24 C
id

Pembebasan Lahan Jalan Tol BIL Tanak Awu Menuju KEK Mandalika Kuta Berjalan Aman Dan Lancar


NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH.NTB- Sejumlah Kepala Desa dikecamatan Pujut berhasil dikumpulkan Sekda kabupaten Lombok Tengah HM. Nursiah S.Sos M.Si guna membahas rencana pembebasan tanah warga masyarakat sekitar yang terkena dampak untuk lokasi jalan tol Sengkol Kuta sepanjang 16 km tersebut. Dari informasi yang dihimpun wartawan, para kepala desa yang  sekaligus jadi tim pembebasan lahan tersebut diajak rapat dan telah menghasilkan beberapa kesepakatan bahwa masyarakat sudah menyetujui dengan menandatangani beberapa surat kesepakatan untuk batas akhir penyelesaian kemudian membahas juga tentang apa tugas tim beserta fasilitasnya sudah kita himpun, tugas mereka hanya mensosialisasikan dan meminta persetujuan masyarakat kalau batas terakhirnya nanti tanggal 17 Juni mendatang, kata HM. Nursiah Selasa (11/6/2919) kemarin.
H. Nursiah
Dikatakan Sekda kemajuan atau perkembangannya dari masyarakat sudah sangat baik hal itu dibuktikan dengan tidak adanya penolakan ketika tim pembebasan lahan melakukan pengukuran ke sepanjang lokasi terdampak. Adapun desa yang terkena dampak pembebasan jalan tol tersebut adalah desa Tanak Awu, Ketare, Sengkol ,Segala Anyar, Mertak, Sukadana, Pengengat, dan wilayah Desa, Kuta. Tahapan penyelesaiannya cukup bagus tinggal finalisasi saja karena masyarakat yang terdampak pembebasan jalan tol tersebut cukup banyak dan membutuhkan lahan sekitar 80 Hektar untuk dijadikan jalan tol yang menurut rencana jalan tersebut lebarnya sekitar 50 meter,” terangnya. Lagipula masyarakat sudah bersedia dan didukung pula oleh masing masing Kades serta perangkat desa masing masing, lagipula pembebasan ini menguntungkan mereka karena tehnis pembebasan itu tergantung penilaian
Jadi tidak ada yang merasa dirugikan dan semua tanah yang dibebaskan itu diselesaikan sesuai  aturan yang telah disepakati bersama,” tegas Sekda. Selain itu juga pembebasan lahan terus menjalin komunikasi dengan masyarakat beserta perangkat desa yang ada sehingga proses penyelesaian itu berlangsung aman lancar dan terkendali. Dikatakan Nursiah adapun appraisal pembebasan jalan tersebut akan ditender dalam waktu dekat ini dan besaran anggaran untuk pembebasan ini senilai ratusan milyar rupiah. Dengan total anggaran kebutuhan untuk fisik jalan tolnya saja mencapai 1,4 trilyun rupiah dan mudah mudahan  selama pelaksanaan nanti masyarakat sekitar bisa dilibatkan secara langsung maupun tidak langsung karena dengan melibatkan mereka itu berarti Pemerintah desa beserta pihak rekanan telah melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat sekitar.(nr/04)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4