24 C
id

ALIANSI RAKYAT MENGGUGAT (ALARM NTB) GERAM DENGAN BMKG MATARAM

Lalu Hizzi Ketua LSM ALARM NTB
NURANI RAKYAT NEWS.LOMBOK TENGAH NTB-Ketua LSM Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) NTB Lalu. Hizzi kepada wartawan ia mengaku sangat geram dengan siaran pers yang dilakukan oleh kepala BMKG Mataram Agus Riyanto yang mengatakan Lombok simpan potensi Gempa dan Tsunami dengan kekuatan 8,5 SR dan potensi Tsunami sampai setinggi 20m. Dikatakannya,”kita baru saja mulai merubah wajah pariwisata dan berusaha bangkit dari keterpurukan pasca gempa yang berimbas pada menurunnya angka kunjungan wisatawan asing hingga 60,8%. Berbagai upaya kita lakukan untuk membangun kembali citra pariwisata kita, sampai kita menolak gempa yang lalu berstatus bencana nasional dengan harapan agar tidak mendapat sanksi Travel Warning untuk destinasi wisata kita dari berbagai negara.
Mestinya BMKG turut andil menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap  industri pariwisata kita, bukan malah sebaliknya menakut-nakuti dan memberikan siaran pers dengan cara ngawur dan tak ada etika begitu," BMKG kan bisa memberikan siaran pers secara humanis dan berkala atau lewat website, jangan maen hantam begitu, emang BMKG bisa pastikan itu pasti terjadi dan kapan waktunya,"kata Hizzi. Kedua yang sangat membuat kesal," bagaimana mungkin Profesor Ronald Haris, dari Brigham Young University (BYU)  tiba-tiba juga boleh memberikan komentar tentang ancaman bencana alam gempa Mega Trust sampai berkekuatan 9,5 Magnetudo di Lombok bagian selatan dan disebut juga tsunami sampai 20 meter
 Hizzi menegaskan,”Kami ALARM NTB menyesalkan siaran pers yang dilakukan BMKG Mataram beberapa hari yang lalu, karna telah membuat gaduh dan mengancam perekonomian masyarakat  NTB dan Lombok khususnya terutama sektor pariwisata, oleh sebab itu kami mendesak BMKG Mataram segera melakukan conferensi pers serta mencabut pernyataannya. Kemudian untuk warga masyarakat Lombok Tengah terutama daerah bagian selatan jangan takut ataupun panik dengan info yang tidak jelas kepastiannya karena menurut kami itu kami anggap sebagai bentuk kecerobohan dalam berstatement yang dilakukan oleh kepala BMKG Mataram. Oleh karena itu sekali lagi kami tegaskan bahwa itu semua adalah tidak benar,"tegas Lalu Hizzi.(nr/29).

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

1 komentar

  1. Kami dari selatan sangat resah dengan berita pers yg dilakukan BMKG itu..apakah itu benar atau bagaimana. Kami disini sedang berjuang untuk kemajuan pariwisata NTB umumnya Selong belanak khususnya.kok malah dapet berita yg Gk masuk akal..minta tolong lakukan persalgi dan cabut pernyataan konyol itu..
    Kalau memang benar adanya gempa dan tsunami itu..kenapa belum ada pemberitahuan dari pihak desa memasyarakatnya untuk ttp berjaga2 dan waspada..kalau begini terus kami selalu resah..apalagi banyak anak2 kecil dan lansia disini.
    Tolong di klarifikasi masalah ini
    Kalau TDK kami TDK akan tinggal diam..
    Support untuk bang Hzzi

    BalasHapus
Tes Iklan
Tes Iklan

Ads Single Post 4