24 C
id

Penanganan Warga Terdampak Banjir Bandang, BPBD Lakukan Upaya Darurat


Photo : Kalak ( Kepala Pelaksana BPBD NTB
 H. Ahsanul Khalik
NURANIRAKYAT NEWS. LOMBOK TIMUR–NTB. Pasca banjir bandang yang terjadi Minggu (24/2) sekitar pukul 16:00 Wita di Dusun Melempo dan Dusun Mentareng Desa Obel-Obel Kecamatan Sambelia Kabupaten Lotim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan BPBD Kabupaten Lombok Timur masih melakukan upaya darurat.
Saat ini, pihak BPBD dan berbagai pihak bekerjasama dalam upaya darurat,
Korban banjir Obel Obel
khususnya penanganan warga yang harus mengungsi. Meskipun genangan telah surut, sejumlah warga mengungsi di tenda pengungsian dan mushalla yang berada di Dusun Melempo. Sisa material banjir bandang dan lumpur masih terus dibersihkan oleh masyarakat yang dibantu petugas.
Selain itu, suplai air bersih juga disalurkan melalui mobil Damkar dan bantuan logistik lain berupa makanan dan air mineral. Lebih dari 150 personel gabungan membantu upaya penanganan darurat yang berasal dari TRC BPBD, Tim SAR, Satpol PP, Bakesbangpoldagri, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, aparat pemerintah kecamatan, Forkopimda Sambelia, TNI/ Polri.
Banjir bandang karena meluap dan jebolnya tanggul pinggir sungai Melempo serta cuaca ekstrem dengan curah hujan yang cukup intens selama seminggu terakhir mengakibatkan kerusakan fisik bangunan dan infrastruktur. Selain itu, tanggul sungai pemukiman jebol di tiga titik dan jaringan perpipaan air bersih warga sepanjang 3 km rusak terbawa banjir.
“Warga terdampak berjumlah 81 KK atau 255 jiwa, rumah warga rusak ringan sebanyak 4 unit, sedangkan kerusakan infrastruktur berupa tembok sisi barat masjid Darul Qur’an jebol,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik dalam keterangan pers, Senin (24/2/2020).(NRNews/PAN)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4