Headline
HM.Nursiah S.Sos M.Si : Seriuskan MoU ”Inshaa Allah Akan Kita Undang Kadisbudpar Kota Bandung dan Jajarannya bicarakan tekhnis kerjasama di Lombok Tengah
NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Roadshow Promosi Pariwisata 2019 Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah ke Pemerintah kota Bandung Propinsi Jawa Barat baru baru ini, berjalan sukses. Seperti yang dillansir dimedia ini sebelumnya. Menurut Kadisbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari S.Sos.MA. “kami ingin kerjasama pariwisata antara Kabupaten Lombok Tengah dengan Pemerintah Kota Bandung segera dituangkan dalam bentuk Letter of Intens untuk segera di MoU kan. Hal itu menurut HM. Nursiah S.Sos M.Si selaku Sekretaris
Daerah Kabupaten Lombok Tengah kepada wartawan ia mengatakan,”Tindaklanjut pariwisata utusan Pemda Loteng ke Bandung, alhamdulillah membuahkan hasil berupa kesiapan Pemerintah Kota Bandung untuk bekerjasama dengan kita, artinya ini adalah peluang bagus untuk bekerjasama memajukan pariwisata telah terbuka lebar, kami atas nama Pemda Lombok Tengah menyambut baik dan gembira keterbukaan kadis Budpar kota Bandung untuk bekerjasama, tentu hal ini harus kita tindaklanjuti untuk lebih dekat dengan pariwisata Bandung,”kata Nursiah.
Dikatakannya,”adapun tindaklanjut kedepan nantinya kita akan lebih tekhnis lagi berbicara dengan menyepakati MoU dulu, syukur nanti dari substansi kebutuhan kita dengan Pemerintah Kota Bandung itu bisa kita telurkan menjadi LOI (Letter Of Intens) seperti yang telah ditawarkan Pemkot Bandung melalui Kadisbudparnya. Dikatakan Sekda,”Adapun peluang yang berdampak ini kami menilai Bandung adalah kota besar, berbicara tentang pariwisata, diakui lebih dulu banyak wisatawan yang masuk ke kota bandung, sehingga tepat sekali apabila salah satu bentuk kerjasama kita adalah promosi pariwisata akan berpeluang kita kerjasamakan dengan pemerintah kota Bandung, itu harus kita wujudkan dan kita di Lombok Tengah juga harus mempersiapkan diri dengan peluang ini, tentunya nanti akan kita kedepankan prinsip kerjasama yang bisa saling menguntungkan kedua belah pihak. Untuk kesiapannya lebih jauh mungkin nanti kita perlu berkunjung lagi ke Bandung lalu kemudian setelah itu kita undang Kadisbudpar Kota Bandung beserta jajarannya dan pembicaraan tekhnis mengenai rencana kerjasama kita lakukan di Lombok Tengah,”kata Nursiah.
Intinya kami Pemda Lombok Tengah menyambut baik dan sangat hormat kepada Kadis Pariwisata Bandung yang telah menerima kunjungan perwakilan Pemda Lombok Tengah sekaligus telah membuka peluang kerjasama. Seperti yang telah disampaikan oleh Kadisbudpar Kota Bandung sebelumnya bahkan sampai berbicara tentang LOI nya itu sangat bagus untuk segera ditindaklanjuti. Dikatakan Sekda,"Adapun langkah awal persiapan, kita ketahui kota Bandung sebagai daerah wisata dengan segala kelebihannya adalah merupakan salah satu referensi untuk mengarahkan langkah kita yang kedua,” kata Sekda. Dari kondisi kota Bandung tentang pariwisata saat ini yang kaya akan seni budaya dalam kaitan inovasi, informasi dan kreatifitas yang ada disana kita harus memanfaatkannya melalui kerjasama, Kemudian kita akan mempertajam dengan melakukan rapat bersama dengan SKPD terkait seperti Disparbud sendiri, Bapeda, kemudian Dinas Dinas terkait lainnya yang mengelola potensi yang mirip dengan Bandung akan kita libatkan juga.
Terkait dengan keberadaan KEK Kuta Mandalika yang erat kaitannya dengan usaha kreatif begitu juga dengan Bandung sebagai Kota Wisata yang kreatif, yang perlu di kolaborasikan kedepan adalah sinergisitas kedua belah pihak misalnya kita punya KEK Mandalika yang dalam konteks pariwisata ini sangat strategis dalam ukuran Lombok Tengah kedepan, maka apa yang dibutuhkan di KEK Mandalika yang bersumber dari potensi Lombok Tengah berupa produk, SDM, Seni Budaya Diketahui memang Bandung lebih maju dalam kreativitas dan inovasinya. Nah itulah yang akan kita coba dalami dan kita kembangkan, nanti dalam kerjasama itu juga antara lain bagaimana ahli ahli yang dimiliki kota Bandung bisa kita undang untuk mendatangi kita dalam hal pengembangan seni budaya dan kreatifitas termasuk produk pariwisata yang menjadi pendukungnya.
Dikatakan Nursiah,”Jadi hasil RoadShow pariwisata ini perlu juga kita tindaklanjuti, untuk itu, nanti kami yang memimpin bagaimana arah tindaklanjutnya tapi lebih awal Disparbud harus melakukan rapat persiapan terlebih dahulu. Diketahui ilmu pariwisata ini ada dimana mana, ilmunya bukan hanya melalui buku atau kuliah tapi melakukan study Banding. Selain road show Promosi pariwisata kita juga mendapatkan ilmu ke Bandung, tinggal menindaklanjuti semuanya melalui kerjasama. Inshaa Allah mudah mudahan dalam tahun ini bisa kita wujudkan,”kata HM. Nursiah. Diketahui Rooadshow pariwisata ke Pemkot Bandung yang dilaksanakan oleh Disparbud Loteng pada akhir bulan Juli 2019, dipimpin langsung oleh Asisten 2 Pemkab Loteng Ir. Nasrun MM. kadisparbud Loteng HL. Putria SPd M.Pd, Kabid Promosi Pemasaran Lalu Zulfahalim SE.MT. dan jajarannya yang melibatkan HPI lombok Tengah dan Forum Desa Wisata “DEWI“ Tastura. Dalam roadshow tersebut ternyata berbuah manis dan akan diwujudkan dalam kerjasama pariwisata yang berkelanjutan antara kedua daerah yakni Pemkab Lombok Tengah dan Pemerintah kota Bandung. (nr29)
Sekda : Pemda Loteng Sambut Baik Kerjasama Pariwisata Dengan Pemkot Bandung
![]() |
| Dokumentasi / Photo : Saat Road Show Pariwisata Disbudpar/Pemkab Loteng 2019 ke Disbudpar/Pemerintah Kota Bandung Propinsi Jawa Barat |
NURANI RAKYAT NEWS. LOMBOK TENGAH-NTB. Roadshow Promosi Pariwisata 2019 Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah ke Pemerintah kota Bandung Propinsi Jawa Barat baru baru ini, berjalan sukses. Seperti yang dillansir dimedia ini sebelumnya. Menurut Kadisbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari S.Sos.MA. “kami ingin kerjasama pariwisata antara Kabupaten Lombok Tengah dengan Pemerintah Kota Bandung segera dituangkan dalam bentuk Letter of Intens untuk segera di MoU kan. Hal itu menurut HM. Nursiah S.Sos M.Si selaku Sekretaris
![]() |
| HM. Nursiah S.Sos M.Si /Sekda Loteng |
Dikatakannya,”adapun tindaklanjut kedepan nantinya kita akan lebih tekhnis lagi berbicara dengan menyepakati MoU dulu, syukur nanti dari substansi kebutuhan kita dengan Pemerintah Kota Bandung itu bisa kita telurkan menjadi LOI (Letter Of Intens) seperti yang telah ditawarkan Pemkot Bandung melalui Kadisbudparnya. Dikatakan Sekda,”Adapun peluang yang berdampak ini kami menilai Bandung adalah kota besar, berbicara tentang pariwisata, diakui lebih dulu banyak wisatawan yang masuk ke kota bandung, sehingga tepat sekali apabila salah satu bentuk kerjasama kita adalah promosi pariwisata akan berpeluang kita kerjasamakan dengan pemerintah kota Bandung, itu harus kita wujudkan dan kita di Lombok Tengah juga harus mempersiapkan diri dengan peluang ini, tentunya nanti akan kita kedepankan prinsip kerjasama yang bisa saling menguntungkan kedua belah pihak. Untuk kesiapannya lebih jauh mungkin nanti kita perlu berkunjung lagi ke Bandung lalu kemudian setelah itu kita undang Kadisbudpar Kota Bandung beserta jajarannya dan pembicaraan tekhnis mengenai rencana kerjasama kita lakukan di Lombok Tengah,”kata Nursiah.
Intinya kami Pemda Lombok Tengah menyambut baik dan sangat hormat kepada Kadis Pariwisata Bandung yang telah menerima kunjungan perwakilan Pemda Lombok Tengah sekaligus telah membuka peluang kerjasama. Seperti yang telah disampaikan oleh Kadisbudpar Kota Bandung sebelumnya bahkan sampai berbicara tentang LOI nya itu sangat bagus untuk segera ditindaklanjuti. Dikatakan Sekda,"Adapun langkah awal persiapan, kita ketahui kota Bandung sebagai daerah wisata dengan segala kelebihannya adalah merupakan salah satu referensi untuk mengarahkan langkah kita yang kedua,” kata Sekda. Dari kondisi kota Bandung tentang pariwisata saat ini yang kaya akan seni budaya dalam kaitan inovasi, informasi dan kreatifitas yang ada disana kita harus memanfaatkannya melalui kerjasama, Kemudian kita akan mempertajam dengan melakukan rapat bersama dengan SKPD terkait seperti Disparbud sendiri, Bapeda, kemudian Dinas Dinas terkait lainnya yang mengelola potensi yang mirip dengan Bandung akan kita libatkan juga.
Terkait dengan keberadaan KEK Kuta Mandalika yang erat kaitannya dengan usaha kreatif begitu juga dengan Bandung sebagai Kota Wisata yang kreatif, yang perlu di kolaborasikan kedepan adalah sinergisitas kedua belah pihak misalnya kita punya KEK Mandalika yang dalam konteks pariwisata ini sangat strategis dalam ukuran Lombok Tengah kedepan, maka apa yang dibutuhkan di KEK Mandalika yang bersumber dari potensi Lombok Tengah berupa produk, SDM, Seni Budaya Diketahui memang Bandung lebih maju dalam kreativitas dan inovasinya. Nah itulah yang akan kita coba dalami dan kita kembangkan, nanti dalam kerjasama itu juga antara lain bagaimana ahli ahli yang dimiliki kota Bandung bisa kita undang untuk mendatangi kita dalam hal pengembangan seni budaya dan kreatifitas termasuk produk pariwisata yang menjadi pendukungnya.
Dikatakan Nursiah,”Jadi hasil RoadShow pariwisata ini perlu juga kita tindaklanjuti, untuk itu, nanti kami yang memimpin bagaimana arah tindaklanjutnya tapi lebih awal Disparbud harus melakukan rapat persiapan terlebih dahulu. Diketahui ilmu pariwisata ini ada dimana mana, ilmunya bukan hanya melalui buku atau kuliah tapi melakukan study Banding. Selain road show Promosi pariwisata kita juga mendapatkan ilmu ke Bandung, tinggal menindaklanjuti semuanya melalui kerjasama. Inshaa Allah mudah mudahan dalam tahun ini bisa kita wujudkan,”kata HM. Nursiah. Diketahui Rooadshow pariwisata ke Pemkot Bandung yang dilaksanakan oleh Disparbud Loteng pada akhir bulan Juli 2019, dipimpin langsung oleh Asisten 2 Pemkab Loteng Ir. Nasrun MM. kadisparbud Loteng HL. Putria SPd M.Pd, Kabid Promosi Pemasaran Lalu Zulfahalim SE.MT. dan jajarannya yang melibatkan HPI lombok Tengah dan Forum Desa Wisata “DEWI“ Tastura. Dalam roadshow tersebut ternyata berbuah manis dan akan diwujudkan dalam kerjasama pariwisata yang berkelanjutan antara kedua daerah yakni Pemkab Lombok Tengah dan Pemerintah kota Bandung. (nr29)



Posting Komentar