24 C
id

Dicurigai Corona Warga Bonjeruk Jonggat Cluster Gowa Diamankan Untuk Dikarantina


Photo : Suasana penjemputan terduga Covid 19 warga Dusun Bun Bogok Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat untuk segera dikarantina 
NURANIRAKYAT NEWS LOMBOK TENGAH-NTB. Wabah virus Corona dikenal dengan nama Covid 19 yang melanda akhir akhir ini semakin meresahkan masyarakat, tidak terkecuali di Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Dari Informasi yang dihimpun NRNews dilapangan Kamis (16/4) salah seorang warga diketahui akan dijemput aparat Babinsa dan Satgas penanganan Covid 19 Desa Bonjeruk untuk segera dikarantina.

Warga tersebut berasal dari Dusun Bun Bogok Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat yang diduga suspect atau terpapar Covid 19. Menurut Irpan salah seorang warga Dusun Manggong saat ditemui di lokasi rumah
L. Moh. Apriadi Rahman
warga tersebut, dia mengatakan salah seorang warga Bun Bogok tersebut berinisial Haji LBK, beliau diketahui belum lama ini pulang dari Gowa Sulawesi ikuti Jemaah Tabligh, " kata Irpan.

Sedangkan menurut Kapolsek Jonggat Iptu. Larep, Dengan adanya informasi mengenai salah seorang warga yang menjadi terduga tersebut, yang lebih paham mengenai hal itu adalah Kepala Puskesmas Bonjeruk, silahkan konfirmasi beliau, karena sampai sejauh ini kami masih belum menerima informasi resmi tentang itu," kata Iptu. Larep. Kalaupun warga tersebut aktif atau reaktif kita belum tahu, yang pasti kepala Puskesmas yang lebih tahu," ujarnya singkat.

Sementara menurut Lalu. Muhamad Apriadi Rahman selaku kepala Puskesmas Bonjeruk, " warga tersebut sudah dilakukan Rapid Test ia masuk category reaktif. Diketahui akurasi rapid rest itukan 90 persen selebihnya nanti yang menentukan negatif atau positif adalah berdasarkan hasil pemeriksaan Swab di RSUD. Swab itu nanti akan dilakukan oleh Kabupaten kemudian dikirim ke Propinsi" jelasnya.

Dikatakan Apriadi Rahman, selain Haji LBK satu lagi bernama Haji SH berasal dari Dusun Beber Desa Pengenjek. Mereka ini adalah hasil dari cluster Gowa Sulawesi cuma sampai sekarang kami belum mendapatkan hasil resmi dari Kabupaten jadi kami belum bisa mempublikasi terlalu banyak katanya. Yang melegakan bahwa beliau Haji LBK sudah kita antar ke rumah karantina  di eks kantor BPKAD Lombok Tengah," jelasnya. (NRNews/29)



Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4