Tapanuli Utara merupakan salah satu daerah yang banyak memiliki kawasan pegunungan yang sangat cocok untuk ditanami bawang putih.

“Kami memiliki 4 (empat) kebijakan unggulan untuk petani di Tapanuli Utara yakni, pengelolaan lahan gratis bagi petani, pupuk bersubsidi bayar pasca panen, mengadakan pasar lelang serta memberikan jaminan harga pada petani oleh Pemda,” terang Sekda Indra Simare Mare yang mengaku sekamar dengan Sekda Lotim saat kuliah di IPDN Jati Nangor.

Acara diakhiri dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama (MoU) antara Pemkab Lotim dengan Pemkab Tapanuli Utara yang ditutup dengan saling bertukar cindera mata. (NRNews/ PAN)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4