Headline
Buntut Sikap Kritis KPPD Dengan Kades Pengenjek
Syaiful Muslim SH : Jika menantang masyarakat (KPPD), sama artinya menggali lubang kuburan sendiri, Kades harus Siap dikritisi
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Ketua KPPD Syaiful Muslim SH mengatakan, Sikap yang ditunjukkan Khairudin S.Pdi selaku Kepala Desa
Pengenjek Kecamatan Jonggat dengan menantang KPPD (Komunitas Pemerhatì Pembangunan Desa) yang merupakan refresentasi masyarakat Desa Pengenjek seperti yang dimuat di media ini untuk membuktikan dugaan penyimpangan penggunaan DD/ADD pada beberapa item proyek Desa, hal itu sangat disayangkan terlalu berlebihan.
Syaiful Muslim mengatakan " Jika Kades bersikeras itu sama saja artinya dengan menggali lubang kuburan sendiri atau lebih tepatnya seperti seperti pribahasa" bagai ular mencari pentungan," katanya santai. Sebagai pejabat kades harus siap dikritik karena itu adalah salah satu konsekwensi sebagai pejabat dan kita sebagai masyarakat berhak memberikan kritikan. Sikap kritis kami itu merupakan sebagai bentuk partisipasi kami turut serta dalam membangun desa dengan baik. Kemudian mengenai tantangan untuk minta dibuktikan itu terlalu berlebihan walau kami sudah mempunyai bukti terkait dengan beberapa kegiatan proyek desa Pengenjek.
Salah satunya adalah mengenai kegiatan tahun 2019 itu kami sudah turun kelapangan menelusuri kebenarannya namun saat ini untuk sementara kita sedang melaksanakan kewajiban puasa dibulan Ramadhan calling down dulu," tukas Syaiful Muslim. Kami berharap kepada Kepala Desa kalau jadi pejabat Desa Pengenjek ya harus siap dikritisi, bukan untuk saling menjatuhkan. Kalaupun kita kritisi itu artinya kita ingin ikut membangun desa ini menjadi desa yang maju dan lebih baik lagi kedepan.
Syaiful Muslim mengatakan," Dalam bekerjapun kita minta kepada kades jangan hanya menerima laporan di meja saja karena saya yakin Kepala Desa tidak serta merta ikut turun kelapangan atau kelokasi, dia hanya menyerahkan sepenuhnya kepada pokja dan selanjutnya pemantauan yang telah dilakukan kades terhadap titik titik program kegiatan itu kurang terkontrol dengan baik.
Selain itu juga kita berharap kades bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat dan semua stake holder yang ingin ikut membangun desa ini, jangan dibeda bedakan, kemudian kades juga diharapkan untuk lebih aktif memantau semua lini pembangunan, bukan fisik saja tapi kegiatan pemberdaayan pemuda, BKD dan lainnya harus dioptimalkan," kata,"Syaiful Muslim.(NRNews/*)
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Ketua KPPD Syaiful Muslim SH mengatakan, Sikap yang ditunjukkan Khairudin S.Pdi selaku Kepala Desa
![]() |
| Syaiful Muslim SH |
Syaiful Muslim mengatakan " Jika Kades bersikeras itu sama saja artinya dengan menggali lubang kuburan sendiri atau lebih tepatnya seperti seperti pribahasa" bagai ular mencari pentungan," katanya santai. Sebagai pejabat kades harus siap dikritik karena itu adalah salah satu konsekwensi sebagai pejabat dan kita sebagai masyarakat berhak memberikan kritikan. Sikap kritis kami itu merupakan sebagai bentuk partisipasi kami turut serta dalam membangun desa dengan baik. Kemudian mengenai tantangan untuk minta dibuktikan itu terlalu berlebihan walau kami sudah mempunyai bukti terkait dengan beberapa kegiatan proyek desa Pengenjek.
Salah satunya adalah mengenai kegiatan tahun 2019 itu kami sudah turun kelapangan menelusuri kebenarannya namun saat ini untuk sementara kita sedang melaksanakan kewajiban puasa dibulan Ramadhan calling down dulu," tukas Syaiful Muslim. Kami berharap kepada Kepala Desa kalau jadi pejabat Desa Pengenjek ya harus siap dikritisi, bukan untuk saling menjatuhkan. Kalaupun kita kritisi itu artinya kita ingin ikut membangun desa ini menjadi desa yang maju dan lebih baik lagi kedepan.
Syaiful Muslim mengatakan," Dalam bekerjapun kita minta kepada kades jangan hanya menerima laporan di meja saja karena saya yakin Kepala Desa tidak serta merta ikut turun kelapangan atau kelokasi, dia hanya menyerahkan sepenuhnya kepada pokja dan selanjutnya pemantauan yang telah dilakukan kades terhadap titik titik program kegiatan itu kurang terkontrol dengan baik.
Selain itu juga kita berharap kades bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat dan semua stake holder yang ingin ikut membangun desa ini, jangan dibeda bedakan, kemudian kades juga diharapkan untuk lebih aktif memantau semua lini pembangunan, bukan fisik saja tapi kegiatan pemberdaayan pemuda, BKD dan lainnya harus dioptimalkan," kata,"Syaiful Muslim.(NRNews/*)

Posting Komentar