24 C
id

Festival Lebaran Topat 2019 di KEK Kuta Mandalika, Sebagai Promosi Pariwisata Loteng Mendunia

Festival Lebaran Topat 1 Syawal 1440 H/2019 M yang dilaksanakan Pemkab Lombok Tengah di KEK Kuta Mandalika pada hari Rabu (12/6/2019) 

NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH. Setelah merayakan lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Pemkab Lombok Tengah kemudian mengadakan perayaan Festival Lebaran Topat (12/6/2019) di Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) Kuta Mandalika. Dalam perayaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Tengah HM. Suhaili FT SH, Wakil Bupati HL.Fathul Bahri S.IP, Sekda  H. Nursiah S.Sos M.Si, Ketua DPRD Loteng, unsur Polres, Kejaksaan, Pihak ITDC, ratusan undangan tamu tamu lainnya hingga puluhan ribu masyarakat tumpah ruah memadati acara yang diadakan di Pantai Kuta Mandalika tersebut. Dalam pantauan wartawan, gelaran acara pertama diadakan parade Ketupat Agung dan Dulang Saji yang dipimpin langsung oleh HL. Putria S.Pd selaku Kepala Dinas Pariwisata Budaya Kabupaten Lombok Tengah, lalu Ketupat Agung beserta Dulang Saji tersebut diterima Sekda Lombok Tengah. Ketupat Agung yang dipersembahkan oleh PT. ITDC  tersebut menariknya terdiri dari 333 biji topat yang diritualkan dan dikemas sedemikian rupa tersebut dipadukan dengan 9 jenis bunga yang diambil dari 9 bukit yang berbeda dikawasan Desa Kuta Kecamatan pujut.

Setelah selesai melakukan parade Ketupat Agung yang diiringi Dulang Saji, ritual berikutnya adalah melaksanakan ritual Sahadat tobat yang diyakini adalah sebagai salah satu rangkaian prosesi asal muasal Lebaran Topat dipimpin langsung oleh Camat Pujut Lalu Sungkul yang menurutnya sesuai keyakinan leluhur kami zaman dahulu adalah haram menikah jika sebelumnya tidak melakukan Sahadat Tobat terlebih dahulu,”kata Lalu Sungkul yang juga merupakan sebagai salah satu budayawan setempat. Menariknya pada acara ritual ini merupakan perpaduan adat budaya dan agama, hal ini nampak terlihat ketika pada awal acara diawali dengan atraksi  parade Ketupat Agung dengan Dulang Saji berbagai rupa atau jenis kuliner khas Sasak, hingga acara kedua dilanjutkan dengan ritual Sahadat Tobat yang merupakan kaitan dari Sahadat Tobat yang diyakini suasana sangat berbeda, apalagi setelah dilakukan tembang tembang Pepaosan Jatiswara yang diyakini adalah sebagai ritual yang disakralkan, hingga diacara ketiga dilanjutkan dengan pembacaan kalam suci Alqur’an oleh Ustaz Sabarudin.

Rangkaian acara tersebut adalah rangkaian acara yang dilaksanakan sebagai refresentasi perpaduan adat budaya dan agama islam, dimana ketiga unsur tersebut adalah merupakan aktualisasi pada kehidupan suku Sasak dalam mengartikan sujud syukur atas karunia Allah swt yang diberikan kepada mereka. Setelah itu acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati seperti yang dikatakannya,”Acara ini adalah sebagai ajang silaturahmi dengan semua masyarakat Lombok Tengah setelah usai menunaikan puasa ramadhan. Pada acara ini juga sangat tepat digunakan sebagai acara refreshing bersama keluarga dan juga sekaligus sebagai promosi pariwisata Lombok Tengah dengan KEK Kuta Mandalika yang sudah semakin mendunia apalagi dengan kehadìran Sirkuit Moto GP yang  sebentar lagi akan dilaksanakan pembangunannya. Oleh karena itu kita mengharapkan dukungan dan peran serta keterlibatan masyarakat untuk selalu berperan aktif dalam menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan lingkungan masing masing.

Dikatakan Bupati,” Festival Lebaran Topat dengan tema Sholah Sholeh Sholoh ini adalah sebagai ajang promosi pariwisata Lombok Tengah yang semakin mendunia dan ia akan menjadikan acara ini sebagai festival tahunan yang akan dimasukkan dalam event atau kalender pariwisata Pemkab Lombok Tengah, sehingga dapat menambah khasanah perbendaharaan pariwisata, salah satunya wisata religi yang diadakan pertama kali ditepi pantai dipadukan dengan wisata bahari di KEK Kuta Mandalika. Disela sela acara tersebut dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa lainnya. Pada acara terakhir ini nampak Bupati, Wakil bupati dan juga dari Unsur ITDC membagi bagikan santunan kepada para anak yatim yamg telah dipersiapkan sebelumnya. Bupati juga menghimbau kepada seluruh ASN untuk selalu berbagi rezeki atau menyisihkan rezeki mereka melalui BAZNAS Lombok Tengah. Pada akhir acara tersebut selanjutnya dirangkai dengan acara santap ketupat yang dibagi bagikan masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur akan limpahan rahmat, rezeki dan karunia yang diberikan Allah SWT.(nr/04)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4