Lombok Barat
NURANIRAKYATNEWS. LOMBOK BARAT-NTB. Sabtu, 15 Februari 2020 ratusan warga Desa Gontoran, Kecamatan Lingsar, menghadiri reses titik ketiga anggota DPRD Provinsi NTB dari fraksi Partai Gerindra Nauvar F. Farinduan Daerah Pemilihan (Dapil) Lobar- KLU.
Dalam reses tersebut sejumlah masyarakat yang berasal dari berbagai elemen itu menyampaikan aspirasi, mayoritas aspirasi yang mengemuka yakni bantuan alat pertanian, penggelolaan sampah, optimalisasi irigasi, dan bantuan alat banjar.
Amaq Misnan, (65 tahun) Ketua Kelompok Tani, Desa Gontoran mengatakan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian di butuhkan pengolahan lahan pertanian yang modern sehingga mampu menghemat waktu." Kami membutuhkan
alat bantu pertanian seperti traktor. Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai buruh tani. Dengan pengolahan pertanian yang baik, hasil produksi meningkat,"katanya.
Sapri, S.Pd (30) Tokoh Remaja dan Koordinator TKSK Kecamatan Lingsar mengatakan problem yang belum tertagani dengan baik yakni tempat pembuangan sampah (TPS), serta penggelolaan sampah yang baik sehingga wilayah ini bisa bebas dari sampah."Kami membutuhkan perlengkapan dalam penggelolaan sampah,"katanya.
Menurutnya, desa belum memiliki armada pengangkut sampah. Oleh karena itu, armada pengangkut sampah sangat di butuhkan." Mudah-mudahan kami bisa di fasilitasi agar Pemkab Lobar dan Pemprov memberikan bantuan armada pengangkut sampah," katanya.
Misbah ( 67 tahun ) Ketua Kelompok Tani mengatakan irigasi untuk lahan pertanian itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pengairan di lokasi lahan pertanian tersebut.
Dengan pembangunan irigasi ini, kita harapkan kebutuhan pengairan untuk persawahan itu bisa mencukupi sehingga dapat memaksimalkan produksi pertanian," katanya seraya mengatakan
pemerintah perlu melakukan optimalisasi irigasi sungai untuk lahan pertanian, serta transportasi untuk mengangkut hasil produksi yang tak kalah pentingnya. Kami mengusulkan bantuan transportasi atau alat angkut ke areal persawahan,"katanya.
Sementara itu, Saruji (65 tahun) Kadus Gontoran mengungkapkan bahwa masyarakat saat mengadakan acara pernikahan, dan kegiatan sosial lainnya yang sangat dibutuhkan alat-alat banjar." Kalau ada warga yang mengatakan tasyakuran membutuhkan alat banjar untuk masyarakat,"katanya.
Sementara itu, Nauvar F Farinduan anggota DPRD Provinsi NTB mengatakan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat dengan harapan direalisasikan oleh DPRD Provinsi NTB. Namun, dalam hal ini ada yang menjadi skala prioritas.
Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat pada saat reses kita catat dan akan di perjuangkan melalui DPRD Provinsi NTB agar terealisasi dan bisa menjawab harapan-harapan masyarakat,” terangnya.
Dari aspirasi reses titik ketiga ini yang paling mengemuka adalah permasalahan sampah yang belum tertangani dengan baik."Semua aspirasi saya catat untuk menjadi arah kebijakan pemerintah provinsi atau leading sektor yang membidangi hal itu,"katanya.(NRNews/Man)
Reses DPRD NTB, Warga Gontoran Minta Perbaikan Jaringan Irigasi.
![]() |
| Photo : Reses Nauvar F Farinduan Anggota DPR RI di Desa Gontoran Kecamatan Lingsar Lobar. |
Dalam reses tersebut sejumlah masyarakat yang berasal dari berbagai elemen itu menyampaikan aspirasi, mayoritas aspirasi yang mengemuka yakni bantuan alat pertanian, penggelolaan sampah, optimalisasi irigasi, dan bantuan alat banjar.
Amaq Misnan, (65 tahun) Ketua Kelompok Tani, Desa Gontoran mengatakan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian di butuhkan pengolahan lahan pertanian yang modern sehingga mampu menghemat waktu." Kami membutuhkan
alat bantu pertanian seperti traktor. Sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai buruh tani. Dengan pengolahan pertanian yang baik, hasil produksi meningkat,"katanya.
Sapri, S.Pd (30) Tokoh Remaja dan Koordinator TKSK Kecamatan Lingsar mengatakan problem yang belum tertagani dengan baik yakni tempat pembuangan sampah (TPS), serta penggelolaan sampah yang baik sehingga wilayah ini bisa bebas dari sampah."Kami membutuhkan perlengkapan dalam penggelolaan sampah,"katanya.
Menurutnya, desa belum memiliki armada pengangkut sampah. Oleh karena itu, armada pengangkut sampah sangat di butuhkan." Mudah-mudahan kami bisa di fasilitasi agar Pemkab Lobar dan Pemprov memberikan bantuan armada pengangkut sampah," katanya.
Misbah ( 67 tahun ) Ketua Kelompok Tani mengatakan irigasi untuk lahan pertanian itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pengairan di lokasi lahan pertanian tersebut.
Dengan pembangunan irigasi ini, kita harapkan kebutuhan pengairan untuk persawahan itu bisa mencukupi sehingga dapat memaksimalkan produksi pertanian," katanya seraya mengatakan
pemerintah perlu melakukan optimalisasi irigasi sungai untuk lahan pertanian, serta transportasi untuk mengangkut hasil produksi yang tak kalah pentingnya. Kami mengusulkan bantuan transportasi atau alat angkut ke areal persawahan,"katanya.
Sementara itu, Saruji (65 tahun) Kadus Gontoran mengungkapkan bahwa masyarakat saat mengadakan acara pernikahan, dan kegiatan sosial lainnya yang sangat dibutuhkan alat-alat banjar." Kalau ada warga yang mengatakan tasyakuran membutuhkan alat banjar untuk masyarakat,"katanya.
Sementara itu, Nauvar F Farinduan anggota DPRD Provinsi NTB mengatakan semua aspirasi yang disampaikan masyarakat dengan harapan direalisasikan oleh DPRD Provinsi NTB. Namun, dalam hal ini ada yang menjadi skala prioritas.
Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat pada saat reses kita catat dan akan di perjuangkan melalui DPRD Provinsi NTB agar terealisasi dan bisa menjawab harapan-harapan masyarakat,” terangnya.
Dari aspirasi reses titik ketiga ini yang paling mengemuka adalah permasalahan sampah yang belum tertangani dengan baik."Semua aspirasi saya catat untuk menjadi arah kebijakan pemerintah provinsi atau leading sektor yang membidangi hal itu,"katanya.(NRNews/Man)

Posting Komentar